Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Berseteru Gegara Kasus Drama “Merantau”, Dua Pengacara Muda Toraja Ini Akhirnya Berdamai

Berseteru Gegara Kasus Drama “Merantau”, Dua Pengacara Muda Toraja Ini Akhirnya Berdamai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengacara muda Toraja, Frans Lading, SH, MH, menyatakan memaafkan juniornya, Rudy Hartono, SH. Dengan begitu, perseteruan keduanya, yang sebelumnya sempat diproses di Polres Tana Toraja, dinyatakan selesai secara kekeluargaan.

Frans Lading dan Rudi Hartono dipertemukan penyidik Satreskrim Polres Tana Toraja dalam upaya mediasi keduanya di Mapolres Tana Toraja, Rabu, 21 Desember 2022.

Dalam mediasi itu, Rudi Hartono menyatakan permohonan maaf secara tulus kepada Frans Lading dan keluarganya. Frans pun menerima permohonan maaf tersebut.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan-kesalahan yang mungkin menyakiti perasaan senior saya, Pak Frans Lading dan juga keluarga besarnya,” ungkap Rudi Hartono.

“Dengan adanya permohonan maaf dan penyesalan yang diakui oleh Saudara Rudi, saya rasa di momen Natal ini adalah waktu yang pas untuk saya memaafkan adinda saya, junior saya, Rudi.

“Dengan saya menerima permintaan maaf Saudara Rudi, saya menganggap permasalahan ini sudah selesai. Saya meminta Bapak-bapak penyidik, tolong disampaikan kepada pimpinan, bahwa dalam perkara ini, saya sebagi pelapor/korban, menghentikannya,” kata Frans lebih lanjut.

Perseteruan kedua pengacara muda ini bermula dari perkara saling lapor antara pemeran film pendek berjudul “Merantau”, yakni Mey Christine dengan Iskandar Andi atau Bang Is. Rudi Hartono merupakan pengacara atau penasehat hukum dari Mey Christin. Sedangkan Frans Lading adalah pengacara dari Iskandar Andi.

Perkara keduanya ini tidak hanya diproses secara hukum di darat, tapi juga jadi perbincangan di media sosial. Dalam salah satu postingan di akun Facebook, Rudi Hartono menyinggung Frans Lading. Dan Frans pun tidak terima dengan tulisan Rudi di akun FB tersebut. Frans pun melaporkan akun Rudi it uke polisi.

Kasus ini kemudian ditangani oleh Kepolisian Resor Tana Toraja sejak Februari 2022 hingga saat ini. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Toraja Utara Siapkan Anggaran Rp 31 Miliar untuk THR Bupati, Wakil, Anggota DPRD, dan ASN

    Pemkab Toraja Utara Siapkan Anggaran Rp 31 Miliar untuk THR Bupati, Wakil, Anggota DPRD, dan ASN

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyiapkan anggaran sebesar kurang lebih Rp 31 miliar untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri tahun 2026. Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk membayar THR Bupati, Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD, serta ASN (PNS dan PPPK) di lingkup Pemkab Toraja Utara. Sekretaris Daerah (Sekda) Toraja Utara, […]

  • Plt. Gubernur Sulsel Kecam Insiden Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    Plt. Gubernur Sulsel Kecam Insiden Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa prihatin sekaligus mengecam insiden bom yang meledak di Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolalido, sekitar pukul 10.26 Wita, Minggu, 28 Maret 2021. “Innalilahi Wa Innailaihi Roji’un, kami turut berduka atas insiden diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar,” ujar Andi Sudirman, […]

  • Hanya 36 Orang Lolos Passing Grade Seleksi Guru PPPK, Bupati Toraja Utara Surati MenPAN-RB

    Hanya 36 Orang Lolos Passing Grade Seleksi Guru PPPK, Bupati Toraja Utara Surati MenPAN-RB

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hasil seleksi kompetensi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Toraja Utara tahun 2021, sangat tidak memuaskan. Dari 1.180 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 36 orang yang memenuhi passing grade atau hanya 3,05% persen peserta yang dinyatakan lulus. Untuk diketahui, ada 1.211 orang guru honorer yang mendaftar untuk menjadi PPPK. […]

  • Angkat Tema Budaya, Pelajar Asal Toraja Juara 1 Festival Film Pendek TVRI Sulsel 2025

    Angkat Tema Budaya, Pelajar Asal Toraja Juara 1 Festival Film Pendek TVRI Sulsel 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan Hadiah Lonba Festival Film Pendek TVRI Sulsel kepada Juara 1. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kabar membanggakan datang dari 3 pelajar asal Toraja masing – masing Zenita Eleanora Palayukan, Lionel Masena Rayoda Kadang dan Tanjoby Namaran Bone. Ketiganya baru saja keluar sebagai juara 1 lomba Festival Film Pendek TVRI Sulsel 2025 dengan judul film […]

  • Ini Alasan JRM Majukan Istrinya Caleg DPRD Sulsel

    Ini Alasan JRM Majukan Istrinya Caleg DPRD Sulsel

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Melanjutkan perjuangan infrastruktur, khususnya di Tana Toraja dan Toraja Utara. Itu adalah tujuan utama politisi Partai Golkar, yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan mendorong istrinya, Tikurara Bumbungan menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulsel. JRM, begitu John Rende Mangontan biasa disapa, mendorong sang istri maju menggantikan […]

  • Sidang Sinode AM XXV Gereja Toraja Ditunda Pelaksanaannya

    Sidang Sinode AM XXV Gereja Toraja Ditunda Pelaksanaannya

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pelaksanaan Sidang Sinode Am XXV (SSA) Gereja Toraja yang dijadwalkan akan berlangsung pada 21 – 27 Juli 2021 di Kanuruan, Klasis Nonongan Salu, dipastikan ditunda. “Iya, benar, ditunda. Ini sesuai hasil rapat BPS Gereja Toraja, Panitia Pengarah, dan Panitia SSA XXV yang dilaksanakan di Kanuruan, pada hari Minggu, 4 Juli 2021,” ungkap […]

expand_less