Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Usai Dilantik, Ini Harapan JRM Terhadap Theo-Zadrak

Usai Dilantik, Ini Harapan JRM Terhadap Theo-Zadrak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombe sudah resmi dilantik dan diambil sumpah janji menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, periode 2021-20216, pada Jumat, 26 Februari 2021.

Sebagai salah satu orang yang ikut memenangkan pasangan dengan akronim The-Za ini, anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan menitip beberapa saran dan masukan kepada Theofilus dan Zadrak dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tana Toraja.

Poin pertama yang disampaikan adalah soal pengembangan pariwisata. JRM, begitu John Rende Mangontan biasa disapa berharap Theo-Zadrak bisa menjadikan Tana Toraja sebagai daerah tujuan wisata sejarah, budaya, dan panorama alam.

“Keunggulan budaya, alam, dan sejarah ini mesti didesain menjadi kekuatan pariwisata sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menjadikan masyarakat Tana Toraja menjadi mandiri dan sejahtera sehingga dapat mewujudkan tagline Toraja Mala’bi’ yang didengungkan selama masa kampanye,” ungkap JRM, dalam pesan tertulis ke redaksi kareba-toraja.com, Jumat, 26 Februari 2021.

Menurut JRM, konsep ini bisa terwujud bila Theo-Zadrak mampu mengidentifikasi semua potensi wisata yang ada, kemudian direncanakan dan didesain dengan baik, lalu dimasukkan dalam rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.

“Dari perencanaan secara menyeluruh ini, kemudian dipilah, mana yang menjadi skala prioritas untuk waktu 3,5 tahun ke depan dan mana yang akan dititipkan untuk pemimpin selanjutnya. Sehingga pembangunan dapat berkesinambungan atau berkelanjutan. Jangan sampai lain pemimpin, lain pula konsepnya sehingga tidak berkesinambungan,” terangnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Theo-Zadrak mesti mengajak masyarakat untuk memberikan sumbangsih pemikiran, sehingga konsep ini merupakan pokok-pokok pikiran masyarakat yang dirumuskan dan dijabarkan oleh pemerintah. “Sehingga siapapun pemimpin ke depan sisa melanjutkan dan menambah, tidak mengubah lagi konsep jangka panjang tersebut,” katanya.

Dengan membuka secara luas pokok-pokok pikiran dari masyarakat, JRM yakin seluruh elemen akan mendukung program tersebut.

Terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan pelaksanaan dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, JRM menyarankan agar visi misi yang ada disempurnakan dan diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah provinsi dan pusat.

“Bila RPJMD ini sudah disusun dan disesuaikan dengan arah kebijakan regional dan nasional, maka Theo-Zadrak bisa mengundang kembali tokoh-tokoh masyarakat yang dianggap kompeten di bidangnya masing-masing untuk membuat skenario dan rencana tindakan sekaligus mendukung percepatan pembangunan,” urai JRM, panjang lebar.

Selain dengan tokoh-tokoh masyarakat, Theo-Zadrak juga disarankan untuk menjalin kemitraan sejajar dengan DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, maupun DPR RI, serta organisasi perangkat daerah terkait, agar program-program yang direncanakan tersebut bisa dibantu dan diperjuangkan oleh wakil rakyat asal Toraja di berbagai tingkatan.

“Jangan lupa ajak pula kaum diaspora Toraja untuk ikut membantu dalam mengatasi masalah daerah. Karena saya yakin banyak diaspora kita yang memiliki kompetensi, baik dalam perencanaan pembangunan maupun membangun komunikasi ke provinsi dan pusat,” pinta JRM.

Terakhir, JRM berpesan agar Theo-Zadrak bisa menempatkan orang-orang di jajaran pemerintahan sesuai kompetensi dan latar belakang keilmuannya. “Istilahnya the right man on the right place,” pungkasnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pariwisata Tana Toraja Gandeng Asosiasi Wisata Gua Sulsel Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Gua

    Dinas Pariwisata Tana Toraja Gandeng Asosiasi Wisata Gua Sulsel Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Gua

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Peserta kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Gua/Caving sebelum memasuki Gua Sullukan Lembang Tokesan Kecamatan Sangalla’ Selatan. (foto: Ind/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga menggelar pelatihan Pemandu Wisata Gua/Caving, Selasa – Jum’at, 05-08 November 2024 bertempat di Hotel Lallangan, Kelurahan Tondon, Makale. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Wisata Gua […]

  • Sosialisasi Perda di Mengkendek, JRM: Pelestarian Cagar Budaya Sangat Penting dalam Rencana Pembangunan Pariwisata

    Sosialisasi Perda di Mengkendek, JRM: Pelestarian Cagar Budaya Sangat Penting dalam Rencana Pembangunan Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK —  Cagar Budaya adalah hasil aktivitas atau peradaban nenek moyang masa lalu yang menjadi peninggalan budaya masa kini. Jejak-jejak peninggalan masa lalu tersebut mempunyai nilai filosofis yang kuat tentang peradaban pada masanya dan  semakin lama usia atau semakin tua warisan atau benda tinggalan  tersebut maka semakin tinggi pula  nilai sejarahnya. Peninggalan nenek moyang […]

  • Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Melanjutkan rapat Laporan Keterangan Pertanggungjwaban (LKPj) Bupati Tana Toraja tahun 2023, kali ini Panitia Khusus (Pansus) menghadirkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat, 26 April 2024. Empat OPD yang hadir, diantaranya Inspektorat Daerah Tana Toraja, Badan Pengelola Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Lembang (BPMPL), dan Badan Layanan Umum […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tolak Mobil Dinas Baru, Minta Anggaran Dialihkan Untuk Program Lain

    Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tolak Mobil Dinas Baru, Minta Anggaran Dialihkan Untuk Program Lain

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sudah menjadi hak bupati terpilih untuk memperoleh kendaraan operasional baru untuk mendukung tugas dan pekerjaan sebagai Kepala Daerah. Namun beda halnya dengan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Dr Zadrak Tombeg dan Erianto L. Paundanan. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati ini menolak pengadaan kendaraan dinas (randis) baru dan meminta anggaran tersebut dialihkan […]

  • Seorang Polisi dan Warga Dibac*k Gegara Kotoran Kerbau di Pa’biteran, Toraja Utara

    Seorang Polisi dan Warga Dibac*k Gegara Kotoran Kerbau di Pa’biteran, Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — FRP (24), personil Polri yang bertugas di Polres Tana Toraja bersama saudaranya, BNP (34) menjadi korban pembacokan yang dilakukan JP (50) di Pa’biteran, Kelurahan Rantepaku Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Selasa, 2 April 2025. Akibat pembacokan yang menggunakan parang tersebut, kedua korban menderita luka serius. FRP mengalami luka sabetan pada bagian pergelangan […]

  • Foto Berjudul “Ma’Peliang” Ini Jadi Pemenang Lomba Foto Magical Toraja

    Foto Berjudul “Ma’Peliang” Ini Jadi Pemenang Lomba Foto Magical Toraja

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Foto berjudul “Ma’Peliang” karya fotografer Abun Pasanggang keluar sebagai pemenang lomba foto Magical Toraja, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) tahun 2022. Foto upacara Ma’nene di Lo’ko Mata ini, menurut penilaian dewan juri menggambarkan tradisi dari sekian banyak upacara adat yang ada di Toraja. Dewan juri berpendapat, gambaran peristiwa tertangkap […]

expand_less