Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Luwu » PMI Sulsel: Butuh Bantuan Internasional untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

PMI Sulsel: Butuh Bantuan Internasional untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BELOPA — Luasnya lokasi dan begitu besar dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel membuka peluang meminta bantuan internasional.

Untuk diketahui, bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang yang terjadi pada Jumat, 3 Mei 2024, melanda 12 Kecamatan di Kabupaten Luwu. Ke-12 kecamatan itu, yakni Belopa, Belopa Utara, Bajo, Bajo Barat, Suli, Suli Barat, Larompong, Kamanre, Latimojong, Ponrang, Bua Ponrang, Bastem, dan Larompong Selatan.

Selain menelan belasan korban jiwa, ribuan rumah warga juga terdampak rusak berat maupun ringan. Ribuan warga juga terpaksa mengungsi. Dampak lain, infrastruktur sosial, kesehatan, transportasi, juga banyak yang mengalami kerusakan.

Koordinator Lapangan PMI Sulsel, Annisa Hannanu, dalam keterangannya, Kamis, 9 Mei 2024, mengatakan cuaca hari ini, dan beberapa minggu kemarin di lokasi TDB Banjir Bandang dan Longsor di Luwu sudah sedikit membaik karena hujan terkadang terjadi tapi hanya sebentar dan tidak deras.

Meskipun begitu, masyarakat setempat masih merasa was-was dengan cuaca tersebut karena di takutkan terjadinya banjir dan longsor kembali. Masyarakat setempat juga sudah mulai sedikit bangkit dari kesedihanya dan sudah membersihkan rumah mereka di karenakan sudah ada air bersih yang sudah didistribusikan oleh beberapa teman-teman PMI tepatnya di layanan Wash. Sedangkan masayarakat yang rumahnya terdampak rusak berat, seperti rumah yang telah terbawa air sungai yang sampai saat ini masih mengungsi dirumah keluarganya dan bahkan mengungsi di titik pengungsian dan mereka yang terdampak masih membutuhkan beberapa bantuan dikarenakan banyaknya kehilangan harta benda mereka yang membuat mereka trauma dengan kejadian tersebuat terutama anak-anak yang saat ini membutuhkan trauma healing.

“Saat saat ini juga banyak laporan dari masyarkat yang membutuhkan pelaynan kesehatan. Maka dari itu relawan PMI sangat membutuhkan obat-obatan dan alat medis yang sampai saat ini belum terpenuhi. Teman-teman PMI saat ini masih melakukan assessment dibeberapa titik. Melakukan distribusi tendon beserta air bersih menggunakan mobil tangki, melakukan pelayanan logistic agar mencatat barang masuk dan barang keluar untuk disalurkan kemasyarakat terdampak,” terang Annisa Hannanu dalam keterangan tertulis yang diterima KAREBA TORAJA.

Annisa juga menjelaskan beberapa akses transportasi yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor. Diantaranya jembatan terputus antara Desa Balla dan Desa Tallang Bulawang, serta antara Desa Saluparemang dan Desa Kamanre. Sedangkan Akses Jalan menujuh titik lokasi banjir lainnya masih susah untuk di akses dikarenakan masih ada sebagian titik yang terendam air dan beberapa jalan menuju kelurahan tersebut terputus yang sekarang terhubung ke sungai. Longsor juga terjadi di Kecamatan Latimojong yang meengakibatkan jalan untuk ke Latimojong hanya bisa menggunakan helikopter

Infrastruktur lain yang rusak, diantaranya Pipa PDAM, air sumur masyarakat keruh akibat lumpur banjir dan longsor, listrik sampai saat ini belum stabil masih ada beberapa yang belum ada listrik didaerahnya. Beberapa rumah warga, faskes, sarana pendidikan dan sarana pemerintahan masih lumpur  Akses jalan terendam air dan terputus tidak bisa di lalui kendaraan di beberapa titik. Akses Jembatan yang penghubung antara Desa Balla dan Desa Tallangbulawang, dan juga Desa Saluparemang dan Desa Kamanre terputus dan rusak parah.

“Kebutuhan masyarakat yang paling urgen saat ini adalah tarpaulin, alas tidur, selimut, family kit, hygiene kit, makanan pokok/siap saji, air bersih, dan sembako,” tutur Annisa.

Sedangkan kebutuhan personil di lapangan, diantaranya masker, alat komunikasi, jas hujan, perahu karet, pelampung, rompi, sepatu bod, peralatan maintenance, selang spiral, pemeliharaan kendaraan, obat-obatan, vitamin, peralatan sanitasi, peralatan DU, dan leptop.

“Kesulitan yang kami alami di lapangan saat ini adalah terputusnya jaringan di desa terdampak. Kemudian, kurangnya dana operasional, dan terbatasnya armada dalam melakukan layanan. Kemudian, kondisi cuaca yang tidak stabil membuat personil kewalawan dalam bertugas, ditambah minimnya peralatan yang digunakan. Jaringan telepon juga tidak ada di Kecamatan Latimojong,” urai Annisa.

Merujuk dari semua kondisi yang ada, baik masyarakat terdampak maupun petugas yang bekerja di lapangan, PMI Sulsel meminta bantuan internasional untuk turut serta dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Luwu, Sulsel.

“Bantuan internasional sangat dibutuhkan saat ini,” pungkas Annisa Hannanu. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aldy Jaya Racing Team Toraja Boyong 2 Raider ke Sirkuit Internasional Mandalika

    Aldy Jaya Racing Team Toraja Boyong 2 Raider ke Sirkuit Internasional Mandalika

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komunitas Otomotif Aldy Jaya Racing Team  terus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pengembangan bakat dunia balap motor untuk anak-anak Toraja. Setelah sukses menghidupkan kembali event balap motor Road Race di Toraja setelah vakum 13 tahun, tepatnya di Sirkuit Bandara Pongtiku Rantetayo Desember 2023 lalu, kini Aldy Jaya Racing team kembali menunjukkan keseriusannya dalam […]

  • Proses Akreditasi RS Elim Rantepao Masuk Tahap Survey, Pemkab Toraja Utara Beri Dukungan

    Proses Akreditasi RS Elim Rantepao Masuk Tahap Survey, Pemkab Toraja Utara Beri Dukungan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle CR1/IPY
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyatakan dukungannya terhadap proses Akreditasi Rumah Sakit Elim Rantepao oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI). Dukungan tersebut disampaikan Asisten II Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Amos Sarungallo, yang mewakili Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, pada Pembukaan Survei Akreditasi Rumah Sakit Elim Rantepao yang berlangsung di Aula Lantai […]

  • 5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

    5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 5 truk bantuan kemanusiaan dari Polres Tana Toraja dan masyarakat Tana Toraja diberangkatkan ke lokasi gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Kamis, 21 Januari 2021. Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, melepas rombongan personil dan kendaraan yang membawa bantuan kemanusiaan ke Sulbar di depan Pos Lantas Kolam Makale. Adapun […]

  • Dosen UKI Toraja Jadi Pembicara pada Forum Gereja -Gereja Sedunia di Korea Selatan

    Dosen UKI Toraja Jadi Pembicara pada Forum Gereja -Gereja Sedunia di Korea Selatan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teologi UKI Toraja Pdt. Dr. Johana Ruadjanna Tangirerung saat jadi pembicara pada fotum Gereja-Gereja sedunia di Korea Selatan. (foto: dok. istimewa/kareba-toraja). KAREBA -TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teologi UKI Toraja Pdt. Dr. Johana Ruadjanna Tangirerung, M.Th., merupakan salah satu wakil dari Indonesia yang menjadi Komisioner Education Ecumenical […]

  • Kejari Tana Toraja Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana, Ada Senjata Api, Ayam Sabung, Narkoba dan Uang Palsu

    Kejari Tana Toraja Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana, Ada Senjata Api, Ayam Sabung, Narkoba dan Uang Palsu

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan bersama Forkopinda menyaksikan Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana di Kantor Kejaksaan Negeri Tana Toraja. (Foto/HumasPolres)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kejaksaan Negeri Tana Toraja  memusnahkan ratusan barang bukti tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht), Kamis 25 September 2025. Ratusan barang bukti tindak pidana yang dimusnahkan merupakan barang […]

  • Bawaslu Toraja Utara Silaturahmi dengan Sejumlah Stakeholder Dalam Pengawasan Pemilu Serentak Tahun 2024

    Bawaslu Toraja Utara Silaturahmi dengan Sejumlah Stakeholder Dalam Pengawasan Pemilu Serentak Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bawaslu Toraja Utara, melakukan kunjungan silaturahmi kepada sejunmlah stakholder dalam rangka Pengawasan Pemilu serentak tahun 2024, Senin, 18 September 2023. Bawaslu Toraja Utara dipimpin langsung Ketua Brikken Linde Bonting bersama Anggota Bonnie Fredom dan Koordinator Sekretariat serta Staff Bawaslu Kabupaten Toraja Utara. Dalam silaturahmi dengan stakeholder, yakni Sekda Toraja Utara selaku Ketua […]

expand_less