Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Baru Kembali ke Komisi D, JRM Langsung Action di Jalan Poros Enrekang-Toraja

Baru Kembali ke Komisi D, JRM Langsung Action di Jalan Poros Enrekang-Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan menegur kontraktor dan PPK Proyek Preservasi Jalan Poros Enrekang-Toraja, karena pekerjaan yang sedang dilaksanakan dinilai beresiko bagi pengguna jalan.

Teguran dan arahan itu diutarakan JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan saat meninjau pekerjaan proyek Preservasi Jalan Poros Enrekang-Toraja, Rabu, 29 Juni 2022.

“Saya menegur dan mengarahkan  kontraktor dan PPK agar lebih profesional lagi dalam bekerja karena sangat banyak segmen jalan yang digali dan dibiarkan, akhirnya terjadi kemacetan lalu lintas yang sangat mengganggu pengguna jalan bahkan menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” terang JRM kepada wartawan di Makale, Kamis, 30 Juni 2022.

Menurut politisi Partai Golkar ini, metode preservasi memang beresiko terhadap kemacetan lalu lintas, tetapi pihak PPK dan kontraktor bisa menempuh langkah-langkah untuk meminimalisir kemacetan serta kecelakaan lalu lintas.

“Seharusnya mereka peka dan sebagai kontraktor besar mestinya sudah tahu mengatasi persoalan-persoalan seperti ini,” katanya.

Untuk meminimalisir kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, JRM menyarankan agar kontraktor, konsultan, dan PPK menggandeng kepolisian dan Dinas Perhubungan agar melakukan pendampingan dan pengaturan lalu lintas sehingga pekerjaan bisa berjalan lancar di satu sisi dan masyarakat tidak dirugikan atau merasa terganggu di sisi lain.

“Peningkatan, pembangunan atau preservasi jalan raya antar kabupaten sangat kita dukung dan ini menjadi fokus pemerintah dan DPRD Sulsel. Tapi dalam pelaksanaannya, mesti diupayakan agar masyarakat merasa nyaman dan tidak dirugikan,” pungkas JRM.

Pemantauan proyek provinsi ini dilakukan JRM setelah beberapa kali kembali ke Komisi D DPRD Sulsel sebagai Wakil Ketua Komisi. Sebelumnya, JRM pernah menduduki posisi Ketua Komisi D dan sangat sering turun ke lapangan memantau proyek-proyek yang dilaksanakan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, beberapa bulan, JRM sempat bergeser ke Komisi E, kemudian kembali lagi ke Komisi D. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batasi Mobilitas Warga, Polres Tana Toraja Bakal Tilang Truk Bermuatan Manusia

    Batasi Mobilitas Warga, Polres Tana Toraja Bakal Tilang Truk Bermuatan Manusia

    • calendar_month Minggu, 24 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja terus melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap kerumunan orang, yang menjadi salah satu protokol pencegahan virus Corona. Salah satu langkah yang akan diambil adalah penertiban truk bermuatan manusia, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penertiban truk bermuatan manusia ini dilakukan karena salah satu […]

  • Jelang Mutasi Pejabat di Toraja Utara, Dedy: Tak Ada Dendam Politik

    Jelang Mutasi Pejabat di Toraja Utara, Dedy: Tak Ada Dendam Politik

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jelang setengah tahun masa pemerintahannya, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Wakilnya, Andrew Silambi, baru berencana melakukan mutase pejabat, mulai dari eselon IV hingga eselon II. Mutasi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi pemerintah, juga mempercepat pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Dalam mutasi pertama ini, Bupati Toraja Utara […]

  • Lakalantas Maut Motor vs Motor, 3 Orang Meninggal, 1 Dirawat di RS

    Lakalantas Maut Motor vs Motor, 3 Orang Meninggal, 1 Dirawat di RS

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Kecelakaan lalu lintas yang merenggut 3 korban jiwa terjadi di jalan poros Rantepao-Makale, tepatnya di Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, Jumat, 15 Maret 2024 dini hari. Kecelakaan maut tersebut melibatkan dua sepeda motor jenis Honda Beat Street dengan Yamaha Mio M3. Akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita tersebut, […]

  • DSP Puji Sosok Dandim 1414 Tana Toraja yang Serius Bangun Gereja

    DSP Puji Sosok Dandim 1414 Tana Toraja yang Serius Bangun Gereja

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komandan Kodim (Dandim) 1414 Tana Toraja, Letkol Inf. Monfi Ade Candra, menggelar acara gala dinner bersama sahabat dari berbagai komunitas yang ada di Toraja, Selasa, 14 November 2023. Gala dinner ini digelar sebagai tanda perpisahan Letkol Inf Monfi Ade Candra yang sebentar lagi akan pindah tugas ke Kodam VI/Mulawarman Balikpapan, Kalimantan Timur. […]

  • Begini Respon Pemerintah Terkait Kasus Positif Demam Afrika pada Babi di Tana Toraja

    Begini Respon Pemerintah Terkait Kasus Positif Demam Afrika pada Babi di Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menindaklanjuti hasil investigasi dan hasil uji laboratorium Balai Besar Veteriner Maros (BBVet Maros) dari sampel ternak babi dari wilayah Tana Toraja, dinyatakan positif terjangkit virus African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika. Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung langsung Surat Edaran Nomor 107/VI/2023/Setda tanggal 3 Juni 2023 yang ditujukan […]

  • Pro Kontra Penimbunan Lapangan Bakti Rantepao Gunakan Ciping, Begini Penjelasan Kadis PUPR

    Pro Kontra Penimbunan Lapangan Bakti Rantepao Gunakan Ciping, Begini Penjelasan Kadis PUPR

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penimbunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Toraja Utara di Lapangan Bakti Rantepao, menimbulkan pro kontra di masyarakat. Pro kontra terjadi karena penimbunan dilakukan menggunakan batu split atau ciping. Polemik tidak saja terjadi di dunia nyata, tetapi juga terjadi di media sosial. Sebagian warga menyesalkan hal ini karena dikhawatirkan […]

expand_less