Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » 6 Guru dan 9 Siswa yang Positif Corona, Pemda dan Satgas Covid-19 Harus Terbuka

6 Guru dan 9 Siswa yang Positif Corona, Pemda dan Satgas Covid-19 Harus Terbuka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten dan Satgas Covid-19 Toraja Utara diminta terbuka terkait informasi adanya 6 guru dan 9 siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan begitu, masyarakat, pihak sekolah, dan orang tua bisa melakukan antisipasi. Kemudian, fakta tersebut memperlihatkan bahwa virsus Corona kini mengancam anak-anak sekolah di Toraja Utara.

Pemerintah juga diminta agar segera mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan pembelajaran tatap muka dan beralih ke daring untuk menghindari penularan antar siswa dan guru.

“Data orang yang terpapar Covid 19 harus disampaikan dengan jelas dan harus ada tindakan dari Satgas Covid 19 di Toraja Utara. Jangan sampai ada istilah pembiaran dalam kasus ini. Jangan tunggu semakin banyak yang terpapar baru bertindak,” tegas anggota Komisi X DPR RI Asal Toraja, Eva Stevany Rataba, menyikapi informasi tentang adanya 6 orang guru dan 9 siswa SD yang positif terpapar virus Corona.

Legislator pusat asal Toraja ini juga meminta Pemkab Toraja Utara agar lebih tegas dalam penerepan protokol kesehatan. “Saya mendukung Pemkab Toraja Utara untuk menghentikan sementara proses belajar mengajar tatap muka untuk mencegah makin meluasnya wabah Corona ini,” ujar Eva lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, dr Remen Taula’bi mengakui bahwa informasi mengenai 6 orang guru dan 9 siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19, benar adanya.

Dokter Remen menyatakan, guru dan siswa yang terkonfirmasi positif Corona tersebut tersebar di beberapa sekolah, tanpa menyebut nama sekolahnya.

“Kita belum tahu darimana sumber penularannya (kepada guru dan siswa). Kita tetap melakukan trecing (penelusuran). Untuk mencegah penularan yang lebih luas, kita tunda dulu pembelajaran tatap muka dan dialihkan pembelajaran secara daring,” terang dr Remen, saat memberikan laporan pada Rapat Koordinasi Tim Satgas Covid bersama stakeholder, di Marante, Jumat, 9 Juli 2021.

Dia mengatakan, saat ini, Satgas Covid-19, baik dari Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Satgas tetap melakukan tracing untuk mencari asal dan penyebab terpaparnya siswa dan guru tersebut.

“Tetapi intinya kita mengambil langkah menghentikan sementara sekolah tatap muka untuk mencegah penularan yang lebih luas demi keselamatan anak-anak kita,” tegas dr Remen.

Berikut hasil rapat Tim Satgas Covid Kabupaten yang berlangsung di Kantor Satgas Covid-19, Lantai 2 Kantor Gabung Dinas Marante, Jumat, 9 Juli 2021:

  1. Pembelajaran tatap muka di sekolah akan ditunda selama 10 hari ke depan
  2. Seluruh kegiatan perekonomian hanya diisinkan sampai pukul 18.00 wita (jam 6 sore),
  3. Untuk Rambu Tuka dalam hal ini Pernikahan, kegiatan dibatasi sampai pukul 12.00 Wita
  4. Untuk Rambu Solo pelaksanaan diperketat hanya tiga hari, dan tiap hari batas kegiatan hanya sampai pukul 18.00 Wita
  5. Keluarga yang datang dari luar daerah untuk melaksanakan Rambu Solo dan Rambu Tuka, wajib memperlihatkan hasil tes Swab Antigen.

Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menuturkan, kebijakan ini merupakan hasil keputusan rapat bersama dan keputusan ini berlaku sampai tanggal 21 Juli 2021. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuria KAMS: Sejumlah Umat Terluka, Tidak Ada yang Meninggal dalam Peristiwa Bom di Gereja Katedral Makassar

    Kuria KAMS: Sejumlah Umat Terluka, Tidak Ada yang Meninggal dalam Peristiwa Bom di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kuria Keuskupan Agung Makassar (KAMS) menyatakan sejumlah umat Katolik mengalami luka berat dan ringan dalam peristiwa bom (diduga bunuh diri) yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021 pagi. Pihak Kuria Keuskupan Agung Makassar (KAMS) juga memastikan sampai saat ini tidak ada korban meninggal dunia dari umat yang menghadiri […]

  • Tinjau Proyek Jalan Poros Rantepao-Pangala’, JRM Minta Kontraktor Tingkatkan Kualitas Pekerjaan

    Tinjau Proyek Jalan Poros Rantepao-Pangala’, JRM Minta Kontraktor Tingkatkan Kualitas Pekerjaan

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PANGALA’ — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan meninjau proyek pengerjaan jalan poros Rantepao-Pangala’-Batas Sulbar, Rabu, 25 Agustus 2021. Dia juga meninjau pengerjaan jalan poros Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk. Sebelumnya, politisi Partai Golkar ini, juga meninjau proyek pengerjaan jalan provinsi, poros Passobo-Matangli-Masuppu-Batas Pinrang. Ketiga poros ini merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Toraja Utara dengan Provinsi […]

  • FOTO: Anggunnya Busana Pengantin Berbahan Tenun Toraja dalam Acara Amal Charity Gala Dinner Elegant Bridal

    FOTO: Anggunnya Busana Pengantin Berbahan Tenun Toraja dalam Acara Amal Charity Gala Dinner Elegant Bridal

    • calendar_month Ming, 23 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Fashion Show dan lelang amal kain tenun Toraja bertajuk Charity Gala Dinner sukses digelar di Heritage Toraja Hotel, Sabtu, 22 Mei 2021 malam. Mengangkat konsep makan malam yang elegan, para tamu sekaligus donatur yang hadir dimanjakan dengan fashion show busana pengantin berbahan dasar tenun Toraja yang begitu anggun dan elegan. Mantan Putri […]

  • Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Nasdem, Johanis Lithang Tombi Langi’ menyesalkan sikap lengah Satgas Covid-19 Tana Toraja yang tidak memperketat pemeriksaan di perbatasan Salubarani. Padahal sebelumnya, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 009/1077/XII/Setda, perihal himbauan agar setiap perantau yang tidak dapat menunda perjalanan ke Toraja untuk wajib […]

  • Puluhan Warga Terdampak Longsor di Palangka, Tana Toraja Masih Mengungsi

    Puluhan Warga Terdampak Longsor di Palangka, Tana Toraja Masih Mengungsi

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 22 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 74 orang masih bertahan di pengungsian. Mereka merupakan warga terdampak bencana alam tanah longsor di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, kecamatan Makale, Tana Toraja, yang terjadi pada Sabtu, 13 April 2024. Para warga terdampak longsor ini mengungsi di beberapa rumah milik warga lain yang lokasinya […]

  • Ranperda PDAM Jadi Perumda, Ketua Pansus Sebut Penting untuk Dulang PAD

    Ranperda PDAM Jadi Perumda, Ketua Pansus Sebut Penting untuk Dulang PAD

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polemik tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Buisin menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) terus bergulir. Pada beberapa pemberitaan sebelumnya, Ranperda PDAM menjadi Perumda ini menjadi kontroversi karena dinilai sangat dipaksakan untuk segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Naskah akademik ranperda PDAM dinilai adalah naskah “copy paste” karena […]

expand_less