Dukung BPS Gereja Toraja, KNPI Minta Ormas di Toraja Utara Ikut Berantas Penyakit Sosial
- account_circle Desianti/Rls
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ketua DPD KNPI Toraja Utara, Paulus Pongdatu. (Foto: dok. istimewah/Des).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga dari komunitas pencinta tedong silaga (adu kerbau) ke kantor pusat Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja (Tongkonan Sangulele), pada Rabu, 18 Maret 2026, memicu reaksi dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat, baik internal maupun eksternal gereja.
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara menjadi salah satu elemen yang bereaksi terhadap hal tersebut.
Dalam pernyataan pada Kamis, 19 Maret 2026, Ketua DPD KNPI Toraja Utara, Paulus Pongdatu menegaskan bahwa KNPI berkomitmen dalam menjaga moralitas generasi muda.
“Sebagai Ketua KNPI Toraja Utara, saya menyatakan mendukung penuh langkah-langkah strategis yang diambil oleh berbagai lembaga keagamaan dalam memberantas penyakit sosial di tengah-tengah masyarakat seperti judi dalam berbagai bentuk dan narkoba,” tegas Paulus.
Menurut Paulus Pongdatu, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan tokoh agama sangat krusial untuk membentengi pemuda dari pengaruh negatif seperti perjudian, narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya. Upaya ini dipandang sebagai langkah nyata untuk menyelamatkan generasi muda agar tetap produktif dan berintegritas demi masa depan Toraja Utara yang lebih baik dan menyambut generasi emas.
KNPI, kata dia, juga sangat menyayangkan aksi demo yang terjadi di Kantor Pusat BPS Gereja Toraja, yang ditunggangi dengan legitimasi masyarakat adat.
“Kami berharap ada pernyataan resmi dari AMAN Toraja Utara terkait hal ini, apakah segelintir orang dapat dikatakan sebagai masyarakat adat Toraja, sementara kita punya 32 lembaga adat yang ada,” tandas Paulus.
KNPI juga berharap dukungan dari Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Toraja Utara untuk sama-sama organisasi keagamaan memberantas penyakit sosial.
“Kolaborasi semua pihak tentu akan sangat memperkuat perjuangan ini,” kata Paulus. (*)
- Penulis: Desianti/Rls
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar