Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Pusat Kesehatan Hewan di Pangli, Sesean, Kembali Diaktifkan

Pusat Kesehatan Hewan di Pangli, Sesean, Kembali Diaktifkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN —  Pemerintah Toraja Utara kembali mengaktifkan Pusat Kesehatan Hewan yang berada di Pangli, Kecamatan Sesean.

Pengaktifan kembali Puskeswan Pangli ini dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Medan Sandabunga, Kamis, 1 Juli 2021.

Dalam laporannya,  Kepala Dinas Pertanian Toraja Utara, Medan Sandabunga, menuturkan bahwa dengan aktifnya kembali Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Pangli ini, maka Toraja Utara mempunyai dua Puskeswan, yakni di Bolu dan Pangli.

“Untuk Puskeswan Pangli ini akan melayani masyarakat di wilayah kecamatan Sesean, Sesean Suloara, Buntu Pepasan, Bangkelekila,  Sa’dan, Balusu, Baruppu, Rindingallo, Awan Rantekarua dan sebagian dari Kecamatan Tondon dan Nanggala,” terang Medan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perternakan dan Kesehatan Hewan, Paulis Tiku Tondok, menuturkan bahwa Puskeswan Pangli ini dibangun sejak tahun 2010 dan kegiatannya stagnan di tahun 2018.

“Puskeswan Pangli ini dibangun saat tahun 2010 dengan bersumber dana dari APBN, tetapi dalam perjalanannya kurang maksimal difungsikan karena kekurangan SDM dan Dana sampai tahun 2018. Karena pada saat ini,  tenaga dokter hewan sudah ada Lima orang,  maka Puskeswan Pangli ini kita aktifkan kembali,” terang Paulus.

Dalam sambutannya, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengatakan bahwa Puskeswan ini sangat penting mengingat penyakit Rabies sangat berbahaya.

“Pelayanan Pusat Kesehatan Hewan ini sangat penting, agar kesehatan hewan ternak  masyarakat kita dapat terjaga, terlebih kepada penyakit Rabies. Setelah Peraturan Daerah tentang Rabies di sosialisasikan,  maka hewan peliharaan (anjing) tidak boleh lagi berkeliaran,” tegas Bassang.

Adapun fungsi dan tugas Puskeswan ini, diantaranya untuk pelaksanaan kegiatan  pelayanan kesehayan hewan, pengendalian dan pencegahan penyakit hewan menular (yang dapat menyerang manusia), pelaksanaan inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan Hewan,  pemeriksaan sampel rabies, konsultasi penyakit hewan dan rawat inap hewan-hewan kesayangan. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Ambulance Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Poros Enrekang-Toraja

    Mobil Ambulance Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Poros Enrekang-Toraja

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Sebuah mobil ambulance dengan nomor polisi DD 557 XY mengalami kecelakaan tunggal di jalan poros Enrekang-Toraja, tepatnya di KM 11 Minanga, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Jumat, 17 Juni 2022 petang. Selain Ambulance, pada mobil minibus yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut terdapat tulisan “Hogers Indonesia Official Car”. Dan Celebes to the fullest. Ruslan, […]

  • Daftar 21 Lembang di Tana Toraja yang Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    Daftar 21 Lembang di Tana Toraja yang Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 21 dari 112 Lembang di Tana Toraja tak kunjung menyampaikan laporkan pertanggungjawaban realisasi penggunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk tahun 2023. Data ini disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Tana Toraja, Andi Palloan saat rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tana Toraja tahun 2023 di Kantor DPRD Tana Toraja, […]

  • Wanita Pensiunan Guru Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya, Diduga Dibunuh

    Wanita Pensiunan Guru Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya, Diduga Dibunuh

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Zubaedah, seorang pensiunan guru Agama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kediamannya, Lingkungan Kanan, Kelurahan Padan Iring, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, Kamis, 28 Juli 2022. Aparat Kepolisian Sektor Saluputti yang tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga, mendapati wanita 68 tahun tersebut dalam kondisi bersimbah darah di lantai rumah. Saat […]

  • GMKI Cabang Toraja Salurkan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran di Sumalu, Rantebua

    GMKI Cabang Toraja Salurkan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran di Sumalu, Rantebua

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Sebuah rumah milik Muliawan Patasik, yang terletak di Dusun Rondo, Lembang Sumalu, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, ludes terbakar pada 26 Januari 2024. Kebakaran itu diduga disebabkan karena hubungan arus pendek (korsleting) listrik. Rumah itu terbakar saat ditinggal pemiliknya mengikuti kegiatan sosialisasi bimbingan teknis KPSS di Bokin, Kecamatan Rantebua. Turut prihatin dengan musibah […]

  • Bupati Toraja Utara Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II dan III, Berikut Nama-namanya

    Bupati Toraja Utara Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II dan III, Berikut Nama-namanya

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong melantik dan mengukuhnya sejumlah 36 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkup Pemkab Toraja Utara, Kamis, 6 November 2025. Pelantikan dan pengkuhan ini berlangsung di lantai III Gedung Perpustakaan Daerah, yang juga dijadikan kantor sementara Bupati Toraja Utara. Acara pelantikan ini dihadiri […]

  • FKIP UKI Toraja Laksanakan Penguatan Bahasa Toraja bagi Pelaku Industri Kreatif

    FKIP UKI Toraja Laksanakan Penguatan Bahasa Toraja bagi Pelaku Industri Kreatif

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bahasa Toraja adalah identitas suku Toraja. Bahasa ini mesti dilestarikan dan dijaga. Salah satu cara untuk melestarikan, juga mempopulerkan bahasa Toraja adalah melalui industri kreatif. Industri kreatif adalah industri yang memanfaatkan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Contoh produk industri […]

expand_less