Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Lokasi Festival Layang-Layang Dipindahkan ke Bandara Rantetayo

Lokasi Festival Layang-Layang Dipindahkan ke Bandara Rantetayo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pertama kalinya permainan tradisional layang-layang akan digelar secara meriah dalam bentuk event promosi Wisata Toraja bertajuk Festival Layang -layang Sulawesi Selatan yang akan digelar 11 Maret 2023 mendatang di Tana Toraja.

Kegiatan yang diprakarsai anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Partai Golkar, John Rende Mangontan ini awalnya dijadwalkan digelar di Lapangan Rantekalua’, Kecamatan Mengkendek.

Namun 8 hari menjelang acara digelar, lokasi pelaksanaan kegiatan dipindahkan ke Bandara Pongtiku Rantetayo. Bandara ini sudah tidak dipakai sejak beroperasinya Bandara Toraja (Toraja Airport) di Kecamatan Mengkendek.

Pemindahan lokasi kegiatan ini dilakukan karena lapangan Rantekalua’ Kecamatan Mengkendek tidak mendapatkan izin dari PLN untuk digunakan karena sekitar lokasi rencana pelaksanaan Festival ternyata dilintasi jaringan Saluran Udara Tenaga Ekstra Tinggi (SUTET).

PLN menyebut dalam radius 500 meter dari jaringan SUTET sangat beresiko melakukan aktifitas sehingga PLN tidak memberikan izin kegiatan.

Selain jaringan SUTET, Lokasi festival juga merupakan jalur penerbangan Seko – Toraja .

Lokasi bekas Bandara Rantetayo dipilih karena kondisinya lebih bagus untuk bermain layang-layang dan sudah mendapatkan izin dari Kepala Bandara Toraja.

Festival layang-layang ini merupakan event pertama dari 4 event promosi wisata yang digagas JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan, yang akan digelar sepanjang tahun 2023 ini di Tana Toraja.

Keempat event promo wisata yang akan digelar sepanjang tahun 2023 ini diumumkan JRM saat menggelar ibadah natal keluarga dirumahnya di tengan kecamatan Mengkendek pertengahan Januari 2023 lalu.

Empat event promo wisata itu, diantaranya Festival Layang-layang pada bulan Maret, Festival Tari Pagellu’ Todolo dan Paduan Suara tingkat SMA di bulan April, Toraja Carnaval jilid II di bulan Juli, dan Paduan Suara internasional di bulan Desember 2023.

JRM mengatakan untuk Festival Layang-layang akan dikemas dalam bentuk lomba ketangkasan dan kreasi dengan muatan lokal budaya Toraja.

JRM mengatakan panitia akan bekerja sama dengan Pengurus Pusat Persatuan Layangan Aduan Seluruh Indonesia (PERLASI) dan juga akan menghadirkan atlet layangan aduan tingkat nasional.

Peserta lomba layang-layang nantinya wajib menggunakan Baju adat Toraja (Seppa Tallu Buku) dan kreasi layang-layang berciri khas Toraja dengan jumlah peserta sebanyak 110 karena bertepatan dengan 110 tahun Injil Masuk Toraja ( IMT)sehingga event layang -layang ini bagian dari rasa sykur kita atas peringatan 110 tahun IMT.

Hingga saat ini sudah 32 tim untuk kategori layang aduan yang telah mendaftar ke panitia. Peserta terjauh yang Sudah mendaftar adalah dari Jakarta dan Manado.

Sementara untuk kategori kreasi sudah ada 15 tim yang mendaftar ke panitia. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Toraja Utara Buka Event Toraja International Festival Gelaran ke 8, Live Tanggal 19 Desember

    Bupati Toraja Utara Buka Event Toraja International Festival Gelaran ke 8, Live Tanggal 19 Desember

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LOLAI — Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan membuka event Toraja Internasional Festival (TIF) tahun 2020 di objek wisata To’Tombi, Lolai, Kecamatan Kapala Pitu, Sabtu, 12 Desember 2020. Event promosi wisata yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata ini sudah memasuki gelaran tahun ke 8. Oleh karena digelar di tengah pandemi Covid-19, event ini dibatasi untuk ditonton […]

  • Lagi, Puluhan Pasangan Muda Mudi Terjaring Razia Satpol PP di Rumah Kost dan Wisma

    Lagi, Puluhan Pasangan Muda Mudi Terjaring Razia Satpol PP di Rumah Kost dan Wisma

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Polisi Pamong Praja Toraja Utara kembali melakukan razia di sejumlah rumah kost dan wisma kelas melati, Kamis, 7 April 2022 dini hari. Hasilnya, puluhan pasangan muda mudi yang bukan suami istri terjaring dalam operasi tersebut. Sebelumnya, pada akhir Maret 2022 yang lalu, Satpol PP Toraja Utara juga menjaring lima pasangan muda […]

  • Setelah Dihitung Ulang, Samuel Pulung Dinyatakan Sebagai Pemenang Pilkalem Gandangbatu

    Setelah Dihitung Ulang, Samuel Pulung Dinyatakan Sebagai Pemenang Pilkalem Gandangbatu

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Calon nomor urut 4, Semuel Pulung, akhirnya ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Kepala Lembang (Pilkalem) Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, setelah Panitia melakukan perhitungan ulang pada Rabu, 3 November 2021. Sebelumnya, hasil Pilkalem Gandangbatu belum bisa ditentukan karena ada dua calon yang memiliki suara terbanyak sama, yakni calon nomor urut 2, Lukas Fangala dan […]

  • OPINI: Kekristenan dan Adat Toraja; Tantangan Inkulturasi Nilai dalam Ruang Sosial dan Hukum

    OPINI: Kekristenan dan Adat Toraja; Tantangan Inkulturasi Nilai dalam Ruang Sosial dan Hukum

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Marthen B. Salinding,S.H,H.H Dalam masyarakat Indonesia, agama sering kali menjadi kekuatan transformatif yang memengaruhi budaya lokal. Di banyak wilayah mayoritas Muslim, misalnya, budaya yang lahir cenderung memiliki nuansa Islami, baik dalam struktur sosial, tradisi, hingga ekspresi kesenian. Namun realitas ini tampak berbeda di Toraja. Meskipun mayoritas masyarakat Toraja telah memeluk agama Kristen sejak […]

  • Beraksi di Tiga Lokasi Berbeda, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Tim Batitong Maro

    Beraksi di Tiga Lokasi Berbeda, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Tim Batitong Maro

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dari sisi usia, masih dibawah umur. Tapi aksi remaja tanggung asal Santung, Kelurahan To’sapan, Kecamatan Makale, Tana Toraja ini terbilang ahli. Betapa tidak, dalam kurun waktu yang tidak lama, dia berhasil menggasak harta benda dalam rumah yang sedang ditinggalkan pemiliknya di tiga lokasi berbeda. Remaja ini pun disebut pencuri spesialis rumah kosong. […]

  • Usai Diresmikan, Perpustakaan Moderen Tana Toraja Dapat Donasi Buku

    Usai Diresmikan, Perpustakaan Moderen Tana Toraja Dapat Donasi Buku

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Perpustakaan modern di Tana Toraja terus memperlihatkan eksistensinya sebagai gudang literasi bagi anak sekolah, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Banyak pihak juga mulai menaruh harapan besar terhadap keberadaan perpustakaan moderen yang baru diresmikan oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando pada Senin, 30 Mei 2022. Salah satu bukti dukungan terhadap keberadaan perpustakaan […]

expand_less