Pemda Tana Toraja, Pemda Toraja Utara, BPS Gereja Toraja dan UKI Toraja Bangun Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Suasana Pertemuan BPS Gereja Toraja dan UKI Toraja dengan Bupati Tana Toraja dan Toraja Utara, (Foto: Multimedia UKI Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja Pdt. Dr. Alfred Y. R. Anggui, M.Th., bersama Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak., CA., didampingi para Wakil Rektor UKI Toraja menggelar pertemuan dengan Bupati Tana Toraja dan Bupati Toraja Utara untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi.
Pertemuan dilaksanakan masing-masing di Ruang Kerja Bupati Tana Toraja dan Toraja Utara, 27 Juli 2026, sehari setelah Pengutusan Pengurus BPS Gereja Toraja.
Sinergi antara Gereja Toraja, Pemerintah Daerah dan UKI Toraja menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Toraja sebagai daerah pendidikan, sekaligus mendukung visi Gereja Toraja 2026-2031, “Gereja Toraja Melayani Bersama dalam Harmoni.”
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini, mulai dari peningkatan mutu pendidikan, penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, hingga perluasan akses pendidikan bagi masyarakat.
Sinergi antara Pemerintah Daerah, Gereja Toraja dan UKI Toraja dinilai menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A., dan Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan UKI Toraja sebagai salah satu pilar dalam mewujudkan Toraja sebagai daerah pendidikan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi serta pemberian bantuan biaya pendidikan bagi masyarakat yang berasal dari keluarga dengan kategori kemiskinan ekstrem namun memiliki kemampuan akademik, sebagaimana diatur dalam nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati.
Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Daerah, Gereja Toraja dan UKI Toraja dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Toraja. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende







Saat ini belum ada komentar