Sudah 8 Hari, Minibus yang Terperosok ke Jurang Sedalam 200 Meter di Mappak Tana Toraja Belum Dievakuasi
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Kondisi Minibus yang terperosok ke jurang sedalam 200 meter di Kelurahan Kondodewata Mappak. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, MAPPAK — Satu unit minibus dengan Nomor Polisi DA 7015 HC, terjun ke jurang sedalam 200 meter di Dusun Tondok Banga’, Kelurahan Kondodewata, Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, Kamis sore 18 Juni 2026.
Kondisi minibus yang difungsikan sebagai travel atau angkutan rute Makassar – Mappak – Simbuang (PP) tersebut mengalami kerusakan parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena kendaraan tanpa penumpang saat peristiwa kecelakaan terjadi.
Hingga hari ini, Kamis 25 Juni 2026 atau 8 hari setelah kejadian, kendaraan naas tersebut masih berada di dasar jurang dan belum ada upaya evakuasi oleh pihak berwajib.
Tari’ selaku sopir sekaligus pemilik kendaraan sangat berharap bantuan pihak berwajib agar kendaraannya bisa dievakuasi.
“Saya berharap bantuan pihak berwajib untuk membantu mengevakuasi kendaraan saya” harap Tari’.
Peristiwa kecelakaan yang menimpah Tari’ bermula saat minibus yang dikendarainya bergerak dari arah Makassar menuju Mappak melintas di jalan tanjakan yang kondisinya rusak parah di Kelurahan Kondodewata.
Saat kendaraan mulai keluar dari bahu jalan, seluruh penumpang yang berjumlah 16 orang terlebih dahulu diturunkan lalu minibus ditinggalkan di lokasi.
Keesokan harinya, Tari’ kembali ke lokasi untuk mencoba menarik kendaraan tersebut. Namun saat berupaya menghindari batu besar yang berada di tengah jalan, mobil justru mundur dan kehilangan kendali hingga akhirnya terlerosok ke jurang sedalam 200 meter.
Menurut Tari’ saat kejadian kondisi kendaraan dalam kondisi normal termasuk rem hanya saja karena kondisi jalan yang rusak membuat kendaraan sulit dikendalikan hingga terperosok ke jurang.
Minibus naas ini diketahu baru pertama kali melayani rute Makassar – Simbuang setelah baru dibeli dan didatangkan pemiliknya. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar