Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Guru Besar Theologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Berbagi Ilmu dengan Ratusan Pengantar Kevikepan Toraja

Guru Besar Theologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Berbagi Ilmu dengan Ratusan Pengantar Kevikepan Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Guru Besar Theologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Prof. Dr. Emanuel Martasudjita hadir di Toraja. Profesor yang juga merupakan seorang imam Katolik itu berbagi ilmu dengan ratusan pengantar dari berbagai Stasi yang ada dalam lingkup Kevikepan Toraja.

Selama dua hari, 9-10 Maret 2023, Prof. Dr. Emanuel Martasudjita akan memberikan pembekalan spiritual pelayanan Sabda Allah dan pemahaman tentang panggilan kaum awam dalam karya pelayanan gereja.

Selama rekoleksi yang berlangsung dua hari itu, Prof. Dr. Emanuel Martasudjita berpatner dengan Rektor Sekolah Tinggi Kateketik dan Pastoral (STIKPAR) Rantepao, Pastor DR. Petrus Bine yang memberikan materi pembekalan tentang hal-hal praktis Perayaan Sabda dalam ibadah Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’, khususnya berbagai peribadatan dalam konteks Toraja.

Rekoleksi yang berlangsung di Paroki Kristus Raja Nonongan, Toraja Utara ini diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai Stasi yang ada di Kevikepan Toraja. Rekoleksi dibuka oleh Vikaris Episkopal Toraja, RD Bartholomeus Pararak dan dihadiri Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, Kamis, 9 Maret 2023.

Rekolekasi para Pengantar ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian panjang peringatan 85 Tahun Baptis Pertama Katolik di Toraja, yang puncaknya akan dilaksanakan di Rantepao, Toraja Utara bulan September mendatang.

Tentang Yubileum 85 Tahun BPKT

Ketua Panitia Yubileum 85 Tahun Baptis Pertama Katolik di Toraja (BPKT), RD Vius Octavianus menerangkan tahun ini, Gereja Katolik merayakan 85 tahun baptisan pertama Katolik di Toraja. Kehadiran Gereja Katolik diawali dengan pembaptisan empat (4) orang anak kecil di Stasi Tampo Makale. Pada tanggal 6 Mei 1938, Pastor Charles Dekker, CICM membaptis empat anak yaitu, Antonius Tambing Pemba, Nathaniel Taroekallo Andilolo, Theresia Minggoe dan Maria Tibe.

“Tonggak kehadiran iman Katolik di Toraja melalui empat anak kecil ini mengingatkan kita akan doa syukur Yesus, “Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepadaMu” (Mt 11:25-26),” tutur Pastor Vius.

Menurut Pastor Vius, tanda iman sebagai cikal bakal kehadiran Gereja Kristus yang kudus di Tondok Lepongan Bulan Tana Matarik Allo justru dimulai dari pribadi yang kecil, sederhana dan tulus dalam diri anak-anak kecil yang menyerahkan diri kepada karya keselamatan Allah.

Baptisan pertama 85 tahun yang lalu sebagai tonggak iman, menghadirkan juga sebuah realita bahwa keempat orang anak itu dipersiapkan dengan baik sebelum baptisan oleh seorang katekis awam, yaitu Petrus Pemba. Seorang imam menjadi pelayanan sarana kehadiran Allah melalui sakramen baptis yang diterimakan kepada anak-anak tersebut, namun yang berjasa di “belakang layar” membina, memupuk dan menumbuhkan iman adalah seorang katekis. Hal ini menunjukkan dengan jelas bahwa katekis adalah ujung tombak seorang imam di kebun anggur Tuhan.

“Oleh karena itu, melalui rangkaian perayaan syukur 85 tahun baptisan pertama di Bumi Lakipadada Tana Matarik Allo, panitia perayaan syukur memberikan perhatian khusus kepada para pengantar (sebutan untuk pelayan awam yang tugas dan pelayanan mereka kurang lebih sama dengan tugas dan pelayanan katekis) yang ada di Kevikepan Toraja,” katanya.

Perayaan syukur 85 tahun ini sendiri berlansung selama sembilan (9) bulan dari Januari – September 2023. Sembilan bulan merupakan rangkaian “novena” perayaan syukur dengan berbagai kegiatan rohani dan kemasyarakatan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Toraja Utara Larang Masyarakat Buat Pesta di Malam Pergantian Tahun

    Kapolres Toraja Utara Larang Masyarakat Buat Pesta di Malam Pergantian Tahun

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati menegaskan bahwa Polres Toraja Utara melarang keras masyarakat untuk mengadakan pesta di malam pergantian tahun, Kamis, 31 Desember 2020. Larangan ini berdasarkan Maklumat Kapolri serta himbauan Kapolres Toraja Utara yang telah diedarkan sebelumnya, serta diperkuat Maklumat Forkopimda Toraja Utara terkait perayaan malam pergantian […]

  • Portal “Ojek” di Objek Wisata Buntu Burake Dibuka, Pengunjung Boleh Bawa Kendaraan

    Portal “Ojek” di Objek Wisata Buntu Burake Dibuka, Pengunjung Boleh Bawa Kendaraan

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Portal yang membatasi kendaraan pengunjung objek wisata Buntu Burake di Makale, Tana Toraja, yang beberapa waktu terakhir menjadi polemik, dibuka oleh puluhan aparat gabungan Satpol PP, Polri, dan TNI, serta Dinas Perhubungan, Jumat, 12 November 2021. Selain portal yang dibuka, jasa ojek ilegal yang biasa mangkal di objek wisata Buntu Burake ditertibkan […]

  • Theofilus: Bukan Saya yang Hapus Honorer, Tapi Undang-Undang

    Theofilus: Bukan Saya yang Hapus Honorer, Tapi Undang-Undang

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menegaskan bahwa kebijakan merumahkan ribuan tenaga kontrak daerah (TKD/honorer) di lingkup Pemkab Tana Toraja sejak Januari 2023, bukan kebijakan daerah atau dirinya, melainkan perintah Undang-Undang. “Kebijakan penghapusan honorer itu bukan kebijakan saya, tapi Undang-Undang,” tegas Theofilus kepada wartawan di Makale, beberapa hari lalu. Sebelumnya, puluhan tenaga kontrak […]

  • FKUB Toraja Utara Harap Pemilu Berlangsung Aman, Jujur, dan Damai

    FKUB Toraja Utara Harap Pemilu Berlangsung Aman, Jujur, dan Damai

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Saat ini hingga beberapa bulan ke depan, masyarakat akan disibukkan dengan berbagai aktifitas yang terkait dengan pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) anggota legislatif, Presiden dan Wakil Presiden, hingga Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dalam momentum politik seperti ini, beda pendapat dan pilihan adalah keniscayaan. Itu sebabnya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) […]

  • Caleg DPRD Provinsi Terpilih, Yuniana Mulyana Serahkan Bantuan untuk Korban Longsor Palesan

    Caleg DPRD Provinsi Terpilih, Yuniana Mulyana Serahkan Bantuan untuk Korban Longsor Palesan

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sulsel terpilih dari Partai Demokrat, Yuniana Mulyana, menyerahkan bantuan kepad para korban terdampak longsor di Palesan, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, Kamis, 11 April 2024. Bantuan sosial berupa air mineral 100 dos, mie instan 100 dos, dan beras 100 karung diserahkan oleh Caleg DPRD Provinsi terpilih pada […]

  • Judi Sabung Ayam di Hari Minggu, Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku

    Judi Sabung Ayam di Hari Minggu, Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tim Patroli Bermotor Sat Samapta Polres Tana Toraja, menangkap tiga orang laki-laki, yang diduga kuat merupakan pelaku tindak pidana perjudian di Salu, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale. Aktivitas sabung ayam yang dilakukan pada hari Minggu, 13 Februari 2022 itu berlangsung di kebun cokelat milik warga setempat. Selain tiga orang warga tersebut, polisi juga […]

expand_less