Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kerbau Diikat di Jalan Kembali Makan Korban, Petugas Puskesmas Ma’dong Jatuh ke Jurang

Kerbau Diikat di Jalan Kembali Makan Korban, Petugas Puskesmas Ma’dong Jatuh ke Jurang

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Satu dari lima motor rombongan petugas kesehatan dari Puskesmas Ma’dong jatuh ke jurang karena dihadang oleh kerbau yang diikat di jalan. (foto: dok. istimewah).


KAREBA-TORAJA.COM, DENPINA — Belakang ini menjadi sorotan banyaknya kerbau peliharaan yang diikat dijalan umum yang mengakibatkan pengguna jalan terjatuh.

Pada bulan Mei 2024 lalu, salah satu postingan akun bernama Indo’ Yura viral di media sosial karena memposting motor yang terjatuh akibat tersangkut tali kerbau yang diikat di pinggir jalan tepatnya di Baruppu’ Toraja Utara.

Dan kejadian serupa kembali terjadi Jum’at 13 September 2024 kemarin tepatnya di Lembang Buntu Tagari Kecamatan Dende Piongan Napo (Denpina).

Rombongan petugas kesehatan dari Puskesmas Ma’dong yang hendak melakukan kegiatan pemeriksaan berkalah pembagian obat cacing untuk anak SD di salah satu sekolah di Kecamatan Denpina dihadang oleh kerbau yang diikat di jalan.

Satu dari lima motor rombongan petugas kesehatan tersebut jatuh ke jurang, dua petugas kesehatan diatas motor tersebut mengalami keseleo.

Salah satu Petugas Kesehatan yang ikut dalam rombongan tersebut bernama Abi Parinding menceritakan kronologi kejadian bermula saat dirinya bersama rekan-rekannya dari Puskesmas Ma’dong sebanyak 5 motor rombongan hendak melakukan kegiatan pemeriksaan berkalah pembagian obat cacing untuk anak SD di salah satu sekolah di Kecamatan Denpina.

Dalam perjalanan menggunakan motor karena mobil puskesmas sedang rusak, Tim Kesehatan ini terhalang kerbau yang diikat di jalan.

Karena kerbau diikat di jalan tanjakan, tikungan dan rusak, salah satu pengendara motor tak dapat mengendalikan motornya dan motor tersebut mundur sehingga jatuh ke jurang di sisi kiri jalan.

“Pas kami dipendakian itu, tiba-tiba ada kerbau didepan, terus kerbau itu lari dari atas, jadi teman saya kasi mundur motor karena takut dan tidak terkendali akhirnya jatuh ke jurang” cerita Abi Parinding.

Abi mengatakan akibat kejadian tersebut, tangan salah satu rekannya tidak bisa digerakkan kemungkinan keseleo karena tulang bahunya terbentur di batu.

Akibat kejadian tersebut, rencana perjalanan ke sekolah oleh Tim Kesehatan Puskesmas Ma’dong untuk pemeriksaan kesehatan akhirnya ditunda.

Abi Parinding berharap kepada Pemerintah setempat agar sebisa mungkin jalannya diperbaiki dan meminta para warga yang memiliki kerbau agar tidak mengikat kerbaunya di pinggir jalan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilaporkan Mencuri Sapi, 3 Warga Bittuang Ini Ditangkap Polisi

    Dilaporkan Mencuri Sapi, 3 Warga Bittuang Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tim Gabungan Polsek Saluputti dan Resmob Polres Tana Toraja mengamankan tiga orang warga Lembang Rembo-Rembo, Kecamatan Bittuang, karena diduga kuat telah mencuri seekor sapi betina milik warga Masanda. Ketiga orang ini, masing-masing berinisial RT (53 tahun), MN (41 tahun), dan  BU (45) tahun. Ketiga warga ini diamankan pada Rabu, 7 Juni 2023. […]

  • Penjabat Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Malangngo’ di Toraja Utara

    Penjabat Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Malangngo’ di Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Zudan Arif Fakrulloh meresmikan Jembatan Malangngo’, yang terletak di Kelurahan Malangngo’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Senin, 22 Juli 2024. Saat peresmian, Penjabat Gubernur Sulsel didampingi Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dan Wakil Bupati Frederik Victor Palimbong, beserta sejumlah unsur Forkopimda Sulsel dan Toraja Utara. Peresmian […]

  • Staf Ahli Kemenparekraf Terpukau Pesona Desa Wisata Landorundun Toraja Utara

    Staf Ahli Kemenparekraf Terpukau Pesona Desa Wisata Landorundun Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    penyerahan piagam penghargaan 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia oleh Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kurleni Ukar. (foto: Ars/kareba toraja). KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN SULOARA’ — Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kurleni Ukar terpukau dengan pesona keindahan Desa Wisata Landorundun Toraja […]

  • Ada Dua Batu Besar, Evakuasi Material Longsor di Sereale Butuh Waktu 3-4 Hari

    Ada Dua Batu Besar, Evakuasi Material Longsor di Sereale Butuh Waktu 3-4 Hari

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulsel merespon bencana alam tanah longsor di jalan poros provinsi yang menghubungkan Tikala-Pangala’, tepatnya di Sereale, Rabu, 15 Maret 2023 dini hari dengan menurunkan alat berat ke lokasi, Rabu petang. Alat berat jenis eskavator tersebut langsung mengevakuasi sebagian material longsor yang menutupi badan jalan. Evakuasi sebagian material […]

  • Ciderai Wajah Pariwisata Toraja, Pelaku Pencurian di OW Buntu Sarira Mesti Segera Ditangkap

    Ciderai Wajah Pariwisata Toraja, Pelaku Pencurian di OW Buntu Sarira Mesti Segera Ditangkap

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Objek wisata di wilayah Sarira, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, tercoreng lagi. Kali ini karena kasus dugaan pencurian barang milik pengunjung/wisatawan. Video terkait dugaan pencurian dan pengrusakan bagasi sepeda motor itu viral di media sosial. Disebutkan, beberapa pengunjung dari Kota Palopo yang melakukan camping di objek wisata Buntu Sarira kehilangan pakaian, sepatu, […]

  • 24-26 Desember, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Tidak Diizinkan di Toraja Utara

    24-26 Desember, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Tidak Diizinkan di Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan izin pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ maupun Rambu Tuka, mulai tanggal 24-26 Desember 2021. Kebijakan ini diambil agar di hari-hari itu, masyarakat Toraja Utara, yang mayoritas nasrani bisa merayakan Natal, tanpa diganggu oleh acara lain. “Saya ingatkan kepada kita semua, dari […]

expand_less