Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Objek Wisata » Toraja Utara Terima Dua Penghargaan di Grand Opening Toraja Highland Festival

Toraja Utara Terima Dua Penghargaan di Grand Opening Toraja Highland Festival

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Event Promosi Wisata bertajuk “Toraja Highland Festival” resmi dibuka, Senin, 4 Oktober 2021. Grand Opening Ceremony event yang mengusung tema “Sinergitas Antarlini Membangun Pariwisata Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional” ini berlangsung di Hotel Misiliana Rantepao.

Grand Opening THF 2021 ini dihadiri Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang memberi sambutan secara virtual. Juga Direktur Departemen Statistik Bank Indonesia, Fadjar Majardi dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Muh. Nurdin Subandi.

Dalam Grand Opening THF 2021, diserahkan pula dua penghargaan kepada pemerintah Kabupaten Toraja Utara dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua penghargaan tersebut, yakni kategori Pemerintah Daerah Dengan Porsi Pendapatan QR Code Standard Indonesia (QRIS) Terbanyak dan Penghargaan TPAKD sebagai TPKAD Pertama Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia memperingati Bulan Inklusi Keuangan.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, mewakili Bupati dan Sekretaris Daerah Toraja Utara, Rede Roni Bare.

Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, yang menyampaikan sambutan secara virtual (karena sedang menjalankan tugas di Jakarta), mengatakan pelaksanaan event ini dilakukan berdasarkan protokol kesehatan mengingat Kabupaten Toraja Utara berada di PPKM level 2 dan tingkat kematian yang ada di Toraja Utara berada di posisi nol Covid-19.

“Kita bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 yang begitu lama dan bergerak bersama memutus mata rantai penyebarannya. Puji Tuhan, perkembangan Covid-19 di Toraja Utara mengalami penurunan hingga tingkat kematian di posisi nol didukung adanya vaksinasi massal yang sangat membantu pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk menurunkan angka positif Covid-19,” tutur Yohanis Bassang.

Lebih lanjut dikatakakan, event Toraja Highland Festival ini tentu memperkenalkan adat, budaya dan pariwisata Toraja Utara sehingga wisatawan dapat hadir menyaksikan adat istiadat yang dimiliki Toraja Utara dan di sisi lain bisa mendongkrak perekonomian dan UMKM sektor pariwisata,” katanya.

Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran panitia penyelenggara THF, para Pejabat dari OJK, para pejabat Bank Indonesia, para sponsor dan semua stakeholder yang telah memberikan dukungan sehingga event Toraja Highland Festival 2021 dapat berlangsung dengan baik.

Dia juga menyebut Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mendapatkan dua penghargaan yaitu piagam penghargaan kategori Pemerintah Daerah Dengan Porsi Pendapatan QR Code Standard Indonesia (QRIS) Terbanyak dan Penghargaan TPAKD sebagai TPKAD Pertama Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia memperingati Bulan Inklusi Keuangan.

Sementara itu, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual mengatakan bahwa kita bersyukur di Sulawesi Selatan ada Kabupaten Toraja Utara memiliki anugerah dan keindahan luar biasa di sektor pariwisata dan alam serta budayanya yang unik  sehingga menjadi daerah wisata tujuan di Sulsel.

“Mari kita berkolaborasi antara pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk membangun negeri ini, baik dari segi infrastruktur dan membangkitkan kembali sektor ekonomi di bidang UMKM,” ujar Andi Sudirman.

Grand Opening THF 2021 ini dihadiri Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, SE., MBA dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Muh. Nurdin Subandi bersama Sekretaris Provinsi Sulsel, Dr. Abdul Hayat, M. Si, Wakil Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg, Amri Mauraga, Direktur Utama Bank Sulselbar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kab. Torut, para pejabat OJK, para pejabat dari Bank Indonesia, Para Bupati/Walikota, Sekda, Asisten Se Sulsel dan Ketua DPC MASATA Toraja Utara, Damayanti Batti Palimbong sekaligus panitia penyelenggara THF 2021. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toraja Highland Festival II Resmi Dibuka di Ke’te Kesu’

    Toraja Highland Festival II Resmi Dibuka di Ke’te Kesu’

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Event promosi wisata, Toraja Highland Festival (THF) II resmi dibuka, Kamis, 11 Agustus 2022. Event gelaran kedua yang akan berlangsung hingga tanggal 13 Agustus 2022 itu, dipusatkan di objek wisata Ke’te Kesu’. Mengangkat tema “Taste Of Toraja”, THF II ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya Pameran UMKM, Pasar Kopi, Pertunjukan Seni […]

  • Dua Warga Meninggal Dunia Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    Dua Warga Meninggal Dunia Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Dua orang warga meninggal dunia ditimpa pohon tumbang di pondok, yang terletak dalam hutan pinus di Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Senin, 15 November 2021 malam. Kedua warga, yang sampai saat ini belum diketahui identitas itu, merupakan karyawan PT Kencana, yang melakukan penyadapan getah pinus di wilayah Kecamatan Bittuang. Keduanya […]

  • Pasar Bolu Sudah Terbuka untuk Perdagangan Hewan Antar Kabupaten

    Pasar Bolu Sudah Terbuka untuk Perdagangan Hewan Antar Kabupaten

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah ditutup (lockdown) hampir tiga bulan sejak Juli akibat wabah penyakit kuku dan mulut (PMK), pemerintah Kabupaten dan Satgas PMK Toraja Utara Kembali membuka Pasar Hewan Bolu dan perdagangan ternak antar kabupaten. Pembukaan perdagangan ternak dan Pasar Bolu mulai berlaku efektif sejak Selasa, 11 Oktober 2022. Pencabutan lock down ini tertuang dalam […]

  • Lewat “Jalan Tikus”; Cara Oknum Pedagang Memasukkan Babi dari Luar ke Toraja

    Lewat “Jalan Tikus”; Cara Oknum Pedagang Memasukkan Babi dari Luar ke Toraja

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Selain membawa serta orang-orang sangar yang disebut “preman”, menggunakan jalan alternatif (jalan tikus) adalah cara-cara yang digunakan oknum pedagang nakal membawa masuk babi dari luar ke Toraja di tengah ancaman penyakit African Swene Fever (ASF) atau Demam Afrika. Jika beberapa kali dengan menggunakan cara-cara intimidasi serta premanisme, oknum-oknum pedagang bisa meloloskan ratusan […]

  • Ruas Jalan Sa’dan-Batusitanduk Kembali Dikerjakan, Anggarannya Rp 35,6 Miliar

    Ruas Jalan Sa’dan-Batusitanduk Kembali Dikerjakan, Anggarannya Rp 35,6 Miliar

    • calendar_month Ming, 15 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengerjakan pembangunan jalan poros antar kabupaten, ruas Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk. Ruas jalan ini menghubungkan Kabupaten Toraja Utara dengan Kabupaten Luwu. Siaran pers yang diterima kareba-toraja.com, menyebutkan pengerjaan ini terbagai dalam dua paket, dengan total anggaran sebesar Rp 35,6 miliar dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022. Ruas jalan provinsi […]

  • 50-60 Persen Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Diberhentikan

    50-60 Persen Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Diberhentikan

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bakal merumahkan atau memberhentikan sekitar 50-60 persen dari 4000-an tenaga kontrak daerah (TKD) atau honorer di daerahnya. Proses pengusulan tenaga kontrak daerah tahun 2022 kini tengah berlangsung. Kecuali Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, dari penelusuran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jumlah tenaga honorer yang diajukan kembali oleh […]

expand_less