Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dalam 3 Hari, 4 Warga Meninggal karena Covid-19 di Tana Toraja

Dalam 3 Hari, 4 Warga Meninggal karena Covid-19 di Tana Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumlah kematian akibat virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja memperlihatkan trend yang mengkhawatirkan. Betapa tidak, hanya dalam tempo tiga hari, sejak Sabtu hingga Senin, 3-5 Juli 2021, empat orang warga meninggal dunia karena Covid-19.

Dengan bertambahnya empat warga tersebut, jumlah kematian akibat Covid-19 di Tana Toraja menjadi 23 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo yang dikonfirmasi kareba-toraja.com, Senin, 5 Juli 2021, menyatakan empat warga yang meninggal dalam tiga hari terakhir, satu diantaranya berasal dari Bekasi, Jawa Barat, sedangkan tiga lainnya merupakan warga Tana Toraja.

“Ada empat pasien terkonfirmasi positif (Covid-19) yang meninggal dunia dalam tiga hari terakhir. Satu dari Bekasi, tiga lainnya berasal dari Ulusalu (Saluputti), Ariang (Makale), dan Batupapan (Makale),” tutur dr Ria.

Sejak wabah Corona memasuki kabupaten Tana Toraja tercatat sudah 1.275 orang yang positif terpapar oleh virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina tersebut. Dari jumlah itu, 1.181 orang dinyatakan telah sembuh. Sedangkan 71 orang lainnya menjalani isolasi (15 orang isolasi rumah sakit) dan 56 isolasi mandiri.

Gerakan 6M

Dengan meningkatnya kasus kematian akibat Covid-19, dr Ria menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan membiasakan gaya hidup sehat.

Menurutnya, saat ini, dengan meningkatnya tingkat penularan dan hadirnya varian-varian baru Covid-19, maka protokol 5M tidaklah cukup. “Mesti 6 M,” katanya.

Yang dimaksud dengan protokol 6M adalah:

  1. Menggunakan masker setiap saat; baik yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin.
  2. Menjaga jarak minimal 1 meter satu dengan yang lainnya.
  3. Mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.
  4. Membatasi mobilitas: kurangi bepergian jika tidak dalam kondisi darurat atau penting.
  5. Menjauhi kerumunan; hindari tempat dengan jumlah orang yang banyak, seperti pasar, hajatan, atau menonton orang kecelakaan.
  6. Menghindari makan bersama.

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Rantepao Diterjang Hujan Badai, Ini Dampaknya

    Kota Rantepao Diterjang Hujan Badai, Ini Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hujan lebat disertai angin kencang dan kilat serta guntur menerjang Rantepao, Ibukota Kabupaten Toraja Utara, Kamis, 9 April 2026 petang. Hujan badai yang terjadi sekitar pukul 15.15 Wita dan berlangsung sekitar satu jam itu menyebabkan berbagai kerusakan, baik bangunan, kendaraan, maupun pohon tumbang, serta pemadaman listrik. Pantauan kareba-toraja.com, puluhan tenda milik para […]

  • UKI Toraja Akan Buka Program Studi Pendidikan Khusus Pendidikan Luar Biasa (PLB)

    UKI Toraja Akan Buka Program Studi Pendidikan Khusus Pendidikan Luar Biasa (PLB)

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja terus melakukan berbagai inovasi dan pengembangan dengan terus memperluas cakupan program studi. Kali ini UKI Toraja bersama Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND RI) baru saja menandatangani perjanjian kerjasama untuk pembukaan Program Studi baru yakni Pendidikan Khusus  Pendidikan Luar Biasa (PLB) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan […]

  • Pengukuran Skala Tinggalan Sejarah sebagai Kegiatan Inovasi pada Disbudpar Toraja Utara

    Pengukuran Skala Tinggalan Sejarah sebagai Kegiatan Inovasi pada Disbudpar Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Alumni Arkeologi Universtitas Hasanuddin, Budiarti, melaksanakan kegiatan inovasi Latsar Toraja Utara dengan melakukan pengukuran besaran panjang, tinggi, dan lebar obyek tinggalan sejarah pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara. Pengukuran ini dilakukan untuk mendapatkan ukuran yang pasti dari sebuah benda bersejarah, dengan menggunakan skala batang yang terbuat dari kayu atau kertas. […]

  • Satu Unit Rumah Warga di Kurra, Tana Toraja, Ludes Terbakar

    Satu Unit Rumah Warga di Kurra, Tana Toraja, Ludes Terbakar

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KURRA — Satu unit rumah warga Lembang Lipungan Tanete, Kecamatan Kurra, Tana Toraja, ludes terbakar, Selasa, 5 Oktober 2021 dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu menghanguskan rumah milik Martha Tanan, 87 tahun. Tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan, seluruh isi rumah ludes terbakar. Beruntungm tidak ada korban jiwa dalam peristiwa […]

  • Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

    Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Seorang perempuan berinisial MS (33) masih menjalani perawatan intensif di RS Dadi Makassar akibat tekanan kejiwaan yang dialaminya setelah menjadi korban dugaan penganiayaan di Kalindungan, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Senin, 21 September 2026 petang. Sebelum dirujuk ke RS Dadi Makassar, korban yang merupakan warga Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Toraja […]

  • Ini Penyebab Suhu Udara Terasa Gerah Pada Malam Hari dan Panas Terik Saat  Siang

    Ini Penyebab Suhu Udara Terasa Gerah Pada Malam Hari dan Panas Terik Saat Siang

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sejumlah warga Toraja mengeluhkan suhu udara yang berubah-ubah, terutama sejak awal hingga menjelang akhir Mei 2022. Pada siang hari terasa panas terik, terkadang diselingi hujan sebentar, lalu panas lagi dan pada sore harinya hujan. Kemudian, pada malam hari, banyak pula warga yang mengeluhkan suhu panas sehingga mereka merasa gerah hingga berkeringat saat […]

expand_less