Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 71 Ekor Kerbau Bergejala PMK Ditemukan di Pasar dan 7 Kecamatan di Toraja Utara

71 Ekor Kerbau Bergejala PMK Ditemukan di Pasar dan 7 Kecamatan di Toraja Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah kerbau yang menunjukkan gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Toraja Utara terus bertambah. Selain dari sisi jumlah, sebarannya juga makin meluas.

Dinas Pertanian dan Peternakan Toraja Utara mencatat, sebanyak 55 ekor kerbau yang memperlihatkan gejala PMK ditemukan di tujuh kecamatan. Sementara jumlah kerbau yang terindikasi PMK di Pasar Hewan Bolu, juga bertambah menjadi 16 ekor.

Hal ini terungkap dalam coffee morning Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dengan sejumlah wartawan yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Toraja Utara, Lukas Pasari Datubari, Kamis, 7 Juli 2022.

Beberapa hari sebelumnya, Dinas Pertanian Toraja Utara hanya mendeteksi 7 ekor kerbau yang mengalami gejala PMK di Pasar Hewan Bolu. Ketujuh ekor kerbau itu sudah diambil sampel darahnya oleh Balai Besar Veteriner Maros bersama Dinas Pertanian Provinsi Sulsel untuk diuji; apakah benar PMK atau bukan.

BERITA TERKAIT: 7 Kerbau Alami Gejala PMK, Dinas Pertanian dan Peternakan Isolasi Pasar Hewan Bolu

“Setelah kita lakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kerbau yang ada di Pasar Hewan Bolu, jumlah yang mengalami gejala PMK bertambah 9 ekor sehingga totalnya menjadi 16 ekor,” terang Lukas Pasari Datubari.

Selain 16 ekor yang ada di Pasar Hewan Bolu, lanjut Lukas, Dinas Pertanian dan Peternakan juga mendeteksi sebanyak 55 ekor kerbau yang mengalami gejala PMK yang tersebar pada tujuh kecamatan di Toraja Utara.

Ketujuh kecamatan itu, yakni Tallunglipu, Sesean, Tondon, Rantepao, Sanggalangi, Sesean Suloara, dan Kecamatan Sopai.

BERITA TERKAIT: Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, Dinas Pertanian dan Polisi Periksa Kerbau di Pasar Bolu

Lukas mengatakan, Tim Dinas Pertanian dan Peternakan Toraja Utara juga sudah melakukan penelusuran terhadap awal mula terjadinya Penyakit Mulut dan Kuku pada kerbau di Toraja Utara.

“Data sementara yang kita peroleh, diduga kuat PMK ini dibawa oleh hewan yang didatangkan dari luar Toraja, bahkan luar Sulawesi,” tutur Lukas.

Lockdown Lalu Lintas Hewan Antar Daerah

Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengatakan pemerintah Kabupaten Toraja Utara sudah melakukan sejumlah langkah pencegahan maupun penanggulangan meski hasil uji lab terhadap kerbau yang terindikasi PMK belum keluar dari Balai Besar Veteriner Maros.

“Langkah pertama yang kita lakukan, ini juga sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian, adalah lockdown (penutupan) lalu lintas hewan antar daerah,” tegas Dedy, sapaan akrab Frederik Victor Palimbong.

Untuk sementara, kata dia, hewan, terutama kerbau dari luar tidak diperbolehkan masuk ke Toraja Utara. Demikian pula sebaliknya, kerbau dari Toraja Utara tidak boleh dibawa keluar.

“Langkah berikutnya adalah melakukan isolasi hewan di Pasar Hewan Bolu. Isolasi akan kita lakukan sampai hasil uji lab keluar. Setelah hasil uji lab keluar, nanti kita akan ambil langkah selanjutnya,” katanya.

Kemudian, lanjut Dedy, pemerintah Kabupaten Toraja Utara, melalui Dinas Pertanian, juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di area Pasar Hewan Bolu. Juga area kandang dimana terdapat kerbau yang memperlihatkan gejala PMK. Lalu ada treatmen antibiotik dan multivitamin.

“Untuk sementara ini kita memperketat penjagaan di Pasar Hewan untuk mengantisipasi meluasnya wabah PMK. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita sudah dapat vaksin PMK dari Kementerian Pertanian,” pungkas Dedy. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Retribusi Potong Hewan, Oknum Bendahara BPKAD Toraja Utara Ditahan Kejaksaan

    Dugaan Korupsi Retribusi Potong Hewan, Oknum Bendahara BPKAD Toraja Utara Ditahan Kejaksaan

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —  HTA, oknum Bendahara Pengeluaran pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Toraja Utara ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Bagi Hasil Retribusi (BHR) Rumah Potong Hewan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Toraja Utara Tahun Anggaran 2023. Selain ditetapkan sebagai tersangka, HTA juga langsung ditahan penyidik […]

  • OPINI: Eksekusi Tongkonan di Toraja dan Krisis Identitas Budaya

    OPINI: Eksekusi Tongkonan di Toraja dan Krisis Identitas Budaya

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    Oleh: Fransiskus Allo (Dewan Pakar Pemuda Katolik Komcab Tana Toraja) Tongkonan — Lambang Jiwa Toraja Tongkonan bukan sekadar rumah bagi masyarakat Toraja. Ia adalah pusat kehidupan sosial, simbol leluhur, dan penanda identitas komunitas. Atap melengkung dan pahatan kayu pada dindingnya bukan dekorasi , melainkan cerita, garis keturunan, adat, dan kenangan bersama. Tongkonan memuat sejarah keluarga, […]

  • Diperjuangkan Legislator Dan Pongtasik, Gereja di Kecamatan Rindingallo Dapat Bantuan Rp 500 Juta

    Diperjuangkan Legislator Dan Pongtasik, Gereja di Kecamatan Rindingallo Dapat Bantuan Rp 500 Juta

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO —Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’ yang terletak di Kelurahan Pangala’ Utara, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara menerima bantuan hibah dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp 500 juta. Dana hibah ini akan digunakan untuk pembangunan Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’ yang sudah 3 tahun menumpang beribadah di teras rumah warga. Gereja Toraja Jemaat Rante […]

  • Jadi Salah Satu Fokus Kantor Bupati Mobile, Bisakah Data PKH dan Bansos Lainnya Berubah?

    Jadi Salah Satu Fokus Kantor Bupati Mobile, Bisakah Data PKH dan Bansos Lainnya Berubah?

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Saya mendengar keluhan bahwa banyak orang yang seharusnya tidak layak menerima PKH tapi tercatat namanya, banyak pula yang sangat layak tapi tidak dapat. Data ini harus kita validasi kembali.”  — Yohanis Bassang — Bupati Toraja Utara. KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain administrasi kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), akta nikah dan kelahiran, fokus pelayanan dalam Program […]

  • JRM Geram, Sudah 6 Pekan Kontrak Diteken, Progres Jalan Simbuang-Mappak Masih Nol

    JRM Geram, Sudah 6 Pekan Kontrak Diteken, Progres Jalan Simbuang-Mappak Masih Nol

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Proyek Peningkatan Jalan Provinsi poros Simbuang-Mappak di Kabupaten Tana Toraja yang dianggarkan sebesar Rp 14,2 miliar dari APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2023 mendapatkan atensi dari anggota DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan. Proyek ini dianggarkan untuk pekerjaan jalan sepanjang 4,1 km dari Lembang Mappa’ Kecamatan Bonggakaradeng hingga batas Kecamatan Simbuang di […]

  • 8 Calon Imam Katolik Keuskupan Agung Makassar Terima Jubah di Sangalla’, Tana Toraja

    8 Calon Imam Katolik Keuskupan Agung Makassar Terima Jubah di Sangalla’, Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Minggu, 13 Juni 2021, adalah hari gembira yang penuh rahmat bagi Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Borong, Sangalla, sekaligus hari penuh suka cita dan harapan bagi Gereja Lokal Keuskupan Agung Makassar (KAMS). Pada hari ini, delapan calon imam untuk Keuskupan Agung Makassar menerima jubah di Gereja Katolik Kristus Imam Agung Abadi Sangalla. […]

expand_less