Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » OPINI: The World in The Imperfect Equilibrium; Stunting Issue From The Most Beautiful Mystical Land Prespectif

OPINI: The World in The Imperfect Equilibrium; Stunting Issue From The Most Beautiful Mystical Land Prespectif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
  • comment 0 komentar

Oleh: Pierra Santos H. L. Tobing

Misa’ Kada Dipotua, Pantan Kada Dipomate

Rata-rata IQ Indonesia sering menjadi perbincangan hangat dan menjadi isu nasional, dengan skor 78,49 menurut World Population Review 2022 yang menempatkan Indonesia di peringkat 130 dari 199 negara. Walaupun memang disadari bahwa Q hanyalah salah satu indikator kecerdasan dan tidak dapat mengukur semua aspek kecerdasan manusia, namun dengan tingkat IQ 78,49 disadari bahwa penyebab salah satunya adalah kekurangan gizi yang menyebabkan juga stunting saat ini. Walaupun stunting bukan indikator merupakan satu-satunya dalam menentukan kualitas (indicator IQ) SDM, focus penyelesaian stunting ini menjadi awal perbaikan kualitas SDM untuk memastikan Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia lebih baik dan kompetitif dengan negara maju.

Dalam konteks pemahaman stunting dari perspektif kesehatan, banyak indikator dan definisi yang digunakan untuk menggambarkan stunting itu. Namun secara umum, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Indikator umum seperti antropometri (tinggi badan dan berat badan), linis (fisik luar), biokimia, dan indikator lainnya perlu ditangani dengan penjabaran penyelesaian lebih spesifik, tersistematis, dan staging yang baik.

Penjabaran penanganan stunting, selain kebijakan yang searah dan sepaham antara kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemda, maka kebijakan dan target juga harus spesifik dengan memperhatikan masalah inti berdasarkan karakter masalah daerah masing masing. Satu hal yang pasti, fokus dari penyelesaian stunting harus berujung pada peningkatan kualitas SDM pada anak anak yang masih muda.

Jepang, sebagai negara pembanding, memiliki pengalaman dengan meluncurkan program gizi nasional setelah Perang Dunia II untuk mengatasi kekurangan gizi yang meluas. Program ini fokus pada penyediaan makanan bergizi dan edukasi gizi kepada masyarakat. Sebagai hasil dari upaya-upaya tersebut, rata-rata tinggi badan orang Jepang meningkat secara signifikan selama beberapa dekade. Hal ini menunjukkan bahwa dengan program yang tepat dan komitmen pemerintah, kualitas gizi dan tinggi badan masyarakat dapat ditingkatkan (Ministry of Health, Labour and welfare of Japan, 2023).

Dengan melihat kondisi SDM Indonesia dan Pengalaman Jepang, maka kebijakan dan focus pemerintah pusat dan Tana Toraja & Toraja Utara (yang telah berhasil menekan stunting pada beberapa tahun belakangan ini) perlu dilakukan dengan seia sekata tapi harus bisa menjawab tantangan masa depan dengan tanpa mengorbankan kepentingan saat ini dengan focus satu indicator tertentu terlebih dahulu (missal peningkatan tinggi badan atau indicator lainnya). Secara keseluruhan, maka dengan kualitas SDM yang belum kompetitif, SDM yang baik akan dapat mendorong ekonomi indondesia lebih besar sehingga tercipta imperfect equilibrium baru dalam pengembangan ekonomi Indonesia. (*)

  • Pierra Santos H. L. Tobing — Kepala KPPN Makale
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Tana Toraja Salurkan Alsintan Bantuan Kementerian Pertanian ke Kelompok Tani

    Pemda Tana Toraja Salurkan Alsintan Bantuan Kementerian Pertanian ke Kelompok Tani

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyaluran Alsintan Bantuan Kementerian Pertanian kepada Kelompok Tani. (Foto: Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja kembali menyalurkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Kelompok Tani (KT) di Tana Toraja. Kali ini, alsintan yang diserahkan merupakan bantuan dari  Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berupa 7 unit Handtractor dan 6 mesin perontok […]

  • Makna Kunjungan Kardinal Ignatius Suharyo ke Toraja (1)

    Makna Kunjungan Kardinal Ignatius Suharyo ke Toraja (1)

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: RD Aidan Sidik CUACA yang cerah dengan semilir angin Pantai Losari yang menawan mewarnai kedatangan Ignatius Kardinal Suharyo di Kota Makassar pada hari Jumat 27 Desember 2024. Kardinal Suharyo sekaligus Uskup Agung Jakarta (KAJ) kemudian menginap di Keuskupan Makassar jalan Thamrin 5-7 Makassar. Beliau disambut oleh Mgr. Fransiskus Nipa, Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar […]

  • AKBP Yacob Lobo Purnabakti, Kompol L. Yulius Palayukan Dilantik Jadi Wakapolres Tana Toraja

    AKBP Yacob Lobo Purnabakti, Kompol L. Yulius Palayukan Dilantik Jadi Wakapolres Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 6 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yacob Lobo memasuki masa pensiun (purnabakti). Jabatan yang sebelumnya dijabat oleh Yacob Lobo, yakni Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Tana Toraja digantikan oleh Komisaris Polisi (Kompol) Yulius Losong Palayukan. Pelantikan dan serah terima jabatan Wakapolres Tana Toraja ini dilaksanakan di halaman Mapolres Tana Toraja, Sabtu, 6 November […]

  • Pemkab Hibahkan Tanah, Kantor Kejaksaan Negeri Segera Hadir di Toraja Utara

    Pemkab Hibahkan Tanah, Kantor Kejaksaan Negeri Segera Hadir di Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utaramenghibahkan tanah seluas lebih dari 7.000 meter persegi yang akan digunakan membangun kantor Kejaksaan Negeri Toraja Utara. Dengan begitu, diharapkan Kabupaten Toraja Utara segera memiliki Kejaksanaan Negeri sendiri. Karena sejak mekar dari Tana Toraja tahun 2008, Kabupaten ke 24 di Sulsel ini belum memiliki Kejaksanaan Negeri. Segala urusan mengenai […]

  • PMI Sulsel: Butuh Bantuan Internasional untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

    PMI Sulsel: Butuh Bantuan Internasional untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BELOPA — Luasnya lokasi dan begitu besar dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel membuka peluang meminta bantuan internasional. Untuk diketahui, bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang yang terjadi pada Jumat, 3 Mei 2024, melanda 12 Kecamatan di […]

  • Kerjasama dengan Gereja Toraja dan SMK Tagari, Mission Organisation EMS Jerman Buka Diklat Teknik Alat Berat di Seriti

    Kerjasama dengan Gereja Toraja dan SMK Tagari, Mission Organisation EMS Jerman Buka Diklat Teknik Alat Berat di Seriti

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LUWU UTARA — Mission Organisation Evangelical Mission In Solidarity (EMS) kembali membuka diklat teknik alat berat yang bertempat di SMK Kristen Seriti, Kabupaten Luwu Utara, Senin, 20 Mei 2024. Bantuan diklat tanpa biaya (gratis) ini merupakan kerjasama antara Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dan EMS yang berpusat di Stuttgart, Jerman. Kegiatan diawali dengan […]

expand_less