Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 5 Kasus Baru Covid-19, Apel Pagi Gabungan Pemkab Toraja Utara Ditiadakan Sementara

5 Kasus Baru Covid-19, Apel Pagi Gabungan Pemkab Toraja Utara Ditiadakan Sementara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Situasi di sekitar Lapangan Bakti Rantepao, Senin, 21 Juni 2021 pagi, nampak lengang. Tidak ada anggota Satpop PP dan Dinas Perhubungan yang berjaga di jalan. Demikian pula di dalam lapangan, tidak nampak satu pun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kondisi ini sungguh berbeda dengan hari-hari kerja sebelumnya sejak Yohanis Bassang dan Frederik Victor Palimbong menjadi Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara. Saban pagi, ribuan ASN di lingkup Pemkab Toraja Utara, selalu mengikuti apel pagi gabungan, yang dipimpin Bupati atau Wakil Bupati di lapangan ini.

Dampak dari apel pagi gabungan rutin ini, lalu lintas di sekitar Lapangan Bakti jadi macet. Pemicunya adalah kendaraan yang digunakan ASN diparkir di sisi kiri maupun kanan jalan. Praktis badan jalan menjadi sempit. Situasi bertambah ruwet kalau di Jalan Kartika, yang menjadi salah satu jalan alternatif, ada kegiatan warga. Kendaraan milik masyarakat yang berangkat kerja atau mengantar anak sekolah menjadi bertumpuk di sekitar Lapangan Bakti.

Pada Senin, 21 Juni 2021, kondisi lalu lintas di sekitar Lapangan Bakti, lancar, tidak ada hambatan. Tidak ada pula apel gabungan. Konon, apel gabungan pada Senin pagi ini ditiadakan karena ada 5 kasus baru positif Covid-19 di Toraja Utara. Satu diantaranya menimpa ASN yang bekerja di lingkup Pemkab Toraja Utara.

Berdasarkan infografik perkembangan Covid-19-19 di Kabupaten Toraja Utara yang dirilis Satgas Covid-19 Toraja Utara, dari tanggal 17-19 Juni Juni 2021 terdapat penambahan 3 kasus baru. Ditambah dengan dua kasus sebelumnya, per tanggal 19 Juni 2021, jumlah kasus positif baru jadi 5 orang.

Keseluruhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Toraja Utara tanggal 19 Juni 2021, pukul 16.00 Wita berjumlah 617 dengan rincian, sembuh 583 orang, rawat inap 1 orang, isolasi 4 orang, dan 29 orang meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi, yang selama ini dikenal sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Toraja Utara, Anugerah Yaya Rundupadang mengatakan, Satgas Covid-19 telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan terkait adanya ASN dan penambahan kasus positif Covid1-19, dalam beberapa hari terkakhir.

“Satgas terus melakukan trecing terhadap orang-orang yang melakukan kontak. Kemarin ada 19 orang ASN dan TKD yang diswab antigen, hasilnya semua negatif. Hari ini, ada 14 ASN dan TKD yang diswab antigen, hasilnya juga negatif semua,” terang Yaya, Senin, 21 Juni 2021. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lumbung Padi Tumbang Ditimpa Truk yang Mundur

    Lumbung Padi Tumbang Ditimpa Truk yang Mundur

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah Alang (lumbung padi) yang berdiri di komplek Tongkonan Kale’bok, Kelurahan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Tana Toraja, tumbang diterjang mobil truk, Rabu, 29 November 2023 petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut. Jones, saksi mata, menyebutkan kecelakaan lalu lintas tersebut bermula saat sopir truk dengan nomor polisi […]

  • Anggota DPRD Sidrap “Belajar” Pengelolaan Pariwisata ke Tana Toraja

    Anggota DPRD Sidrap “Belajar” Pengelolaan Pariwisata ke Tana Toraja

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi II DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja, Selasa, 9 Maret 2021. Kunjungan kerja ini dalam rangka melihat lebih dekat cara pemerintah Kabupaten Tana Toraja, khususnya Dinas Pariwisata, dalam mengelolah pariwisata Tana Toraja sebagai penyumbang utama pendapatan asli daerah (PAD). Di hadapan Wakil […]

  • Pertama Kalinya, Tana Toraja Bakal Gelar Kejuaraan MMA Amatir, Gunakan Arena Octagon

    Pertama Kalinya, Tana Toraja Bakal Gelar Kejuaraan MMA Amatir, Gunakan Arena Octagon

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 1Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Untuk pertama kalinya di Sulawesi Selatan, Kabupaten Tana Toraja akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Beladiri Campuran (Mixed Martial Arts/MMA) tingkat amatir yang diselenggarakan oleh Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA MMA). Kejuaraan ini akan digelar pada tanggal 21–24 Agustus 2025 di Tana Toraja. Kegiatan prestisius ini merupakan kolaborasi antara Pengurus Provinsi IBCA MMA […]

  • Nama Gereja Katolik di Sa’dan Likulambe’ Ini Dipersoalkan Warga, Pastor Paroki: Nama Gereja Tak Bisa Diganti

    Nama Gereja Katolik di Sa’dan Likulambe’ Ini Dipersoalkan Warga, Pastor Paroki: Nama Gereja Tak Bisa Diganti

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Umat Gereja Katolik Stasi Santo Lukas Buntu Kole yang terletak di Lembang Sa’dan LikuLambe’, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara tak terima nama gerejanya diganti. Penamaan Gereja Katolik yang mencantumkan Buntu Kole dalam namanya disoal segelintir warga. Keberatan atas penamaan gereja Katolik tersebut diketahui berdasarkan surat yang ditujukan kepada Kepala Lembang Sa’dan Likulambe’, tertanggal […]

  • Peduli Keselamatan Warga, JRM Bantu Biaya Renovasi Jembatan Gantung di Makale Utara

    Peduli Keselamatan Warga, JRM Bantu Biaya Renovasi Jembatan Gantung di Makale Utara

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jembatan gantung yang menghubungkan Lingkungan Parampo’ Kelurahan Lemo, Makale Utara Kabupaten Tana Toraja dengan Se’Ke’ Bontongan Kabupaten Toraja Utara kondisinya sangat mengkhawatirkan. Lantai jembatan gantung dari bahan bambu sudah terlihat lapuk  dan berlubang. Padahal jembatan ini adalah akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil bumi maupun akses anak sekolah. Bahkan jembatan ini sudah […]

  • Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aktifitas eksplorasi panas bumi (geothermal) di Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja mulai memunculkan dampak, salah satunya adalah dampak sosial. Dengan adanya aktivitas eksplorasi panas bumi di Lembang Balla, konflik internal sering terjadi antara masyarakat pro dan yang menolak eksplorasi panas bumi di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, masyarakat meminta pihak […]

expand_less