Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Memaknai Kemerdekaan dari Wilayah Terpencil, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Inklusif

Memaknai Kemerdekaan dari Wilayah Terpencil, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Inklusif

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Memaknai momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat akses layanan keuangan yang inklusif hingga ke pelosok negeri sehingga memperluas manfaat bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, BRI.

Direktur Operations BRI, Hakim Putratama menjelaskan, perluasan akses layanan menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung kelancaran aktivitas transaksi keuangan masyarakat di berbagai wilayah.

“BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dan Danantara dalam mendorong transformasi layanan yang semakin berorientasi pada masyarakat. Salah satunya seperti program CX100 yang berfokus pada peningkatan customer experience melalui kualitas layanan yang semakin dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Hakim.

Pernyataan tersebut diungkapkan Hakim, saat kunjungan kerja pendampingan Danantara di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Hadir pula dalam ramah-tamah bersama mantri Bank BRI Unit Bulo, Branch Office Rantepao, Chief Marketing Officer Danantara, Dendi T. Danianto.

Pada kesempatan itu pula, dimanfaatkan untuk berdiskusi, diantaranya dengan salah satu mantri bernama Elce Putri Bontong, mantri BRI Unit Bolu, Branch offive Rantepao. Mantri Perempuan tersebut yang selama ini telah membuka layanan akses perbankan hingga pelosok terpencil di Desa Karre Pananian, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara.

Setiap hari ia menempuh perjalanan ke desa-desa terpencil bukan sekadar tugas pekerjaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat di wilayah kerja 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Medan perjalanan terjal sama sekali tak menyurutkan semangat Elce untuk memberikan layanan keuangan bagi masyarakat.

Ketangguhan Elce menjadi potret nyata semangat perempuan yang tidak hanya berdaya, tetapi juga membawa dampak bagi lingkungan sekitarnya. Wilayah tersebut berada sekitar 35 kilometer dari kantor unit. Meski jaraknya tidak terlihat terlalu jauh, perjalanan menuju desa harus melewati jalan pegunungan dengan kondisi medan yang menantang. “Kalau nasabah di desa kebanyakan itu petani dan peternak, seperti peternak babi, kerbau. Layanan keuangan yang saya berikan biasanya pinjaman dan tabungan. Kalau pinjaman biasanya digunakan untuk menambah modal, misalnya beli indukan, penggemukkan, pokoknya untuk mengembangkan usahanya,” jelas Elce

Bagi Elce, kebahagiaan terbesar justru datang ketika melihat usaha para nasabah berkembang.
“Tentunya saya merasa bangga. Kalau awalnya melihat nasabah yang mungkin baru punya ternak 1-2, lalu setahun kemudian ketemu saya lagi dan ternaknya sudah jadi 100 setelah mendapatkan pinjaman modal dari BRI, saya merasa ikut senang karena bisa membantu mereka. Meskipun itu bukan uang saya, tapi ada rasa bahagia tersendiri bisa membantu menggerakkan perekonomian masyarakat. Itu yang bikin saya bangga,” tutupnya.

Dari pengalaman Elce tersebut adalah satu dari salah satu penerapan komitmen BRI dalam memberikan pelayanan keuangan kepada seluruh masyarakat sampai ke daerah terpencil sekalipun, melalui pemahaman yang kuat terhadap karakter usaha, potensi wilayah, serta kebutuhan finansial nasabah, pemasar BRI khususnya Mantri, tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga bertindak sebagai financial advisor yang mengawal pertumbuhan usaha melalui pendampingan menyeluruh sejak tahap awal hingga berkembang.

“BRI selalu menanamkan nilai-nilai budaya kerja yang positif bagi seluruh pekerja sehingga tercipta komitmen dan dedikasi yang ditunjukkan para mantri di lapangan. Ini merupakan bukti nyata kontribusi perempuan dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Kisah Elce juga menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegas Hakim. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Armed Makassar Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Skala Nasional PTMC di Tana Toraja

    Armed Makassar Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Skala Nasional PTMC di Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kontingen Armed Makassar keluar sebagai Juara Umum Kejuaraan Taekwondo skala nasional bertajuk “Passemba Toraya Mala’bi’ Championship (PTMC)” tahun 2022 yang berlangsung di Makale, Tana Toraja. Kontingen Armed keluar sebagai juara 1 all kategori setelah mampu mengumpulkan 12 medali emas, 7 medali perak, dan 6 medali perunggu. Kejuaraan Nasional Taekwondo grade B bertajuk […]

  • Disupervisi Danantara, BRI Setorkan Dividen Sebesar Rp 52,1 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah

    Disupervisi Danantara, BRI Setorkan Dividen Sebesar Rp 52,1 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Dibawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui penguatan kinerja, transformasi bisnis yang berkelanjutan, serta komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara. Kinerja solid Perseroan sepanjang 2025 menjadi landasan bagi BRI untuk kembali memberikan kontribusi signifikan kepada negara melalui pembagian dividen. Berdasarkan […]

  • Siswa dari Pinggiran Tana Toraja Raih Prestasi Tingkat Provinsi Sulsel dan Sulbar

    Siswa dari Pinggiran Tana Toraja Raih Prestasi Tingkat Provinsi Sulsel dan Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Nielsen Aghily Patinggi, siswa SDN 3 Rano, Kecamatan Rano, Tana Toraja, meraih Juara 2 Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2023, Kategori Menulis Cerpen Putra Tingkat Provinsi Sulsebar jenjang Sekolah Dasar. Nielsen Aghily Patinggi, akrab disapa Gili adalah siswa SDN 3 Rano. Untuk bisa berlomba di tingkat Provinsi, Gili harus melewati beberapa tahapan. […]

  • Berthyna Tukkeng Terpilih Sebagai Ketua Taekwondo Tana Toraja yang Baru

    Berthyna Tukkeng Terpilih Sebagai Ketua Taekwondo Tana Toraja yang Baru

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Tana Toraja menggelar Musyawarah Kabupaten Cabang Olahraga Taekwondo Indonesia, Sabtu, 8 Januari 2022. Muskab ini dilaksanakan di Dojang Tongkonan Taekwondo Tana Toraja, Jalan Poros Makale Mengkendek, Kilometer 6, Kelurahan Tengan, Kecamatan Mengkendek. Kegiatan dihadiri langsung Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Sulawesi Selatan, Allo To’dang, Ketua Koni Tana Toraja […]

  • Tiba di Bandara Toraja, Sandiaga Uno Disambut Bupati Tana Toraja dan Wabup Toraja Utara

    Tiba di Bandara Toraja, Sandiaga Uno Disambut Bupati Tana Toraja dan Wabup Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno tiba di Bandara Toraja, Minggu, 21 November 2021. Sandiaga tiba sekitar pukul 10.11 Wita menggunakan pesawat Wings Air. Di Bandara Toraja, Sandiaga Uno disambut Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, serta sejumlah anggota Forkopimda Tana Toraja. Sandiaga […]

  • Pimpinan dan Anggota DPRD Tana Toraja Minta Program MBG Dihentikan Sementara atau Diubah Modelnya

    Pimpinan dan Anggota DPRD Tana Toraja Minta Program MBG Dihentikan Sementara atau Diubah Modelnya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua, Wakil Ketua, dan sejumlah anggota DPRD Tana Toraja langsung membesuk dan melihat kondisi ratusan siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale yang diduga keracunan makanan dan dirawat di tiga rumah sakit di Makale. Usai menjenguk para siswa, Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante meminta pemerintah mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), […]

expand_less