PLN Rantepao Salurkan Santunan Ramadan bagi Anak Yatim dan Penggiat Masjid
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Penyaluran Santunan Ramadan oleh PLN ULP Rantepao kepada Anak Yatim dan Penggiat Masjid. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —-Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447H, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rantepao menyalurkan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan di Masjid Besar Rantepao, Toraja Utara.
Bantuan tersebut diberikan kepada 10 penerima yang terdiri dari anak yatim, guru mengaji, serta penjaga masjid sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial YBM PLN yang rutin dilaksanakan setiap Bulan Ramadan dengan tujuan menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara PLN dan lingkungan sekitar.
Manajer PLN ULP Rantepao, Ferdinina Tjeleni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN melalui YBM PLN yang menghimpun dana zakat, infak dan sedekah dari para pegawai untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Melalui program santunan Ramadan ini, kami berharap dapat memberikan sedikit kebahagiaan dan membantu meringankan kebutuhan saudara-saudara kita, khususnya anak yatim, guru mengaji, serta penjaga masjid yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat,” ujar Ferdinina.
Ia menambahkan bahwa YBM PLN tidak hanya fokus pada bantuan sosial, tetapi juga berupaya memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi para penerima, serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pegawai PLN yang telah berpartisipasi dalam program YBM PLN,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PLN ULP Rantepao berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penyedia layanan listrik, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang turut berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di momentum penuh berkah seperti bulan Ramadan. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar