Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Belasan Warga Lembang Paku Pertanyakan Pembagian BLT Covid-19 ke DPRD Toraja Utara

Belasan Warga Lembang Paku Pertanyakan Pembagian BLT Covid-19 ke DPRD Toraja Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Segelintir warga Lembang Paku, Kecamatan Dende’ Piongan Napo mendatangi kantor DPRD Kabupaten Toraja Utara, Senin, 1 Februari 2021.

Mereka melaporkan dan memprotes pembagian bantuan langsung tunai (BLT) selama masa pandemi Covid-19, yang dinilai tidak merata.

Selain ke DPRD, warga yang berjumlah belasan orang itu juga mengadu kepada Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan yang kebetulan berada di kantor DPRD, juga ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Toraja Utara.

Perwakilan warga, yang juga salah satu anggota BPL Lembang Paku, Adolfina Tiku mengatakan bahwa BLT yang mereka terima selama masa pandemi ini baru 7 kali sementara lembang lain sudah 9 kali.

“Yang kami protes adalah kenapa di Lembang lain di Kecamatan Denpina mereka sudah menerima dana BLT sebanyak 9 kali sementara kami hanya 7 kali. Dan saat kami pertanyakan ke Lembang, mereka memberi jawaban bahwa kalau tidak Puas silakan tanyakan ke kecamatan dan atau tanyakan ke atasan,” ujar Adolfina.

Lebih lanjut Adolfina mengatakan, seandainya pihak lembang memberikan jawaban yang memuaskan maka mereka tidak akan menuntut. “Tapi yang ada bahwa pihak Lembang tidak memberikan jawaban yang memuaskan,” katanya.

Dikonfirmasi terkait pengaduan segelintir warga ini, Kepala Lembang Paku, Bertus Andarias, menampik hal itu. Menurut dia, jadwal pembagian BLT Covid-19 memang baru tujuh kali. Dan, dari tujuh kali tersebut, ada salah satu kasus, dimana istrinya menerima BLT ke-7, tapi suaminya mengaku belum dapat.

“Ada yang dikatakan hanya enam kali terima. Itu istrinya yang terima, baru suaminya komplain,” terang Bertus, saat dikonfirmasi Selasa, 2 Februari 2021.

Dia mengatakan, masalah ini pernah dibicarakan di tingkat Lembang maupun Kecamatan. Dari dua pertemuan itu, para warga yang melakukan protes itu tidak mau memberikan data, yang konon mereka pegang tekait nama dan alamat warga yang belum mendapat BLT.

“Waktu pertemuan di kecamatan dan lembang, kita minta data, tapi mereka tidak mau kasi. Bagaimana kita mau tahu kalau ada warga yang belum terima sesuai pengaduan mereka kalau datanya tidak diberikan,” tandas Bertus.

Bertus menjelaskan, jumlah warga penerima BLT Covid-19 di Lembang Paku sebanyak 86 . Dari jumlah itu, sejak pembagian tahap pertama hingga tahap ketujuh sudah diterima semua.

“Bukti tanda terima dan dokumentasi fotonya lengkap, kami tidak asal klaim,” tegas Bertus.

Dia menduga, aksi segelintir warga ini ada unsur politik yang masih ada kaitannya dengan proses pemilihan kepala lembang Paku tahun lalu. “Ini dugaan saja ya, mudah-mudahan tidak ada hubungannya,” katanya.

Diketahui, proses pemilihan hingga pelantikan kepala lembang Paku terpilih tahun lalu sempat terjadi riak-riak dan melalui proses yang sangat panjang. Bahkan hingga ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Saat pelantikan Kepala Lembang terpilih pun sekelompok masyarakat masih melakukan aksi demonstrasi penolakan. (*)

Penulis: Herson Pasuang/Arthur
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulang Jual Kerbau dari Rantepao, Warga Tabang, Mamasa, Dirampok di Jalan Poros Ulusalu-Bittuang

    Pulang Jual Kerbau dari Rantepao, Warga Tabang, Mamasa, Dirampok di Jalan Poros Ulusalu-Bittuang

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Nasib nahas dialami Tulak Papanglangi’, warga Lembang Salu Kona, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa. Dia dirampok oleh delapan orang laki-laki di To’pinus, jalan poros Ulusalu-Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 30 Juli 2021 siang. Akibat perampokan tersebut, uang hasil penjualan kerbau sebanyak Rp 75 juta dibawa kabur perampok. Tigon, menantu korban, yang dihubungi kareba-toraja.com […]

  • Jangan Bawa Politik Praktis ke Dalam Gereja!

    Jangan Bawa Politik Praktis ke Dalam Gereja!

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Bupati Toraja Utara, yang juga Penasehat Panitia Sidang Sinode Am (SSA) XXV Gereja Toraja, Yohanis Bassang mengingatkan kepada para peserta sidang sinode agar tidak membawa praktek politik praktis ke dalam gereja. Gereja, kata dia, harus jauh dari politik dan mencari pemimpin dengan cara yang bijaksana. Dia juga berharap forum SSA ini bisa […]

  • UKI Toraja Dipercaya Kemendikdasmen Fasilitasi 80 Guru SD Lanjut Kuliah S1

    UKI Toraja Dipercaya Kemendikdasmen Fasilitasi 80 Guru SD Lanjut Kuliah S1

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Rektor UKI Toraja Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, SE., M,Si., Ak., CA dengan Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) tentang Pelaksanaan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru Tahun Akademik 2025/2026. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) kembali mendapatkan kepercayaan dari pusat yakni dari […]

  • Dikepung Tanah Longsor, Pemda dan DPRD Tana Toraja Didesak Tuntaskan Ranperda Mitigasi dan Penanggulangan Bencana

    Dikepung Tanah Longsor, Pemda dan DPRD Tana Toraja Didesak Tuntaskan Ranperda Mitigasi dan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Mitigasi Bencana merupakan hal yang sangat penting bagi daerah dengan tingkat kerawanan tinggi, seperti Tana Toraja dan Toraja Utara. Apakah kedua daerah tersebut sudah memiliki aturan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Mitigasi dan Penanggulangan Bencana? KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan DPRD didesak segera menuntaskan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Mitigasi dan […]

  • Ini Identitas Dua Warga yang Meninggal Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    Ini Identitas Dua Warga yang Meninggal Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Identitas dua orang warga yang ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok di tengah hutan pinus Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Selasa, 16 November 2021, akhirnya terungkap. Kedua warga yang meninggal dunia karena ditimpa pohon di pondok hutan itu, diketahui bernama Yohanis Tanggaran alias Papa Ela, 45 Tahun, karyawan penyadap getah […]

  • Tingkatkan Cakupan Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Toraja Perkuat Peran Agen Perisai

    Tingkatkan Cakupan Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Toraja Perkuat Peran Agen Perisai

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Foto Bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan bersama Staf dan Agen Perisai diselah kegiatan pembinaan. (foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) adalah program dari BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk keagenan yang berperan membantu mendaftarkan para pekerja Indonesia dalam sektor informal agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Dengan adanya Perisai, maka seluruh pekerja informal yang […]

expand_less