Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kasus Penganiayaan di Salu; Terduga Pelaku Laporkan Korban Atas Dugaan Penghinaan

Kasus Penganiayaan di Salu; Terduga Pelaku Laporkan Korban Atas Dugaan Penghinaan

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa MS (33), warga Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, memasuki babak baru. Terduga pelaku malah melaporkan kembali korban ke polisi.

Terduga pelaku, MK, bersama keluarganya mendatangi Mapolres Toraja Utara pada Rabu, 30 September 2026 untuk melaporkan balik korban (MS) atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan.

Selain membuat laporan, MK dan keluarganya juga meluruskan sejumlah hal yang beredar sebelumnya. Menurut Yohanis Linggi, keluarga terduga pelaku, MK tidak menghadang korban di jalan seperti yang diberitakan. Ia menegaskan bahwa justru korban yang menghadang dan melontarkan kata-kata hinaan kepada terduga pelaku.

BERITA TERKAIT: Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

“Terduga pelaku pergi mengojek orang sakit ke Mareali. Pas pulang dia tidak melihat korban lalu terduga pelaku terus jalan ke Salu untuk pulang. Pas sampai di rumah sepupunya, korban menghadang terduga pelaku dan mengatai terduga pelaku “kau anjing, kau pelacur, kau dibayar satpam 50 ribu’,” jelas Yohanis Linggi, salah satu perwakilan keluarga MK kepada wartawan di Mapolres Toraja Utara.

Yohanis Linggi menyatakan, dalam peristiwa itu korban lebih dulu meludahi terduga pelaku setelah melontarkan hinaan tersebut. Terduga pelaku yang tidak terima kemudian mengejar korban, meludahi balik, dan memukul korban.

“Sebagai manusia punya harga diri, punya suami, punya anak sudah besar, malu. Spontan dia kejar dan dia pukul dua kali di rumah teman korban, banyak yang lihat. Kalau kasus penganiayaan ini saya kira tindak pidana ringan,” ujar Yohanis Linggi.

Yohanis Linggi menilai korban tidak puas karena terduga pelaku tidak ditahan atau dipenjara. “Karena ini korban yang pura-pura gila, dia tidak puas kalau terduga pelaku tidak masuk penjara,” tambahnya.

 

Kendati demikian, Yohanis Linggi menegaskan tidak bermaksud membela terduga pelaku. Ia hanya ingin meluruskan bahwa dalam kasus ini ada sebab dan akibat.

“Saya tidak membela, tapi saya meluruskan kasus. Ada sebab ada akibat. Tidak mungkin terduga pelaku akan memukul kalau tidak dibilangkan seperti itu. Dan kasus pertama sudah selesai,” tegasnya.

Yohanis Linggi berharap pihak kepolisian bertindak netral dalam memposisikan siapa yang benar dan siapa yang salah dari dua kasus yang saling berkaitan, yakni kasus pencemaran nama baik dan penghinaan serta kasus penganiayaan.

“Kami berharap agar pihak kepolisian bertindak netral memposisikan siapa yang benar siapa yang salah dari dua kasus, kasus pencemaran nama baik penghinaan dan kasus penganiayaan. Dan kasus penganiayaan seperti ini kasus tindak pidana ringan, tidak mesti memaksakan kehendak untuk ditahan,” pungkas Yohanis Linggi.

Diberitakan sebelumnya, Seorang perempuan berinisial MS (33) masih menjalani perawatan intensif di RS Dadi Makassar akibat tekanan kejiwaan yang dialaminya setelah menjadi korban dugaan penganiayaan di Kalindungan, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Senin, 21 September 2026 petang.

Sebelum dirujuk ke RS Dadi Makassar, korban yang merupakan warga Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Toraja Utara ini, sempat menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Lakipadada Makale, setelah sebelumnya menjalani visum di RS Elim Rantepao. Korban dirawat karena mengalami luka serius (lebam membiru) di bagian mata dan wajah. Juga mengalami depresi akibat peristiwa penganiayaan yang dialaminya.

Sayangnya, hingga Senin, 28 September 2026, terduga pelaku, yang juga merupakan tetangga korban, perempuan MK, belum ditahan oleh Polres Toraja Utara, meski sebelumnya pernah dimintai keterangan oleh penyidik. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Hari Kartini, Komunitas Arrang Dibatu Gelar Talk Show “Baine Toraya yang Menginspirasi

    Momentum Hari Kartini, Komunitas Arrang Dibatu Gelar Talk Show “Baine Toraya yang Menginspirasi

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Memperingati sekaligus menginspirasi gerakan dan perjuangan Raden Ajeng Kartini, sejumlah tokoh perempuan Toraja (Baine Toraya), yang tergabung dalam komunitas Arrang Dibatu menggelar talk show bertema “Baine Toraya yang Menginspirasi”, Rabu, 21 April 2021. Talk show yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom ini sekaligus melaunching komunitas yang didirikan oleh tokoh-tokoh perempuan Toraja […]

  • Satu Unit Rumah Ludes Dilalap Api di Lembang Paku, Masanda

    Satu Unit Rumah Ludes Dilalap Api di Lembang Paku, Masanda

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA —Musibah kebakaran kembali terjadi diwilayah Kabupaten Tana Toraja tepatnya di Dusun Podon Lembang Paku Kecamatan Masanda, Kamis malam sekitar pukul 22:00 wita, 27 Januari 2022. Musibah kebakaran menimpah rumah milik Indo’ Rombe, akibat kejadian tersebut rumah beserta isinya ludes dilalap api. Pemilik rumah dibantu warga berupaya memadamkan api namun besarnya kobaran api dan […]

  • VIDEO: Hening Cipta untuk Pejuang dan Korban Covid-19 Polres Toraja Utara

    VIDEO: Hening Cipta untuk Pejuang dan Korban Covid-19 Polres Toraja Utara

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara dan jajaran melakukan kegiatan hening cipta untuk para pejuang dan korban Covid-19 di beberapa lokasi di Toraja Utara, Sabtu, 10 Juli 2021. Kegiatan Hening Cipta Indonesia ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan Hening Cipta Indonesia di wilayah hukum Polres Toraja Utara dilaksanakan dengan memberi himbauan […]

  • Dinas Sosial Tana Toraja Salurkan Bantuan untuk Warga Lembang Kaduaja yang Rumahnya Terbakar

    Dinas Sosial Tana Toraja Salurkan Bantuan untuk Warga Lembang Kaduaja yang Rumahnya Terbakar

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja, Merianus Batara didampingi sejumlah staf dan Kepala Lembang Kaduaja menyalurkan sejumlah bantuan untuk Indo’ Midi, warga Lembang Kaduaja yang rumahnya terbakar pada Rabu, 4 Agustus 2021 dinihari. Dinas Sosial Tana Toraja bergerak cepat menyalurkan bantuan pada Kamis, 5 Agustus 2021 sore. “Kami turut merasakan duka atas […]

  • Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombe Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja

    Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombe Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombe resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, periode 2021-2026, Jumat, 26 Februari 2021. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji keduanya dilakukan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Baruga Karaeng Pattingaloang, Rujab Gubernur Sulsel, Makassar. Selain Theofilus dan Zadrak, Gubernur juga melantik dan mengambil sumpah janji 10 Bupati/Wakil […]

  • IOF Toraja Utara dan Toraja Adventure Touring Kunjungi Korban Tanah Longsor di To’yasa Akung

    IOF Toraja Utara dan Toraja Adventure Touring Kunjungi Korban Tanah Longsor di To’yasa Akung

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BANGKELEKILA — Longsor dari Gunung Sesean yang menerjang wilayah Lembang To’yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara pada Sabtu, 4 Februari 2023 menyebabkan ratusan warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Perhatian, empati, dan dukungan terhadap ratusan warga yang bertahan di pengungsian ini terus berdatangan dari berbagai kalangan sejak H plus 1 pasca bencana […]

expand_less