Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » “Hujan Es” Terjadi Lagi di Toraja

“Hujan Es” Terjadi Lagi di Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Butiran es sebesar biji jagung (ada yang lebih besar dari itu) turun seperti hujan dari langit di beberapa wilayah di Toraja Utara dan Tana Toraja, Sabtu, 6 Maret 2021 sore.

Sejumlah warga melaporkan fenomena alam yang biasa disebut “hujan es” tersebut terjadi di La’bo’, Kecamatan Sanggalangi’, Ke’te Kesu’, Tikala, dan beberapa wilayah lainnya di Tana Toraja.

Warga melaporkan, butiran-butiran es tersebut ada yang turun bersama hujan, ada pula yang turun sendiri. “Ukurannya ada yang sebesar jagung, ada juga kaya kerikil,” terang Yanti, warga La’bo’.

Untuk diketahui, pada Sabtu, 6 Maret 2021, hujan lebat mengguyur sejumlah wilayah di Toraja. Di Rantepao, hujan yang sangat lebat disertai petir dan guntur berlangsung sekitar 1 jam lebih.

Hujan es sebenarnya bukanlah hal baru di Toraja. Beberapa tempat di daerah ini sudah seringkali dilanda hujan es. Catatan kareba-toraja.com, fenomena hujan es ini biasa terjadi di Toraja antara bulan Maret hingga April. Biasanya juga terjadi pada siang atau sore hari. Hujan es ini selalu terjadi secara sporadis, tidak merata di semua tempat. Tahun lalu dan dua tahun lalu, hujan es juga pernah terjadi di Toraja.

Secara ilmiah, hujan es atau hail merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi dan termasuk dalam kejadian cuaca ekstrim. Adapun kejadian hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau musim pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Fenomena hujan es atau hail ini disebabkan adanya awan cumulonimbus (CB). Pada awan ini terdapat tiga macam partikel, yaitu butir air, butir air super dingin, dan partikel es. Sehingga, hujan lebat yang masih berupa partikel padat baik es atau hail dapat terjadi tergantung dari pembentukan dan pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB).

Dalam ilmu meteorologi, hujan es disebut hail yang yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air lewat lewat pendinginan di atmosfer pada lapisan di atas level beku. Es yang terjadi dengan proses ini biasanya berukuran besar. Karena ukurannya, walaupun telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat, tidak semua es mencair. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Minum Kemasan Karya Anak Toraja dari Sumber Air Pedamaran Kini Siap Melayani Pesanan

    Air Minum Kemasan Karya Anak Toraja dari Sumber Air Pedamaran Kini Siap Melayani Pesanan

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh anak muda Toraja dari sumber mata air Pedamaran Rantebua, kini siap produksi dan melayani pesanan masyarakat. Air minum yang diproduksi oleh CV. Berkah Jaya Abadi Mineral sangat layak konsumsi, karena selain bahan bakunya dari sumber mata air pegunungan (Pedamaran), alat produksinya juga sudah lolos […]

  • Begini Situasi Kolam Makale Jelang Pergantian Tahun 2020 ke 2021

    Begini Situasi Kolam Makale Jelang Pergantian Tahun 2020 ke 2021

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA,COM, MAKALE — Sepi dan tak ada orang yang berkumpul atau berkerumun, apalagi berpesta kembang api. Itulah situasi terkini area sekitar Kolam Makale, yang terpantau pada pukul 20.00 Wita, Kamis, 31 Desember 2020. Selain sepi, di setiap sudut area Kolam Makale juga dijaga aparat kepolisian. Situasi ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada malam pergatian tahun […]

  • Enam Ratusan Warga Rindingallo Dapat Pelayanan Kesehatan dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    Enam Ratusan Warga Rindingallo Dapat Pelayanan Kesehatan dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PANGALA’ — Ratusan warga membanjiri posko pelayanan kesehatan Timkes Yubileum 85 Tahun Baptis  Pertama Katolik di Toraja (BPKT) yang dilaksanakan di halaman gereja Katolik Paroki Santa Maria Bunda Karmel Tondok Ratte, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, Minggu, 19 Februari 2023. Pelayanan kesehatan ini merupakan salah satu dari sekian kegiatan yang dilaksanakan umat Katolik di Paroki […]

  • Warga Lembang Nanna’ Nanggala, Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan

    Warga Lembang Nanna’ Nanggala, Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pekerjaan jalan beton dan jembatan secara swadaya oleh Warga Lembang Nanna’ Nanggala Toraja Utara. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Kepedulian terhadap pentingnya infrastruktur yang memadai ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Mangli’ Lembang Nanna’ Kecamatan Nanggala Toraja Utara. Akses jalan yang tak kunjung mendapatkan perhatian dari Pemerintah dikerjakan secara swadaya lewat pengecoran jalan beton sepanjang 150 […]

  • Atlet Taekwondo Tana Toraja Masuk Kontingen Sulsel pada POPNAS XVI 2023 di Palembang

    Atlet Taekwondo Tana Toraja Masuk Kontingen Sulsel pada POPNAS XVI 2023 di Palembang

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengkab Taekwondo Tana Toraja terus mencetak atlet-atlet berbakat, baik tingkat lokal, regional, maupun nasional. Terbaru, salah satu atlet binaan Pengkab Taekwondo Tana Toraja, Khansa Atifa Sutomo terpilih dan masuk dalam Kontingen Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan, yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI di Palembang, Sumatera Selatan, 28-31 Agustus 2023. Terpilihnya […]

  • APBD Tana Toraja Tahun 2024 Sebesar Rp 1,1 Triliun, PAD Ditarget Rp 125,6 Miliar

    APBD Tana Toraja Tahun 2024 Sebesar Rp 1,1 Triliun, PAD Ditarget Rp 125,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Tana Toraja menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp 1.196.009.200.000. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp 125.616.421.000. Dari data laporan publik yang diterima KAREBA TORAJA, jumlah pendapatan dalam APBD tahun 2024  ini sedikit mengalami peningkatan dari tahun 2023, yang berada di angka Rp […]

expand_less