Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Apel Gabungan Dipimpin OmBas Mulai Pukul 07.45 Wita, Banyak Pegawai Terlambat

Apel Gabungan Dipimpin OmBas Mulai Pukul 07.45 Wita, Banyak Pegawai Terlambat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski banyak yang datang lebih awal, namun tak sedikit pula yang terlambat mengikuti Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin langsung Bupati Toraja Utara yang baru dilantik, Yohanis Bassang.

Apel Gabungan yang digelar di Lapangan Bakti Rantepao itu dimulai tepat pukul 07.45 Wita diikuti ribuan ASN se Toraja Utara, juga para Kepala Lembang dan aparatnya.

Pantauan kareba-toraja.com, saat apel sudah dimulai, masih banyak ASN dan beberapa Kepala Lembang yang masih tergopoh-gopoh memasuki lapangan. Saat Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mulai memberikan arahan, masih ada juga ASN yang mengenakan pakaian putih hitam, yang mencoba menyelonong ke barisan belakang. Terlihat beberapa anggota Satpol PP yang berjaga di sekeliling lapangan mencoba mencegah para ASN yang terlambat itu agar tidak masuk dalam barisan. Karena hal itu pula maka saat apel berlangsung, masing banyak ASN yang ada di luar lapangan.

Terlambat, bolos, dan alpa pada jam kerja, kata Yohanis Bassang, merupakan mental yang buruk. Hal itu tidak boleh lagi terjadi saat OmBas-Dedy memimpin Kabupaten Toraja Utara.

“Ubah itu! Hati-hati, kalau masih malas-malas, kalian akan berhadapan dengan saya,” tegasnya.

Terlihat pula bahwa para ASN dan Kepala Lembang yang datang mengikuti apel membawa serta dua jenis tanaman, yakni Tabang dan Belo Bubun; yang kemudian ditanam di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan poros Makale-Rantepao, mulai dari perbatasan Rantelemo hingga ke depan Kodim 1414 Tana Toraja, usai apel.

Penanaman dua jenis tanaman yang dilakukan ribuan ASN di sepanjang jalan poros Makale-Rantepao ini dipimpin langsung OmBas, sapaan akrab Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang.

“Tanaman ini adalah milik Anda, maka dari itu, mesti dijaga dan dipelihara, agar daerah kita yang dikenal sebagai daerah pariwisata ini bisa asri dan rapih,” tegas OmBas sebelum penanaman dimulai.

Ada banyak hal yang diarahkan OmBas kepada para ASN dan Kepala Lembang. Mulai dari soal pelayanan, disiplin, hingga perjalanan dinas (baca berita terkait). Dia menyebut, OmBas-Dedy hadir sebagai pelayan, bukan untuk dilayani. Hal itu harus pula menjadi landasan berpikir dan bertindak aparatur sipil negara dan para kepala lembang di Toraja Utara.

Apel Gabungan yang dihadiri ribuan ASN, Kepala Lembang, dan aparatnya ini juga dihadiri Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama’ dan beberapa anggota dewan, Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati, Wakil Bupati Frederik Victor Palimbong, Sekda Toraja Utara Rede Roni Bare, dan beberapa pejabat lainnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pilkada 2024, PGIW Sulselbara Gelar Seminar Budaya Damai

    Jelang Pilkada 2024, PGIW Sulselbara Gelar Seminar Budaya Damai

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara (Sulselbara) menggelar Seminar Budaya Damai (foto: dok. istimewa/kareba-toraja).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Menghadapi pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang, Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara (Sulselbara) menggelar Seminar Budaya Damai yang […]

  • Polres Toraja Utara Hentikan Rambu Solo’ di Nanggala dan Pernikahan di Rantepao

    Polres Toraja Utara Hentikan Rambu Solo’ di Nanggala dan Pernikahan di Rantepao

    • calendar_month Sab, 26 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara mulai menindak tegas segala bentuk kegiatan sosial yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menyebarkan virus Corona di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Melaksanakan Maklumat Kapolri, Sabtu, 26 Desember 2020, personil Polres Toraja Utara, Polsek Tondon Nanggala, dan Polsek Rantepao, menghentikan dua kegiatan sosial masyarakat, yakni Rambu Solo’ dan Rambu Tuka. […]

  • Polres Tana Toraja Kerahkan 268 Personil Gabungan dalam Operasi Ketupat Pengamanan Idul Fitri 2024

    Polres Tana Toraja Kerahkan 268 Personil Gabungan dalam Operasi Ketupat Pengamanan Idul Fitri 2024

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja menurunkan ratusan personil gabungan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2024. Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat-2024 dilaksanakan di Pelataran Kolam Makale, Rabu, 3 April 2024. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, dihadiri Wakil Bupati Tana Toraja, Dandim 1414 Tana Toraja yang diwakili Pabung […]

  • Bupati Toraja Utara Pimpin Langsung Evakuasi Longsor yang Merusak Pondok Rambu Solo’ dan Jalan Poros Buntao

    Bupati Toraja Utara Pimpin Langsung Evakuasi Longsor yang Merusak Pondok Rambu Solo’ dan Jalan Poros Buntao

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang memimpin langsung proses evakuasi material longsor yang menutupi badan jalan poros Buntao dan merusak pondok Rambu Solo’ milik warga setempat, Sabtu, 19 Maret 2022 malam. Bencana alam tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.30 Wita, Sabtu, 19 Maret 2022 di Lingkungan Salu Losso’, Kelurahan Tallangsura, Kecamatan Buntao. Akibat […]

  • Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    • calendar_month Rab, 11 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah tentang seorang pemahat batu asal Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja. Namanya Monto. Sehari-harinya, pria lulusan SMA ini bekerja sebagai pengrajin atau pemahat batu. Batu hasil pahatan Monto ini biasanya digunakan masyarakat sebagai pengalas tiang rumah (parandangan, dalam istilah Toraja). Meski berprofesi sebagai pemahat batu, namun hal itu tidak menyurutkan niat Monto untuk berkontribusi […]

  • Terancam 4 Tahun Penjara, 5 Penjudi Sabung Ayam di Tana Toraja Segera Disidang

    Terancam 4 Tahun Penjara, 5 Penjudi Sabung Ayam di Tana Toraja Segera Disidang

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyidik Kepolisian Resor Tana Toraja menyerahkan lima tersangka tindak kriminal perjudian sabung ayam beserta barang bukti ke Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejari Makale, Selasa, 17 Mei 2022. Kelima tersangka tersebut, masing-masing JT (40 tahun), BB (53 tahun), RR (43 tahun), JB (36 tahun), dan MM (38 tahun). Kelima tersangka ini, menurut Kasat […]

expand_less