Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Atlet Berdarah Toraja Asal Berau Ini Raih Tiga Medali di Sea Games Kamboja 2023

Atlet Berdarah Toraja Asal Berau Ini Raih Tiga Medali di Sea Games Kamboja 2023

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, KALTIM — Keinginannya membela dan mengharumkan nama negara lewat jalur olahraga kini tercapai. Dia bersama Tim Kriket Indonesia berhasil membawa pulang, satu medali emas dan dua perak ke Indonesia pada ajang pesta olahraga Asia Tenggara, Sea Games Kamboja 2023.

Nama lengkapnya, Berliana Duma Pare. Lahir di Berau, Kalimantan Timur, 3 Januari 1992 dari pasangan Duma Pare yang berasal dari Dende’ dan Agustina Pini dari Piongan. Dia asli produk Denpiku, Toraja Utara.

Akrab disapa Berlian. Mulai menyukai olahraga Kriket sejak tahun 2014 saat kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman Samarinda, Jurusan Olahraga.

“Basic saya sebenarnya Atletik. Tapi waktu kuliah tahun 2014, Kriket masuk sosialisasi di kampus kami. Dan dosen saya bilang, ini peluang besar. Kamu harus tekuni cabor (cabang olahraga) ini,” tutur Berlian, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Sabtu, 20 Mei 2023.

“Sejak menekuni olahraga, saya punya satu keinginan besar, yakni membela dan mengharumkan nama negara. Kemudian, saya melihat di Kriket inilah peluang saya,” ujar Berlian lebih lanjut.

Setelah aktif di cabang Kriket, beragam prestasi pun mulai menghampirinya. Setelah tamat dari Universitas Mulawarman, tepatnya tahun 2015, Berlian mengikuti seleksi Pra PON cabang Kriket, juga seleksi Tim Nasional.

“Tahun 2015 saya sudah gabung di Timnas. Setahun kemudian, mulai ikut PON di Jawat dan mendapat medali perunggu,” urai Berlian.

Kemudian, tahun 2017 Berlian mulai ikut Sea Games di Malaysia bersama Timnas Indonesia. Pada Sea Games yang dilaksanakan di Kuala Lumpur tersebut, tim Kriket Indonesia membawa pulang satu medali perak.

“Tahun 2019, saya sempat ikut kualifikasi dunia di Fanuatu, tapi nggak lolos,” katanya.

Meski begitu, Berlian tidak putus asa. Tahun 2021, dia PON Papua mewakili Provinsi Kalimantan Timur. Mereka mendapat 1 perak, 1 perunggu.

“Di PON Papua itu, ada sekitar 5 anak Toraja yang ikut dari Kaltim, dengan cabang olahraga yang berbeda-beda,” kata Berlian.

Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, SE, kedua orang tua, dan warga Toraja di Berau, menyambut kedatangan Berlian di Bandara. (Foto: dok. istimewah).

Di tahun berikutnya, 2022, Berlian dan timnya mengikuti Kejuaraan ICC di Singapura. Lalu, pulang dan masuk Pelatnas di Bali untuk persiapan Sea Games Cambodia 2023.

“Puji Tuhan, di Sea Games Kamboja, kami mendapat 1 medali emas dan 2 medali perak,” ujar Berlian.

Timnas Indonesia memperoleh medali emas pada nomor Sixes a Slide Putri, 1 Medali Perak di nomor ODI (50 Over) Putri, 1 Medali Perak di nomor T’20 Putri.

Disambut Wabup dan Pakaian Toraja

Usai pelaksaan Sea Games di Kamboja, Berlian dan seorang kawannya sesame atlet Kaltim, Laily, kembali ke Samarinda. Tanpa diduga, di Bandara, Berlian disambut Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, SE. Juga kedua orang tuanya dan kerabat yang ada di Berau.

Yang unik, saat penyambutan, orang tua dan beberapa kerabat serta warga Toraja di Berau mengenakan pakaian adat Toraja. Ada juga spanduk bertuliskan “Selamat Datang Sang Juara Sea Games Cambodia “BERLIANA DAN TIM KRIKET INDONESIA”. Kami Sangtorayan Berau Sangat Bangga Padamu.”

Kerabat dan warga Toraja di Berau menyambut kedatangan Berliana Duma Pare, atlet Kriket Indonesia yang baru selesai bertandi di Sea Games Cambodia 2023. (Foto: dok. istimewah).

“Bangga, senang, haru juga. Terima kasih atas perhatian pemerintah Kabupaten Berau dan semuanya. Juga orang tua, kerabat, serta seluruh Sangtoraya yang terus memberikan dukungan serta doa,” tutur Berlian.

Berkat prestasinya di bidang olahraga, bungsu dari tiga bersaudara kini diangkat pemerintah menjadi Guru di SDN 007 Tanjung Redep.

Kepada seluruh generasi muda Toraja, lajang berusia 30 tahun ini berpesan, jika ingin meraih prestasi harus selalu berusaha dan bekerja keras; tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha. “Memang tidak gampang, tapi dengan kerja keras dan usaha, semua bisa dicapai,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Kebakaran hebat terjadi di Dusun Tanete Pa’bosok, Lembang Buntu Batu, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Jumat, 20 Agustus 2021. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita itu menghanguskan satu unit rumah adat Toraja, Tongkonan dan satu unit rumah panggung milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun harta benda yang […]

  • Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Buntu Tabang, Gandangbatu Sillanan

    Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Buntu Tabang, Gandangbatu Sillanan

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga Dusun Pangala’, Lembang Buntu Tabang, Kecamatan Gandangbatu Sillanan,Tana Toraja, Rabu, 28 Juli 2021. Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Matius Maro itu terjadi sekitar pukul 04.15 Wita dini hari. Kristiani Gala Buli, warga setempat mengatakan penyebab kejadian ini karena adanya kabel yang koslet dan angin begitu […]

  • Atasi Rasa Takut dan Gagal pada Mahasiswa, UKI Toraja Gelar Workshop Pengembangan Diri

    Atasi Rasa Takut dan Gagal pada Mahasiswa, UKI Toraja Gelar Workshop Pengembangan Diri

    • calendar_month Ming, 15 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Untuk membantu mahasiswa mengatasi rasa takut menghadapi kesulitan, takut gagal, dan lain-lain, yang bisa menghambat karir dan masa depan, Tim Konselor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menggelar Workshop Pengembangan Diri. Workshop yang digelar pada Jumat, 13 Oktober 2023 di Kampus 3 UKI Toraja itu menghadirkan pembicara utama, Morris T. CPP, CCP. Workshop […]

  • Jadi Pendaftar Pertama, Victor Optimis Kembali Pimpin Golkar Tana Toraja

    Jadi Pendaftar Pertama, Victor Optimis Kembali Pimpin Golkar Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Mantan Ketua DPD II Partai Golkar, yang juga mantan Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara mendaftarkan diri menjadi Bakal Calon Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Senin, 5 April 2021. Politisi yang akrab disapa VDB itu merupakan pendaftar pertama di hari pertama pembukaan pendaftaran oleh Panitia Musda Partai Golkar Tana […]

  • Pencuri yang Ditangkap Warga dan Polisi di Sopai Ternyata Sudah Melakukan Aksi di 17 Lokasi

    Pencuri yang Ditangkap Warga dan Polisi di Sopai Ternyata Sudah Melakukan Aksi di 17 Lokasi

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Nbr (29), seorang pemuda yang tertangkap tangan oleh warga dan polisi saat hendak mencuri di sebuah kios di Lembang Salu Sopai, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, Sabtu, 2 Maret 2024, ternyata pernah melakukan pencurian pada 17 lokasi berbeda di Toraja Utara. Lelaki pengangguran ini masuk kategori pencuri spesialis kios. Terungkapnya 17 lokasi lain […]

  • Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

    Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebanyakan orang takut dengan jarum suntik atau alat medik yang bersifat invasive (menyakiti tubuh). Hal inilah yang mendorong Rombe Tolangi, mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja untuk menciptakan sebuah alat pengukur kadar gula darah yang berkarakter non-invasive (tanpa menyakiti tubuh orang) dengan memanfaatkan sensor GSR (Galvanic Skin Resistance) dan Mikrokontrol Arduino Uno. Cara […]

expand_less