Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » KPH Saddang I Akui Kecolongan Terkait Pengrusakan Kawasan Hutan di Lembang Gasing Mengkendek

KPH Saddang I Akui Kecolongan Terkait Pengrusakan Kawasan Hutan di Lembang Gasing Mengkendek

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kondisi Kawasan Hutan di Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek yang digarap secara ilegal. (Foto: Arsyad)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang 1 angkat bicara terkait aksi masyarakat adat Gasing yang mengusir paksa oknum penggarap yang melakukan aktivitas ilegal dalam kawasan hutan yakni berladang dan beternak yang mengakibatkan kerusakan ekosistem hutan.

Aksi yang dipimpin langsung Kepala Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek ini dilakukan pada 08 Agustus 2026 lalu bersama ratusan masyarakat adat.

Kepala Kantor KPH Saddang 1 melalui Kepala Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Yohanis Manan Tanda kepada Wartawan Rabu 30 September 2026 mengatakan berdasarkan peta kawasan hutan, wilayah tersebut memang masuk kawasan hutan dengan fungsi HPT (Hutan Produksi Terbatas).

Yohanis mengakui bahwa berdasarkan hasil penelusuran di lapangan disana telah terjadi aktivitas masyarakat meskipun belum memiliki izin.

Ditanya terkait tidak adanya penindakan dan terkesan adanya pembiaran sehingga penggarap leluasa melakukan pengrusakan kawasan hutan, Yohanis mengaku personil KPH mengalami keterbatasan personil dengan luas kawasan hutan yang harus dipantau yang cukup luas yang tersebar di 19 Kecamatan.

Yohanis menyebut jumlah personil Polisi Kehutanan hanya 5 orang dengan luas hutan 110.000 hektare kawasan hutan.

“Keterbatasan kami tidak semua kami jangkau, seandainya kami cepat ketahui mungkin kami akan melakukan penindakan” tutur Yohanis.

Kami berterima kasih dan cukup terbantu atas adanya informasi dari media sehingga kami langsung berkomunikasi dengan pihak Kepolisian dan Camat agar tidak menimbulkan konflik sosial.

Yohanis mengakui bahwa ada penurunan debit air dari kawasan hutan dengan adanya penebangan pohon namun bukan sepenuhnya karena penebangan pohon melainkan karena memang adanya kondisi cuaca kemarau atau elnino.

Yohanis mengatakan pihaknya sudah mengusulkan untuk dilakukan rehabilitasi kembali di kawasan tersebut.

Terkait sanksi pidana terhadap para pelaku pengrusakan kawasan hutan, Yohanis mengatakan pihaknya sedang berkomunikasi dengan penegak hukum terkait mekanisme dan tahapan yang akan dilakukan terkait penegakan hukumnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan masyarakat yang mengatasnamakan diri Masyarakat Adat Lembang Gasing mendatangi kawasan hutan di wilayah Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek, Sabtu 08 Agustus 2026.

Kedatangan ratusan masyarakat adat di kawasan hutan dipimpin langsung oleh Kepala Lembang Gasing dan Tokoh Adat untuk menghentikan paksa aktivitas ilegal dalam kawasan hutan yang menyebabkan masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih, situs sejarah peradaban “Tallu Lembangna” menjadi rusak serta kolam alam “Mengguliling” yang berada di tengah hutan yang selama ini disakralkan dan dijaga masyarakat karena menjadi penyimpan cadangan air dan kini telah mengering.

Masyarakat yang tiba di lokasi langsung menebang dan mencabut semua tanaman yang tanam oleh oknum penggarap serta memasang papan peringatan agar siapapun yang beraktivitas dalam wilayah hutan gasing agar segera meninggalkan lokasi untuk selamanya.

Tokoh Adat Gasing Paulus Herman Pakadang mengatakan penertiban secara paksa ini dilakukan setelah para penggarap yang berasal dari luar Lembang Gasing sudah beberapa kali diberikan peringatan untuk keluar dan tidak lagi menggarap hutan namun tidak diindahkan. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Hukum HK & Associates Adukan Kejanggalan Proses Eksekusi Tongkonan Ka’pun ke MA dan Komnas HAM

    Kantor Hukum HK & Associates Adukan Kejanggalan Proses Eksekusi Tongkonan Ka’pun ke MA dan Komnas HAM

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 1Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Eksekusi fisik yang dilakukan Pengadilan Negeri Makale terhadap Tongkonan Ka’pun beserta 10 bangunan lainnya, pada Jumat, 5 Desember 2025 berbuntut panjang. Eksekusi yang dinilai mengabaikan budaya serta menerobos prosedur hukum itu, kini diadukan ke Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) Republik Indonesia dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Pihak yang […]

  • Welem Sambolangi’ Lantik Pengurus Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Gandangbatu Sillanan

    Welem Sambolangi’ Lantik Pengurus Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Gandangbatu Sillanan

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Ketua Harian Pramuka Kwartir Cabang Tana Toraja yang juga ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi melantik dan mengukuhkan Pengurus Kwartir Ranting Pramuka Kecamatan Gandangbatu Sillanan masa Bakti 2021 – 2024. Pelantikan dan pengukuhan digelar pada Rabu, 8 Desember 2021, di SDN 142 Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Welem Sambolangi menggantikan Ketua umum […]

  • Anggota DPR RI, Eva Rataba bersama Organisasi Lintas Agama Bagi-bagi Takjil Ramadhan di Makale

    Anggota DPR RI, Eva Rataba bersama Organisasi Lintas Agama Bagi-bagi Takjil Ramadhan di Makale

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota Komisi X DPR RI dari Partai Nasdem, Eva Stevany Rataba menggelar aksi bagi-bagi takjil bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar Bundaran Plaza Kolam Makale, Selasa, 4 Mei 2021 sore. Dalam aksinya, Eva Stevany Rataba mengajak Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Tana Toraja, Organisasi Lintas Agama, seperti PMKRI, GMKI, […]

  • 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp 4,166 Triliun, BRImo Rajai Aplikasi Digital Finansial

    49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp 4,166 Triliun, BRImo Rajai Aplikasi Digital Finansial

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan dominasinya dalam peta perbankan digital nasional. Lewat Super App BRImo, BRI bersama Danantara konsisten memperkuat pemanfaatan teknologi demi memperluas dan meratakan akses keuangan hingga ke pelosok negeri. ​Hingga Juni 2026, BRImo mencatatkan pertumbuhan impresif dengan menggaet 49,7 juta pengguna. Selain jumlah pengguna yang melejit, aktivitas […]

  • Bupati Tana Toraja Terbitkan Surat Edaran Pengaktifan Kegiatan Pos Kamling

    Bupati Tana Toraja Terbitkan Surat Edaran Pengaktifan Kegiatan Pos Kamling

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja terbitkan Surat Edaran Pengaktifan Pos Kamling tindak lanjut maraknya aksi Pencurian di Rumah Ibadah. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada para Camat, Lurah dan Kepala Lembang dalam wilayah Kabupaten Tana Toraja. Surat edaran tertanggal 16 Juni 2025 yang ditandangani langsung Bupati Tana […]

  • Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hati-hati meneriaki atau mencap seseorang dengan kata “pelakor” (perebut laki orang). Karena dampaknya bisa fatal, berujung ke pidana. Seperti yang dialami oleh seorang ibu berinisial LL (47 tahun), warga Tiroali, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Dia dianiaya oleh tetangga kampungnya, SY (24 tahun), gegara diteriaki “pelakor” saat berpapasan di Jalan Rarukan, Kelurahan […]

expand_less