Bawaslu Tana Toraja Sosialisasikan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi Pada PKBM UKI Toraja
- account_circle Desianti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Tana Toraja, Theofilus Lias Limongan, membawakan materi pada PKBM UKI Toraja 2026. (AP/Kareba Toraja).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja menggelar sosialisasi kepemiluan dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Kampus 2 Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 900-an mahasiswa baru UKI Toraja.
Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Tana Toraja, Theofilus Lias Limongan, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia membawakan materi bertema “Mahasiswa dan Demokrasi” Transformasi Menjadi Warga Negara Kritis dan Partisipatif”.
Dalam pemaparannya, Theofilus menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam demokrasi. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki kesadaran politik dan tanggung jawab sosial.
“Partisipasi mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga melalui sikap kritis, kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” Theofilus.
Lebih lanjut, Theofilus mendorong mahasiswa baru untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berani mengambil bagian dalam proses demokrasi secara bertanggung jawab. Ia juga mengajak mahasiswa menjadi generasi yang tidak apatis terhadap persoalan publik, mampu menyampaikan gagasan secara konstruktif, menghargai perbedaan, dan menolak praktik yang mencederai nilai-nilai demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Tana Toraja berharap melalui edukasi dan penguatan partisipasi sejak dini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan inklusif.
“Kami terus mendorong keterlibatan generasi muda untuk bersama-sama mengawal proses demokrasi dan mewujudkan partisipasi masyarakat yang aktif,” tutup Theofilus. (*)
- Penulis: Desianti
- Editor: Arsyad Parende








Saat ini belum ada komentar