Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Bupati Toraja Utara Mendobrak Paksa Pintu Kantor Safety Centre 119 Hingga Kacanya Pecah

Bupati Toraja Utara Mendobrak Paksa Pintu Kantor Safety Centre 119 Hingga Kacanya Pecah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dikabarkan mendobrak paksa pintu kantor Safety Centre 119 yang berada di komplek perkantoran Panga, Kecamatan Tondon, Kamis, 16 Maret 2022 pagi.

Akibat didobrak paksa, pintu gedung yang baru dibangun itu, pecah berantakan.

Bassang beralasan bahwa tindakan itu dilakukan karena kondisi pintu gedung Safety Centre 119 itu dalam kondisi rusak, padahal dirinya dan banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak masuk ke dalamnya.

“Itu (pintu gedung) kan terkunci, rusak, jadi kita dobrak, Pak. Kita kan mau pake, tapi tidak bisa. Kira-kira kalo kita tidak bongkar ya, bagaimana kita mau masuk? Ya lebih kita ini (dobrak) karena rusak,” terang Bassang, saat ditanya wartawan soal alasannya mendobrak paksa pintu gedung Safety Centre 119.

Informasi yang diterima kareba-toraja.com, menyebutkan insiden dobrak pintu itu terjadi di tengah apel pagi yang dipimpin Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang. Saat apel pagi baru berjalan beberapa saat, hujan mengguyur sehingga semua peserta apel mencari tempat untuk berteduh, termasuk Bupati.

Bupati dan beberapa ASN peserta apel kemudian berteduh di teras Gedung Safety Centre 119, yang letaknya dekat dengan lokasi apel. Namun karena kapasitas teras tidak bisa menampung orang yang berteduh, Bupati Yohanis Bassang kemudian membuka paksa pintu kantor itu dengan cara mendobrak sehingga kaca pintu pecah dan berhamburan di lantai.

Insiden dobrak paksa pintu Safety Centre 119 ini menjadi bahan perbincangan hangat di group-group media sosial warga Toraja. Beberapa warga net menyatakan mendukung tindakan bupati dengan alasan bahwa pintu kantor Safety Centre 119 mestinya terbuka 24 jam. Kemudian, jika pintu itu rusak, mestinya kontraktor yang membangun gedung tersebut dimintai pertanggungjawaban, sebab gedung itu baru selesai dibangun.

Namun lebih banyak warga net yang menyayangkan tindakan orang nomor satu di Toraja Utara ini. Sebab, sebagai seorang pemimpin mestinya tidak melakukan tindakan pengrusakan terhadap fasilitas negara yang dibangun dengan uang rakyat.  (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Diplomasi Futsal” Wakil Bupati Toraja Utara dan Walikota Makassar

    “Diplomasi Futsal” Wakil Bupati Toraja Utara dan Walikota Makassar

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meningkatkan dan mempererat antar daerah tidak mesti dilakukan dalam suasana formal. Dalam situasi non formal, seperti melakukan hoby bersama, hal itu bisa dilakukan. Melalui olah raga Futsal misalnya. Situasi itulah yang diciptakan oleh Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Senin, 18 Oktober 2021. Keduanya bermain […]

  • Tokoh Toraja Soroti Sambutan Bupati Toraja Utara pada Upacara Hari Pahlwan Nasional Pong Tiku ke-22

    Tokoh Toraja Soroti Sambutan Bupati Toraja Utara pada Upacara Hari Pahlwan Nasional Pong Tiku ke-22

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Sambutan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pong Tiku ke-22 yang dilaksanakan di Lapangan Pong Tiku, Kelurahan Pangala’, Kecamatan Rindingalo, Toraja Utara, Rabu, 10 Juli 2024, menuai kritik. Yohanis Bassang yang hadir pada upacara tersebut sebagai Pembina Upacara menyampaikan amanat terkait berjuang memerangi kemalasan, dianggap menjadi otokritik […]

  • Mantan Cawabup Toraja Utara Promosikan Kopi Toraja kepada Diplomat Polandia

    Mantan Cawabup Toraja Utara Promosikan Kopi Toraja kepada Diplomat Polandia

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Mantan Calon Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2010-2015, John O.S Bari, mempromosikan Kopi Toraja kepada diplomat Polandia dalam pertemuan khusus kemitraan bisnis dengan Mr.  Piots Firlus – Deputy Head Mission dari Kedutaan Besar Polandia di Jakarta – Indonesia, 7 Juni 2022. Dalam pertemuan tersebut, mantan Cawabup yang kala itu berpasangan dengan Bride […]

  • Dua Nakes Asal Toraja yang Jadi Korban KKB di Pegunungan Bintang Sudah Dievakuasi ke Jayapura

    Dua Nakes Asal Toraja yang Jadi Korban KKB di Pegunungan Bintang Sudah Dievakuasi ke Jayapura

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — Dua tenaga kesehatan (Nakes) asal Toraja yang menjadi korban kekejaman teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin, 13 September 2021, berhasil dievakuasi ke Jayapura, Jumat, 17 September 2021. Mereka dievakuasi oleh aparat keamanan bersama sembilan tenaga kesehatan lainnya dan tiba Makodam XVII/Cenderawasih sekitar pukul 11.00 WIT, […]

  • Meski Turun Level, PPKM di Tana Toraja Diperpanjang Hingga 23 Agustus

    Meski Turun Level, PPKM di Tana Toraja Diperpanjang Hingga 23 Agustus

    • calendar_month Rabu, 11 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Meski turun ke level 3 (sebelumnya level 4) namun Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Tana Toraja diperpanjang hingga tanggal 23 Agustus 2021. Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, melalui Surat Edaran Nomor 287/VIII/2021/Setda tanggal 10 Agustus 2021, mengatakan perpanjangan PPKM Level 3 ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2021 […]

  • Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

    Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sejumlah siswa muslim di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Bonggakaradeng diduga mendapat perlakuan diskriminatif dari Kepala Sekolah. Sebanyak tujuh siswa perempuan muslim di sekolah tersebut mengaku dilarang menggunakan jilbab (penutup aurat bagi perempuan muslim) oleh Kepala Sekolah. Alasannya, karena mayoritas siswa di sekolah tersebut beragaman Kristen. Tak hanya […]

expand_less