Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pemuda Katolik Toraja Minta Politisi Tidak Gunakan Politik Identitas di Pilkada

Pemuda Katolik Toraja Minta Politisi Tidak Gunakan Politik Identitas di Pilkada

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja meminta semua pihak, terutama elemen-elemen yang terkait politik tidak menggunakan politik identitas dalam Pilkada serentak tahun 2024.

Karena jika hal itu dilakukan menyisahkan residu politik yang menyebabkan kerukunan masyarakat Toraja terganggu, bahkan terkoyak, akibat Pilkada.

“Itu adalah harga yang  sangat mahal dan tidak sepadan untuk dikorbankan untuk sebuah ambisi pribadi atau kelompok untuk berkuasa,” tegas Ketua Pemuda Katolik Komcab Tana Toraja Bidang Politik dan Pemerintahan, Yulianus Lombe dalam rilis pers tertulis yang diterima redaksi KAREBA TORAJA, Senin, 25 Maret 2024.

Pernyataan ini dikeluarkan Pemuda Katolik merujuk kondisi perpolitikan di Toraja dalam beberapa pekan terakhir, yang sudah mulai memunculkan wacana politik identitas.

“Hendaknya setiap kontestan tidak menggunakan politik identitas primordial untuk mengkapitalisasi dukungan dan menjatuhkan pihak lain. Pilkada DKI Jakarta beberapa tahun lalu mesti menjadi pelajaran berharga yang tidak boleh terulang kembali, karena sangat berbahaya dan menyakitkan,” tutur Yulianus Lombe lebih lanjut.

Dikatakan Yulianus, menjelang perhelatan Pilkada serentak pada bulan November 2024, sejumlah figur dan tokoh Toraja dari berbagai latar belakang politik dan profesi sedang bermunculan di ruang-ruang publik untuk menyatakan kesiapannya maju dalam pilkada serentak. Hal tersebut, menurut Yuliianus, adalah sebuah pertanda yang positif bagi perkembangan demokrasi di Toraja.

“Kemunculan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang identitas dan profesi untuk maju dalam pesta demokrasi Pilkada harus dihormati dan diberikan ruang yang sama tidak hanya dalam hal menyatakan kesiapannya maju sebagai kontestan Pilkada. Namun lebih dari itu mereka diberikan ruang untuk menyampaikan ide dan gagasan nya bagaimana membawa Toraja menjadi daerah yang maju dan sejahtera di masa yang akan datang. Sudah saatnya semua elemen, terutama partai politik dan para politisi memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat,” katanya mengingatkan.

Yulianus menegaskan hendaknya setiap kontestan tidak menggunakan politik identitas primordial untuk mengkapitalisasi dukungan dan menjatuhkan pihak lain. Pilkada DKI Jakarta adalah pelajaran berharga yang tidak boleh terulang kembali itu sangat berbahaya dan menyakitkan.

Meski begitu, Yulianus tetap yakin bahwa kebijaksanaan masyarakat Toraja yang lahir dan hidup dalam kearifan lokalnya sebagai satu keluarga, satu Tongkonan besar bernama Tana Toraja Tondok lepongan Bulan Tana Matari Allo tidak akan mudah dipecah belah. Pada sisi yang lain, Pemuda Katolik berharap kontestasi Pilkada September yang akan datang mengedepankan politik bermartabat jauh dari politik menghalalkan segala cara untuk memenangkan kontestasi.

“Pemuda Katolik Komcab Tana Toraja sebagai bagian integral masyarakat Toraja pada saatnya nanti akan merumuskan kriteria calon Pemimpin Tana Toraja yang akan menjadi rujukan setiap kader dan anggota Pemuda Katolik dalam menentukan pilihannya,” pungkas Yulianus. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengalaman Berkarir di Ibukota Jadi Modal Frederik Kalalembang Menuju Senayan

    Pengalaman Berkarir di Ibukota Jadi Modal Frederik Kalalembang Menuju Senayan

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol (Purn) Drs Frederik Kalalembang menggelar silaturahmi dengan keluarga yang dikemas dalam bentuk Temu Sapa sahabat JFK Tana Toraja di Hotel Pantan, Makale, Senin 17 Juli 2023. Maju Bacaleg melalui Partai […]

  • 4 Pemuda Toraja Wakili Sulsel di Gita Bahana Nusantara, Bakal Tampil di Istana Negara

    4 Pemuda Toraja Wakili Sulsel di Gita Bahana Nusantara, Bakal Tampil di Istana Negara

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Luar biasa. Para pemuda dan pemudi Toraja kini terus memperlihatkan prestasi-prestasi gemilang di berbagai bidang. Setelah Stevia Azalia Saranga, disebut-sebut lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional, muncul lagi empat pemuda dan pemudi Toraja yang dinyatakan lolos seleksi Gita Bahana Nusantara (GBN) tahun 2023, yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan. BERITA […]

  • TERKINI: Ini Jumlah Siswa SMP di Tana Toraja yang Diduga Keracunan MBG

    TERKINI: Ini Jumlah Siswa SMP di Tana Toraja yang Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —  Ratusan siswa dari dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makale, Tana Toraja, yang mengalami gejala keracunan, dirawat di tiga rumah sakit yang ada di kota itu. Ketiga rumah sakit itu, masing-masing RSUD Lakipadada, RS Sinar Kasih, dan RS Fatimah (Paku) Makale. Ratusan siswa diduga mengalami karacunan usai mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG) […]

  • Vaksinasi Sudah Lebih 50%, PPKM di Tana Toraja Turun Level 2

    Vaksinasi Sudah Lebih 50%, PPKM di Tana Toraja Turun Level 2

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan Surat Edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, Selasa, 5 Oktober 2021. Dalam Surat Edaran Nomor 353/X/2021/Setda tersebut, dijelaskan bahwa PPKM, yang sebelumnya berada di level 3 kini turun ke level 2. Alasannya, berdasarkan assesmen Kementerian Kesehatan dan persentase cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten […]

  • Ironi dari Ujung Tana Toraja: 3 Guru Tak Terima Tunjangan Terpencil Selama 6 Bulan, 2 Guru Dikeluarkan dari Dapodik

    Ironi dari Ujung Tana Toraja: 3 Guru Tak Terima Tunjangan Terpencil Selama 6 Bulan, 2 Guru Dikeluarkan dari Dapodik

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 DPRD Tana Toraja menindaklanjuti aspirasi Koalisi Aksi Mahasiswa Toraja terkait polemik Guru di SDN 3 Mappak. (Foto: Arsyad/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kisah memilukan datang dari Ujung Tana Toraja tepatnya di SDN 3 Mappak yang terletak di Lembang Dewata Kecamatan Mappak Tana Toraja. 3 Guru yang mengabdi di sekolah […]

  • Diikuti 4.000 Peserta, Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 Dibuka Bupati Tana Toraja

    Diikuti 4.000 Peserta, Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 Dibuka Bupati Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg saat membuka Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 di Rantetayo. (Foto: Arsyad-Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Jambore Daerah (Jamda) Pelayanan Pemuda, Remaja dan Mahasiswa Pantekosta (Pelpramap) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Sentra GPdI Sulsel di Kelurahan Padangiring, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, resmi dibuka, Selasa […]

expand_less