Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » FKUB Kota Makassar Berikan Rekomendasi Pembangunan Gedung Gereja Toraja di Paccerakkang

FKUB Kota Makassar Berikan Rekomendasi Pembangunan Gedung Gereja Toraja di Paccerakkang

  • account_circle Arsyad Parende/Rls
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar memberikan Surat Rekomendasi pembangunan gedung Gereja Toraja Jemaat Lanraki Biringkanaya di RT 03 RW 02, Kelurahan Paccerakkang, Kota Makassar.

“Selama sebulan sosialisasi rencana pembanguan rumah ibadah Gereja Toraja di Paccerakkang hingga batas akhir tidak ada surat yang masuk ke FKUB Makassar,” kata Ketua FKUB Kota Makassar  Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag Ketika menyerahkan Surat Rekomendasi pembangunan gedung Gereja Toraja Jemaat Lanraki Biringkanaya di Paccerakkang kepada Ketua Panitia Pembangunan Pnt. Makis Wata di Makassar, Selasa, 14 April 2026 malam.

Prof. Arifuddin menambahkan FKUB hanya menerima surat tertulis dengan tanda tangan dan stempel basah atau barcode.

FKUB Kota Makassar memberikan rekomendasi pembangunan gedung gereja Toraja di Paccerakkang setelah memenuhi persyaratan berdasarkan peraturan perundang-undangan, seperti verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual di lapangan dan memasang spanduk sosialisasi rencana pembangunan gereja Toraja dilokasi selama sebulan pada 11 Maret hingga 10 April 2026.

Dia menjelaskan bahwa Jemaat Lanraki historisnya ada sedikit gangguan, tetapi dengan kehadiran pemerintah yang kompak sehingga semua ada titik baliknya yang tadinya menolak yang pada akhirnya menerima.

“Perlu diperbanyak dan diperbaiki adalah soal komunikasi. Suatu fakta di lapangan bukan karena perbedaan tetapi salah satunya adalah tidak adanya interaksi sehingga tak saling memahami perbedaan,” ungkap Prof. Arifuddin.

Sementara itu, Ketua Badan Sinode Wilayah 4 Gereja Toraja, Pdt. Lukas Dayung, M.Th dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasihnya yang tulus kepada Ketua FKUB bersama timnya karena tantangan dan pergumulan gereja selama ini telah dikerjakannya bersama pada akhirnya keluarlah rekomendasi yang sejak lama dinanti-nantikan.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menerima audiensi FKUB Kota Makassar beberapa Waktu lalu menegaskan pentingnya peran FKUB dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Makassar.

Munafri meminta FKUB bersama pemerintah serta para tokoh agama membangun kolaborasi untuk menghilangkan stigma nasional yang kerap melekat bahwa Makassar termasuk dalam daftar kota intoleran.

“Kita selalu dianalogikan sebagai kota yang intoleran, hampir mendekati posisi paling bawah. Padahal di tengah masyarakat, sebenarnya tidak seperti itu,” tegasnya.

Wali Kota menekankan bahwa fondasi keberagaman di Makassar sejatinya sangat kuat dan telah lama terbangun secara kultural. Karena itu, upaya untuk memperbaiki persepsi publik harus dilakukan secara kolektif.

“Tugas berat ini tidak mungkin selesai hanya dengan FKUB, dan tidak mungkin selesai hanya dengan pemerintah. Semua harus bekerja bersama, terutama para pemimpin agama untuk turun ke masyarakatnya memberikan pemahaman,” jelas Munafri.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Makassar ibu Merpati Sampeliling, S.Th, Badan Sinode Wilayah 4 Gereja Toraja ketua Pdt. Lukas Dayung, M.Th, Sekretaris Dr. Yeheschiel B. Marewa, SH, MH, dan ketua 3 Prof. Dr. Yoel Pasae, ST, MT sementara dari Klasis Makassar Timur hadir Ketua klasis Pdt Jehezkiel Kutana Akakib , S.Th, MM, dan Pdt. Elyaser Palondongan, M,Th, dari Pimpinan Majelis Gereja Filadelfia Citra Daya Pdt. Ester Yetti Sulle Sumbung, S.Th, MM dan Prof. Dr. Hendrik, SH, M.Kes sedang dari Pimpinan Majelis Gereja Lanraki hadir Adrianus Lintin, S.S.  dan Yan Mailapa Lotong, A.Md. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende/Rls
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Sepekan, Pemda Belum Kerja 5 Titik Longsor yang Tutup Jalan Penghubung Lembang Paliorong – Kadundung Masanda

    Sudah Sepekan, Pemda Belum Kerja 5 Titik Longsor yang Tutup Jalan Penghubung Lembang Paliorong – Kadundung Masanda

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi Jalan Penghubung Lembang Paliorong – Kadundung Kecamatan Masanda Sudah Sepekan belum dikerja. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA — Sepekan berlalu, 5 titik longsor yang tutup jalan penghubung Lembang Paliorong – Lembang Kadundung Kecamatan Masanda belum juga dikerja. Masyarakat menyayangkan sikap Pemda yang lamban dalam mengatasi masalah longsor sementara jalan ini adalah akses utama masyarakat. […]

  • Pekan Pemuda KNPI Toraja Utara Diapresiasi Banyak Pihak

    Pekan Pemuda KNPI Toraja Utara Diapresiasi Banyak Pihak

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pekan Pemuda yang digelar KNPI Toraja Utara dari tanggal 25-30 Oktober 2021 mendapat aprsiasi banyak pihak. Itu terlihat dari ungkapan para pihak yang menghadiri  Malam Anugerah Pekan Pemuda KNPI Toraja Utara di halaman Art Centre Rantepao, Sabtu, 30 Oktober 2021. Pekan Pemuda yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober […]

  • Syukuran Keluarga Yohanis Kiding, Ada Lomba Paduan Suara, Juga Door Prize Sepeda Motor

    Syukuran Keluarga Yohanis Kiding, Ada Lomba Paduan Suara, Juga Door Prize Sepeda Motor

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Keluarga besar Yohanis Kiding Pongsumben, S.E dan Yuniana Mulyana, S.H., menggelar syukuran keluarga dalam rangka peresmian bangunan Manggala Hills serta pelantikan Yuniana Mulyana sebagai anggota DPR Provinsi Sulawesi Selatan dapil X beberapa waktu lalu. Syukuran ini berlangsung selama dua hari, Kamis – Jumat (14-15 November 2024). Acara syukuran tersebut dilaksanakan di Manggala […]

  • Lagi, Perantau Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan

    Lagi, Perantau Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA —  Perantau asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kembali menjadi korban kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIT, seorang perantau yang merupakan tukang kayu asal Toraja, Daniel Datti, ditemukan tewas dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Jenazah Daniel ditemukan di […]

  • Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

    Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Sejumlah warga Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja meminta pemerintah Kabupaten Tana Toraja melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir di daerah aliras sungai Ma’ting. Pasalnya, aktivitas penambangan pasir yang dilakukan perorangan maupun kelompok masyarakat tersebut sudah mengarah ke pengrusakan lingkungan dan menyebabkan abrasi sungai. Dampak dari abrasi sungai tersebut terlihat […]

  • Hendak Memangsa Anjing, Warga Lemo Tangkap Ular Sanca Sepanjang 6 Meter

    Hendak Memangsa Anjing, Warga Lemo Tangkap Ular Sanca Sepanjang 6 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ular Sanca berukuran besar kembali ditemukan di Toraja, tepatnya di Buntang, dekat objek wisata Lemo, Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, Minggu, 30 Mei 2021. Dilihat dari corak warna di tubuhnya, ular Sanca sepanjang kurang lebih enam meter ini diduga jenis Python Molurus. Ular yang juga dikenal sebagai Sanca India ini mempunyai warna […]

expand_less