Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » GAMKI Toraja Utara Sambut dan Dukung Perhelatan PRPG dan PRPrG PGI di Toraja

GAMKI Toraja Utara Sambut dan Dukung Perhelatan PRPG dan PRPrG PGI di Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) tahun 2024 resmi dibuka di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Kamis, 31 Oktober 2024.

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Toraja Utara yang merupakan  organisasi kader pemuda Kristen yang bersifat independen, yang berakar di dalam Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara, menyatakan menyambut baik dan akan mendukung penuh kedua kegiatan nasional tersebut.

Dukungan juga diungkapkan DPP GAMKI dengan mengutus sejumlah pengurus pusat ke kegiatan yang berlangsung di Tana Toraja ini. Pengurus Pusat GAMKI yang hadir, diantaranya Pdt. Fransisca Nadia Manuputty, MA (Ketua Bidang Luar Negeri & Diplomasi Internasional), Evin Davinci Sagala (Sekretaris Bidang Pariwisata), dan Michael Fredy Yacob (Sekretaris Bidang Medkominfo).

“Pertemuan Raya Pemuda di Toraja adalah momen yang sangat penting luar biasa bukan hanya menjadi  tempat berjumpanya para pemuda kristen se-Indonesia, tetapi juga menjadi tempat reflektif yang menggugah semangat persatuan dan kebangkitan iman pemuda,” ungkap Ketua Bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional, Pengurus DPP GAMKI, Pdt. Fransisca Nadia Manuputty, MA.

Pdt Fransiska sekali lagi mengingatkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi wadah untuk merajut solidaritas lintas daerah, menyuarakan komitmen pelayanan, dan merenungkan peran pemuda dalam masyarakat. Dengan latar budaya Toraja yang kaya, setiap sesi mengandung makna mendalam tentang kearifan lokal dan nilai-nilai kekristenan yang diterapkan dalam konteks kekinian.

“Momen-momen ini harusnya menginspirasi pemuda untuk terus menjadi garam dan terang di tengah tantangan zaman dan arus digitalisasi yang semakin menggilas,” ujar Pdt. Fransisca.

Dia juga berpesan agar para pemuda Kristen terus hidup sebagai terang yang menyala terang bukan redup. Menjadi terang berarti mampu dan berani menghadirkan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kasih dalam setiap aspek kehidupan.

“Pemuda Kristen perlu berani berbeda, menunjukkan integritas di tengah godaan untuk berkompromi, serta mengambil peran aktif dalam lingkungan masing-masing bukan hanya menjari generasi unggah yang eksis hanya di virtual tetapi tidak pernah melakukan aksi nyata. Jadilah pribadi yang membawa inspirasi, yang berani mengangkat suara bagi yang lemah, dan yang konsisten dalam tindakan baik, tidak hanya di lingkungan gereja, tetapi juga di masyarakat luas. Dengan cara ini, pemuda dapat menyalakan harapan dan perubahan positif, menginspirasi orang lain untuk ikut hidup dalam terang. Semoga!” katanya.

Sementara itu, Ketua GAMKI Toraja Utara, dr. Budhi Karoma, Sp.M., M.M., CHCSA,  mengucapkan selamat datang dan menyambut dengan sukacita kehadiran seluruh peserta  Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) PGI 2024 di Toraja.

“Kita harapkan kegiatan Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) PGI 2024 yang mungkin butuh waktu lama lagi dilaksanakan di Toraja yang merupakan daerah yang mayoritas Kristen menjadi spirit bagi seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini,” ungkap dokter Budi Karoma.

Kegiatan Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) PGI 2024 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 3 November 2024.

Dihadiri Ribuan Orang

Patung Lakipadada yang berdiri tegak di Kolam Makale menambah indah dan meriahnya Pembukaan Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) PGI 2024 pada Kamis, 31 Oktober 2024, di Makale Tana Toraja.

Defile pembawaan bendera Merah Putih, bendera PGI dan Gereja Toraja mengawali pembukaan kegiatan ini. Dilanjut barisan prosesi pendeta Gereja Toraja, PWGT, PKBGT, PPGT, Pengurus DPP dan DPC GAMKI dan barisan akhir diisi oleh peserta PPRG dan PRPrG dari berbagai wilayah dengan mengenakan baju daerah masing-masing.

Ibadah Pembukaan dipimpin oleh Pdt. Dr. Johanna R. Tangirerung (Dosen UKI Toraja) dan Pdt. Supriadi Mei Suhendra, M.Th (MPO Pengurus Pusat GAMKI).

Dalam sambutannya Pdt. Alfred Anggui, Ketua Umum Sinode Gereja Toraja menyambut dengan sukacita kehadiran seluruh peserta PRPG dan PRPrG di Tana Toraja, sekaligus berharap melalui kegiatan ini menghasilkan gagasan serta pemikiran konstruktif bagi kehadiran gereja di tengah kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bergereja. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 24 Tower Telekomunikasi Bantuan Pusat di Tana Toraja Tidak Berfungsi Baik

    24 Tower Telekomunikasi Bantuan Pusat di Tana Toraja Tidak Berfungsi Baik

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Kerja Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja bersama Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian. (Foto:Arsyad/Karebatoraja)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 24 Tower Telekomunikasi bantuan Pemerintah Pusat yang dibangun di Tana Toraja tidak berfungsi dengan baik. Hal ini diungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja Ir. O. Berthy Mangontan dalam rapat pansus LKPJ […]

  • OPINI: Pro-Kontra Eksekusi Tanah Adat Tongkonan; Antara Hukum Negara dan Keadilan Adat

    OPINI: Pro-Kontra Eksekusi Tanah Adat Tongkonan; Antara Hukum Negara dan Keadilan Adat

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Kurniawan Rante Bombang, S.H.,M.H.,CMLC. (Praktisi Hukum) KASUS eksekusi tanah adat, rumah Tongkonan di Toraja kembali mengemuka, menimbulkan pro dan kontra tentang benturan antara hukum negara dan hukum adat. Di satu sisi, ada keharusan untuk menegakkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Di sisi lain, masyarakat adat berjuang mempertahankan warisan leluhur yang tak ternilai, yang […]

  • Diperjuangkan Legislator Dan Pongtasik, Gereja di Kecamatan Rindingallo Dapat Bantuan Rp 500 Juta

    Diperjuangkan Legislator Dan Pongtasik, Gereja di Kecamatan Rindingallo Dapat Bantuan Rp 500 Juta

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO —Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’ yang terletak di Kelurahan Pangala’ Utara, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara menerima bantuan hibah dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp 500 juta. Dana hibah ini akan digunakan untuk pembangunan Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’ yang sudah 3 tahun menumpang beribadah di teras rumah warga. Gereja Toraja Jemaat Rante […]

  • Cerita Bidan Desa di Masanda, Terjang Longsor Demi Bantu Pasien Melahirkan

    Cerita Bidan Desa di Masanda, Terjang Longsor Demi Bantu Pasien Melahirkan

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA  – Seorang Bidan Desa di Tana Toraja bernama Ririn harus bertaruh nyawa menerjang longsor demi membantu pasien yang hendak melahirkan. Ririn adalah Bidan Desa yang ditugaskan di Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) Lembang Paliorong Kecamatan Masanda. Kamis subuh, 04 Desember 2021, Ririn yang sedang ada urusan keluarga di Kota Rantepao harus kembali ke Lembang […]

  • Terduga Pelaku Judi Sabung Ayam Kabur, Polisi Amankan 23 Unit Sepeda Motor di Tondon

    Terduga Pelaku Judi Sabung Ayam Kabur, Polisi Amankan 23 Unit Sepeda Motor di Tondon

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Menanggapi laporan masyarakat, personil gabungan Sabhara Polres Toraja Utara diback-up personil BKO Brimob Pare-Pare menggerebek sebuah lokasi yang diduga akan dilaksanakan sabung ayam di Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Minggu, 29 November 2020. Namun sesaat setelah polisi tiba di lokasi, para terduga pelaku yang akan melaksanakan sabung ayam disertai judi, langsung membubarkan […]

  • Kemenko PMK Mendorong Adanya Regulasi Terkait Pengendalian Dampak Kesehatan  Akibat Pajanan Timbal Anak

    Kemenko PMK Mendorong Adanya Regulasi Terkait Pengendalian Dampak Kesehatan Akibat Pajanan Timbal Anak

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Timbel merupakan bahan berbahaya dan beracun yang dapat menimbulkan dampak pada kesehatan Masyarakat bila tidak dilakukan pengendalian dengan baik. Secara global, keracunan timbal diperkirakan berdampak terhadap satu dari tiga (atau 800 juta) anak – anak. Sementara itu, di Indonesia, diperkirakan lebih dari 8 juta anak memiliki kadar timbal dalam darah di atas […]

expand_less