Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Seorang perempuan berinisial MS (33) masih menjalani perawatan intensif di RS Dadi Makassar akibat tekanan kejiwaan yang dialaminya setelah menjadi korban dugaan penganiayaan di Kalindungan, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Senin, 21 September 2026 petang.

Sebelum dirujuk ke RS Dadi Makassar, korban yang merupakan warga Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Toraja Utara ini, sempat menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Lakipadada Makale, setelah sebelumnya menjalani visum di RS Elim Rantepao. Korban dirawat karena mengalami luka serius (lebam membiru) di bagian mata dan wajah. Juga mengalami depresi akibat peristiwa penganiayaan yang dialaminya.

Sayangnya, hingga Senin, 28 September 2026, terduga pelaku, yang juga merupakan tetangga korban, perempuan MK, belum ditahan oleh Polres Toraja Utara, meski sebelumnya pernah dimintai keterangan oleh penyidik.

Kondisi inilah yang membuat penasehat hukum (PH) dan keluarga korban mempertanyakan perkembangan kasus ini ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Toraja Utara, Senin, 28 September 2026.

“Kami sangat kecewa pelaku tidak ditahan dan pelaku hanya wajib lapor,” sesal Fensensius Tolayuk, Penasehat Hukum korban, usai bertemu dengan Kepala Unit PPA Polres Toraja Utara.

Lebih lanjut, Fensensius Tolayuk menjelaskan kronologi kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban MS diserempet oleh kendaraan terduga pelaku MK. Bukannya berhenti, MS justru disebut terus diikuti oleh MK bersama anaknya hingga ia masuk ke rumah temannya.

Di rumah teman MS itulah diduga terjadi tindak kekerasan, mulai dari dijambak, dipukul bagian kepala dan mata, ditendang, hingga diludahi. Aksi tersebut bahkan disebut sempat direkam oleh seseorang. Korban juga mengaku menerima ancaman yang mengarah pada keselamatan jiwanya.

“Dampak dari peristiwa itu membuat kondisi psikologis MS terguncang. Saat ini  kondisi korban semakin drop dengan tensi hanya 80,” ungkap Fensensius.

Lebih lanjut, Fensensius mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama MS mengalami dugaan kekerasan dari orang yang sama. Pada 2023 silam, kejadian serupa disebut pernah terjadi, bahkan dengan intensitas yang lebih berat karena terduga pelaku membawa senjata tajam berupa gergaji.

“Benda tajam itu juga sempat mengenai kakak korban saat melerai pelaku yang menyerang korban,” kata Fensensius.

Untuk itu, Fensensius bersama sejumlah keluarga korban mendesak Polres Toraja Utara segera menangkap dan menahan pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban menderita luka lebam dan depresi tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit PPA Polres Toraja Utara, IPDA Yunus Mellolo menerangkan bahwa alasan belum ditahannya pelaku MK disebabkan karena alat bukti belum terpenuhi, termasuk hasil visum belum keluar. Korban juga belum bisa dimintai keterangan. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta Baru Kasus Penipuan Jual Beli Rumah Manado di Toraja, Ternyata Korbannya Banyak

    Fakta Baru Kasus Penipuan Jual Beli Rumah Manado di Toraja, Ternyata Korbannya Banyak

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Praktek penipuan dengan modus jual beli Rumah Manado berhasil diungkap jajaran Polres Toraja Utara Januari 2021 lalu. Pelaku atas nama Stanly Kopalit, 45 tahun, asal Woloan, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Sulawesi Utara berhasil diamankan atas laporan dugaan penipuan korban atas nama Rony, 50 tahun, seorang wiraswasta, di Karassik, Kecamatan Kesu’, Kabupaten […]

  • Kerja di Jakarta, Konsultan Asal Toraja Ditemukan T*w*s di Subang, Jawa Barat

    Kerja di Jakarta, Konsultan Asal Toraja Ditemukan T*w*s di Subang, Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Hengky Rumba (66), seorang konsultan asal Toraja ditemukan tewas dengan sejumlah luka pada tubuhnya di sebuah kebun di Kampung Munjul, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu, 3 Januari 2026. Hengky diduga dibunuh. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Subang, AKP Bagus Panuntun menyatakan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, mengingat […]

  • Jelang Akhir Tahun, Vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara Lampaui Target

    Jelang Akhir Tahun, Vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara Lampaui Target

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua hari menjelang akhir tahun 2021, target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Toraja Utara sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Data yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara per 29 Desember 2021, vaksinasi Covid-19 dosis pertama sudah mencapai 70,2%. Sebanyak 138.937 warga sudah menerima vaksin dosis pertama dari target keseluruhan 197.939 orang. Sedangkan […]

  • Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Rantepao, Toraja Utara

    Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Rantepao, Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Foto lelaki paruh baya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dibawa menuju RS Elim Rantepao. (foto: Ind/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sesosok mayat lelaki paruh baya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mulai mengeluarkan bau busuk didalam kamar kosnya  di jalan Serang lorong 4, Kelurahan Mentiro Tiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara Senin, 2 September 2024. Dari […]

  • Pilkada Serentak November 2024, Ombas-Dedy dan Theo-Zadrak Hanya Menjabat Tiga Tahun?

    Pilkada Serentak November 2024, Ombas-Dedy dan Theo-Zadrak Hanya Menjabat Tiga Tahun?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri, KPU, Bawaslu, dan DKPP, menyepakati pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia pada 27 November 2024. Sedangkan Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif (DPR, DPD, dan DPRD) yang dilaksanakan serentak dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024. Kesepakatan […]

  • Agar Penyaluran MBG Lancar dan Layak Konsumsi, Polisi Gelar Pelatihan Safety Riding dan Safety Driving

    Agar Penyaluran MBG Lancar dan Layak Konsumsi, Polisi Gelar Pelatihan Safety Riding dan Safety Driving

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan sopir, helper, serta relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Toraja Utara, mengikuti pelatihan Safety Riding dan Safety Driving di Mapolres Toraja Utara, Sabtu, 22 Agustus 2026. Pelatihan ini digelar dengan tujuan agar proses distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan lancar, tanpa hambatan di jalan, serta layak dikonsumsi penerima manfaat. […]

expand_less