Digitalisasi Desa dan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna jadi Program Prioritas Mahasiswa KKNT Angkatan 47 UKI Toraja
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pelepasan Mahasiswa KKNT Angkatan XLVII UKI Toraja. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 961 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Angkatan XLVII (47) Semester Ganjil Tahun Akademi 2026/2027 Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) resmi dilepas untuk selanjutnya turun ke masing-masing lokasi pengabdian.
Pelepasan mahasiswa KKNT UKI Toraja digelar di Aula Kampus 1 UKI Toraja, Jumat 24 Juli 2026.
961 mahasiswa ini akan melaksanakan KKNT di 75 Kelurahan/Lembang yang tersebar di dua Kabupaten yakni Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara.
Pelepasan mahasiswa KKNT UKI Toraja Angkatan 47 ini dilakukan secara resmi oleh Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak. CA. dan dihadiri langsung oleh Pemerintah 2 Kabupaten yakni Wakil Bupati Tana Toraja Erianto Laso’ Paundanan dan Kornelia Untung Seru selaku Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Toraja Utara, Camat, Lurah dan Lembang serta para Dosen Pembimbing.
Rektor UKI Toraja Prof. Oktavianus mengatakan KKNT tahun ini adalah melanjutkan konsep pelaksanaan KKNT sebelumnya yakni dengan sistem dan formulasi yang baru dimana setiap lokasi KKNT akan membuat satu karya ilmiah pengabdian masyarakat.
“Jika sebelum-sebelumnya mahasiswa dilepas dulu ke lokasi KKNT lalu nantinya melakukan observasi apa program yang tepat sesuai kebutuhan di Lembang/Kelurahan. Sekarang sistemnya dibalik, mahasiswa turun dulu ke lokasi melakukan observasi lalu kembali ke kampus menyusun proposal program sesuai dengan potensi dan kebutuhan Lembang/Kelurahan lalu melakukan presentasi didepan dosen pembimbing lalu diputuskan satu program karya ilmiah yang betul-betul sesuai kebutuhan lalu dilepas ke lokasi untuk merealisasikan program tersebut” urai Prof. Oktavianus.
75 lokasi KKNT ini akan menghasilkan 75 artikel pengabdian masyarakat yang nantinya akan di review untuk selanjutnya dipublikasikan lewat jurnal.
Artikel – artikel ini nantinya akan disusun sesuai kepakaran Dosen Pembimbing karena Dosen Pembimbing juga telah diatur menyesuaikan potensi Lembang dan kepakaran Dosen Pembimbing lalu bersama-sama dengan mahasiswa mengeksekusi program sehingga diharapkan betul-betul menghasilkan output atau dampak yang tidak hanya untuk masyarakat tapi juga untuk mahasiswa dan dosen.
Prof. Oktavianus menyebut meskipun mahasiswa KKNT akan fokus pada satu program utama namun bukan berarti tidak melakukan program lain melainkan tetap memberikan kontribusi terhadap Lembang/Kelurahan sesuai dengan arahan dari Pemerintah Lembang/Kelurahan.
Prof Oktavianus mengatakan untuk tahun ini tema KKNT adalah “Lembang Cerdas: Digital dan Responsif,” dimana diharapkan mahasiswa mampu merespon kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan digitalisasi serta mendorong berbagai inovasi digitalisasi untuk kemajuan di Lembang/Kelurahan baik sektor pendidikan, sosial ekonomi dan terutama sektor pariwisata misalnya melalui digitalisasi pembelajaran dan pengembangan teknologi tepat guna. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende







Saat ini belum ada komentar