Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Barana’ Expo 2024 Sukses Digelar, Konsisten Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia

Barana’ Expo 2024 Sukses Digelar, Konsisten Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Barana’ Expo 2024 digelar selama tiga hari, mulai Kamis s/d Sabtu, 3-5 Oktober 2024. (foto: Ind/kareba-toraja).


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — SMA Kristen Barana’ terus membuktikan kualitasnya sebagai sekolah unggulan dan sekolah terbaik di Toraja dan Indonesia.

Event Barana’ Expo 2024 jadi ajang pembuktian bagi SMA Kristen Barana’ sebagai miniatur Indonesia.

Keragaman Budaya yang dipentaskan anak-anak SMA Kristen Barana’ pada event Barana’ Expo 2024 menjadi bukti kekayaan budaya Indonesia.

Barana’ Expo 2024 digelar selama tiga hari, mulai Kamis s/d Sabtu, 3-5 Oktober 2024.

Event ini menjadi ajang bagi siswa SMA Kristen Barana’ Toraja Utara mengeksplorasi seluruh minat, bakat, kreativitas dan kemampuan siswa yang diperolah selama proses pembelajaran.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah parade budaya dan pentas seni yang ditampilkan oleh para siswa SMA Kristen Barana’ dalam kegiatan tersebut.

Parade Budaya dan pentas seni di Barana’ Expo ini jadi ajang untuk menampilkan keragaman Budaya Nusantara mulai dari Sabang sampai Merauke mulai dari bahasa, tari-tarian, pakaian adat, aksesoris, kuliner dan lain sebagainya.

Siswa-siswa SMA Kristen Barana’ yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia tidak hanya dituntut untuk belajar ilmu pengetahuan tetapi dituntut untuk mempelajari dan memahami Budaya darimana mereka berasal.

Hal inilah yang membuat Pentas Seni dan Parade Budaya Nusantara yang ditampilkan dalam Barana’ Expo 2024 betul-betul mencerminkan wajah Indonesia yang sesungguhnya.

Totalitas siswa SMA Kristen Barana’ menampilkan ragam seni budaya dari daerahnya menjadi bukti pendidikan di SMA Barana’ tidak hanya menekankan pada disiplin ilmu pengetahuan saja tapi menuntut peserta didik untuk memahami dan mencintai Budayanya.

Parade budaya dan pentas seni yang ditampilkan oleh para siswa SMA Kristen Barana’ dalam kegiatan Barana’ Expo 2024.

Selain Pentas Seni dan Parade Budaya, event Barana’ Expo 2024 juga diisi dengan kegiatan lomba debat tingkat SMA/SMK, lomba speech (lomba pidato bahasa inggris) tingkat SMP serta banyak kegiatan menarik lainnya.

Sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini melalui pameran pendidikan.

Kepala SMA Kristen Barana’, Marthen Kalalembang S.Th. M.Pd dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun karena dipandang perlu sebagai ajang untuk mendorong dan memotivasi siswa dan seluruh komponen di SMA Kristen Barana’ untuk membangkitkan semangat mencintai dan menghargai budaya Indonesia.

Kegiatan ini sebagai perwujudan kompetensi dan kreativitas yang dimiliki oleh anak didik mulai dari persiapan hingga pementasan.

Sementara itu Ketua Yayasan Perguruan Kristen Makale (YPKT) DR. Isak Pasulu mengatakan kegiatan ini snagat penting karena menjadi momentum untuk merefleksi betapa pentingnya memperingati Bulan Bahasa yang bukan saja memuliakan tentang bahasa tapi tentang kemanusiaan yang menjadi titik awal lahirnya peradaban manusia.

Isak Pasulu berharap kegiatan ini terus dilanjutkan dan tidak hanya sekedar ceremony belaka tapi siswa bisa mengambil makna dan pelajaran dari dalamnya.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Tien Suharti, S.Pd.,M.Si dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Barana’ Expo 2024 mengawali sambutannya dengan memuji SMA Kristen Barana’ sebagai SMA dari Toraja yang memperoleh nilai tertinggi UTBK dan tetinggi ke-5 Se-Sulsel dan peringkat Ke-10 se-Indonesia.

Tien Suharti berharap siswa SMA Kristen Barana’ terus meningkatkan prestasi yang sudah diraih saat ini. (*)

Penulis: Tim Kareba Toraja
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPDATE: Dua Bencana Tanah Longsor di Tana Toraja, 18 Meninggal, 3 Orang Hilang

    UPDATE: Dua Bencana Tanah Longsor di Tana Toraja, 18 Meninggal, 3 Orang Hilang

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Kecamatan di Kabupaten Tana Toraja, Sabtu, 13 April 2024, menyebabkan 18 orang warga meninggal dunia tertimbun material longsor. Kedua lokasi longsor itu, masing-masing di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale dan Dusun Pangra’ta, Lembang Randanbatu, Kecamatan Makale Selatan. Di Dusun Palangka, material longsor menimbun 17 […]

  • Permudah Transaksi Keuangan, CU Sauan Sibarrung Luncurkan Aplikasi CU SuperApp

    Permudah Transaksi Keuangan, CU Sauan Sibarrung Luncurkan Aplikasi CU SuperApp

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Peluncuran Aplikasi CU SuperApp secara resmi di halaman Kantor Pusat CU Sauan Sibarrung. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Aplikasi berbasis digital, CU SuperApp resmi diluncurkan pada acara pembukaan Sauan Sibarrung Expo 2025, yang digelar di halaman Kantor Pusat CU Sauan Sibarrung, Mandetek, Makale Utara, Tana Toraja, Rabu 22 Januari 2025. Peluncuran Aplikasi berbasis […]

  • Cegah ASF, Bupati Toraja Utara Larang Perdagangan Ternak Babi Antar Daerah

    Cegah ASF, Bupati Toraja Utara Larang Perdagangan Ternak Babi Antar Daerah

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melarang pedagang, perusahaan, atau perorangan untuk memasukkan atau mengeluarkan ternak babi dan produk olahannya, dari dan ke wilayah Kabupaten Toraja Utara. Larangan ini berlaku efektif sejak 30 Mei 2023 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Larangan perdagangan ternak babi antar daerah ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati […]

  • Lampu Gantung Berukuran Besar di Gedung Tammuan Mali’ Jatuh, Nyaris Menimpa Petugas dan Peserta Vaksinasi Covid-19

    Lampu Gantung Berukuran Besar di Gedung Tammuan Mali’ Jatuh, Nyaris Menimpa Petugas dan Peserta Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah insiden menegangkan dan nyaris mencelakakan sejumlah petugas dan peserta vaksinasi Covid-19 terjadi di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Tana Toraja, Jumat, 26 Maret 2021 siang. Satu unit lampu gantung berukuran besar yang berada di tengah gedung jatuh dari atas plavon gedung setinggi kurang lebih 10 meter. Lamput pecah dan terhambur di meja […]

  • Capaian BPJS Kesehatan, Kepesertaan Program JKN Capai 98,45% Secara Nasional

    Capaian BPJS Kesehatan, Kepesertaan Program JKN Capai 98,45% Secara Nasional

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Public Ekspose Laporan Kinerja BPJS Kesehatan tahun 2024. (Foto/HumasBPJSKesehatan)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kemudahan akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah pedalaman dan perbatasan. Sepanjang tahun 2024, layanan Program JKN semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kanal layanan digital, on site, […]

  • Material Longsor Tutup Jalan dan Rusak Sekolah di Buntu Pepasan, Toraja Utara

    Material Longsor Tutup Jalan dan Rusak Sekolah di Buntu Pepasan, Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Toraja Utara, Rabu, 22 Maret 2023 menyebabkan bencana alam tanah longsor di Dusun Salukanan, Lembang (Desa) Ponglu, Kecamatan Buntu Pepasan. Material longsor setebal kurang lebih setengah meter menutupi badan jalan poros Pangala’-Sapan, sehingga tak bisa dilalui kendaraan. Selain itu, material longsor juga menerjang dua ruang kelas […]

expand_less