Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » Dukung BPS Gereja Toraja, GMNI Toraja Utara Tawarkan 5 Solusi Pencegahan Praktik Judi dan Penyakit Sosial di Arena Tedong Silaga

Dukung BPS Gereja Toraja, GMNI Toraja Utara Tawarkan 5 Solusi Pencegahan Praktik Judi dan Penyakit Sosial di Arena Tedong Silaga

  • account_circle Desianti/Rls
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Toraja Utara secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dalam upaya pencegahan dan penanggulangan praktik perjudian serta berbagai bentuk penyakit sosial yang terjadi di arena Tedong Silaga.

Ketua DPC GMNI Toraja Utara, Septian Tulak Lande’ menegaskan bahwa Tedong Silaga merupakan bagian dari ekspresi adat dan budaya masyarakat Toraja yang memiliki nilai historis, spiritual, dan sosial yang harus dilestarikan secara bertanggung jawab. Namun demikian, segala bentuk praktik perjudian dan aktivitas yang menyimpang dari nilai-nilai budaya, moral, dan keagamaan merupakan ancaman serius yang tidak dapat ditoleransi.

“Pelestarian budaya tidak boleh dijadikan legitimasi bagi praktik yang merusak. Judi dan penyakit sosial lainnya harus diberantas secara sistematis karena bertentangan dengan nilai adat, norma agama, serta hukum yang berlaku,” tegas Septian Tulak Lande’, Kamis, 19 Maret 2026.

Sejalan dengan peran strategis BPS Gereja Toraja sebagai lembaga pembinaan umat, GMNI Toraja Utara menilai bahwa pendekatan yang dilakukan perlu bersifat realistis, berkelanjutan, dan menyentuh akar persoalan di tengah masyarakat.

Selain itu, GMNI Toraja Utara menyoroti secara serius fenomena keterlibatan anak-anak usia sekolah di arena Tedong Silaga. Kehadiran pelajar, bahkan hingga mengabaikan kewajiban pendidikan, merupakan indikasi nyata lemahnya pengawasan sosial dan menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada langkah konkret yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya dalam melindungi anak-anak dan pelajar,” tegas Septian lebih lanjut.

Sebagai langkah solutif yang lebih aplikatif, DPC GMNI Toraja Utara merekomendasikan:

  1. Penegasan aturan berbasis adat dan gereja melalui himbauan resmi BPS Gereja Toraja yang melarang praktik perjudian dalam setiap kegiatan Tedong Silaga, disertai komitmen bersama tokoh adat untuk menegakkan aturan tersebut.
  2. Pembatasan akses bagi pelajar, dengan mendorong keluarga dan gereja untuk tidak mengizinkan anak-anak sekolah berada di arena pada jam belajar, serta melibatkan pengurus jemaat dalam pengawasan langsung.
  3. Pendampingan pastoral dan edukasi rutin, melalui khotbah, persekutuan pemuda, dan pembinaan keluarga yang secara khusus membahas dampak judi dan pentingnya pendidikan.
  4. Pengaturan waktu dan tata kelola kegiatan budaya, agar pelaksanaan Tedong Silaga tidak mengganggu aktivitas sekolah serta lebih tertib dan terkontrol.
  5. Kolaborasi berbasis komunitas, antara gereja, tokoh adat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan untuk membangun kesepakatan bersama menjaga arena tetap bersih dari praktik perjudian.

DPC GMNI Toraja Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini secara konstruktif serta siap bersinergi dengan BPS Gereja Toraja dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelestarian budaya yang bermartabat, bebas dari praktik perjudian, serta berpihak pada perlindungan dan masa depan generasi muda. (*)

  • Penulis: Desianti/Rls
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Tana Toraja Siap Turunkan 230 “Pasukan” Bantu Pemda dalam Pencegahan Stunting

    Kemenag Tana Toraja Siap Turunkan 230 “Pasukan” Bantu Pemda dalam Pencegahan Stunting

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kantor Kementerian Agama Tana Toraja siap mendukung pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam upaya pencegahan dan penanganan Stunting di wilayah kabupaten Tana Toraja. Kantor Kementerian Agama Tana Toraja siap menerjunkan 230 Penyuluh Agama untuk membantu Pemda dalam upaya pencegahan stunting. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Tana Toraja, Tamrin […]

  • Satu Unit Rumah Terbakar di Rembon, BPBD Salurkan Bantuan

    Satu Unit Rumah Terbakar di Rembon, BPBD Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Satu unit rumah warga yang terletak di Kelurahan Rembon, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, terbakar, Rabu, 13 Oktober 2021. Kebakaran yang menghanguskan lantai dua rumah milik Simon Allo tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Kebakaran cepat diatasi berkat gerak cepat personil pemadam kebakaran Pemda Tana Toraja, yang tiba di lokasi beberapa saat setelah […]

  • Klaim Suara Pra-Gib Capai 80% Lebih, KIPRA Torut Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Toraja

    Klaim Suara Pra-Gib Capai 80% Lebih, KIPRA Torut Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Toraja

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hampir semua TPS di Kabupaten Toraja Utara sudah melakukan perhitungan suara. Dan hampir semua sudah selesai perhitungan suara Pilpres. Data yang masuk ke sekretariat Tim Relawan “Kita Prabowo” (KIPRA) memperlihatkan bahwa pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat kemenangan telak. KIPRA Toraja Utara […]

  • Ingin Ikut Berkontribusi dalam Pencegahan Stunting, Pemuda Katolik Tana Toraja Koodinasi BKKBD

    Ingin Ikut Berkontribusi dalam Pencegahan Stunting, Pemuda Katolik Tana Toraja Koodinasi BKKBD

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pencegahan dan penanganan stunting membutuhkan peran serta dan kotribusi nyata dari semua elemen masyarakat. Itu sebabnya, Pemuda Katolik Komisariat Tana Toraja merasa berkewajiban untuk turut serta dalam upaya pencegahan stunting, yang menjadi salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Tana Toraja. Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga […]

  • 33 Titik Longsor, Jalan Poros Simbuang-Mappak Tertutup Total

    33 Titik Longsor, Jalan Poros Simbuang-Mappak Tertutup Total

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Akses jalan poros dari dan menuju Kecamatan Simbuang dan Mappak tertutup total akibat tanah longsor, yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Camat Mappak, Herman Palullungan menyebut ada 33 titik longsor sepanjang jalur jalan poros Simbuang-Mappak. Dari 33 titik tersebut, ada 5 titik longsor skala besar yang sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan, […]

  • Diduga Mengancam Warga, Oknum Caleg di Tana Toraja Dilaporkan ke Polisi

    Diduga Mengancam Warga, Oknum Caleg di Tana Toraja Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah satu calon legislatif di Tana Toraja dari Partai Golkar Dapil 3, berinisial JS dilaporkan ke polisi dengan dugaan pengancaman. JS dilaporkan oleh Anthon Patolan, warga Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja. Peristiwa dugaan pengancaman tersebut, menurut Anthon Patolan, terjadi pada bulan November 2022 lalu dimana korban Anthon Patolan didatangi sekelompok orang […]

expand_less