Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Jalan Rusak, Warga Paliorong Masanda Ditandu Sejauh 8 KM ke Puskesmas

Jalan Rusak, Warga Paliorong Masanda Ditandu Sejauh 8 KM ke Puskesmas

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Dusun Pali ditandu dari rumahnya menuju Puskesmas Ratte yang terletak di Lembang Kadundung Kecamatan Masanda yang jaraknya kurang lebih 8 KM. (foto: dok. istimewa).


KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA — Seorang nenek di Dusun Pali, Lembang Paliorong, Kecamatan Masanda, Tana Toraja bernama Bura Tasik harus ditandu dari rumahnya menuju Puskesmas Ratte yang terletak di Lembang Kadundung Kecamatan Masanda yang jaraknya kurang lebih 8 KM, Rabu Pagi, 22 Januari 2025.

Kondisi ini harus dialami Bura Tasik akibat kondisi jalan yang rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Sementara Bura Tasik sudah sepekan lamanya dirawat di rumah akibat sakit sehingga keluarga berinisiatif untuk membawanya ke Puskesmas dengan cara ditandu.

Warga Paliorong Masanda ditandu sejauh 8 KM ke Puskesmas akibat jalan rusak dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Sekitar 10 orang warga dan keluarga secara bergantian menandu Bura Tasik melewati jalan rusak dan longsor serta menyeberangi dua sungai untuk sampai di Puskesmas Ratte.

Cerita perjalanan Bura Tasik yang ditandu ke Puskesmas sejauh 8 km ini dikirim oleh Frans yang merupakan cucu dadi nenek Bura Tasik kepada Kareba Toraja.

Frans mengaku neneknya terpaksa di tandu ke Puskesmas karena jalan yang rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat sementara sudah sepekan neneknya sakit dan dirawat di rumah.

“Ditandu kurang lebih 8 km karena jalan belum bisa dilewati mobil, motor saja harus dipaksa lewat karena jalan licin dan belum dibeton” cerita Frans.

Frans berharap Pemerintah segera memperbaiki jalan penghubung Lembang Paliorong dan Kadundung Kecamatan Masanda agar kondisi yang dialami neneknya tidak terjadi kepada warga lainnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BERITA FOTO: Kondisi Jalan Poros Sa’dan Ulusalu Memprihatinkan, Pemerintah Diminta Segera Memperbaikinya

    BERITA FOTO: Kondisi Jalan Poros Sa’dan Ulusalu Memprihatinkan, Pemerintah Diminta Segera Memperbaikinya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Jalan poros Sa’dan Ulusalu, yang merupakan akses utama dari 4 Lembang (Desa) di Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara, memprihatinkan. Kerusakan terjadi di mana-mana, bahkan, jika musim hujan, terdapat banyak kolam di sepanjang jalan itu. Kondisi ini, menurut warga setempat, sudah berlangsung cukup lama. Namun sejauh ini, belum ada perhatian serius dari pemerintah. Bahkan, […]

  • Ada Dugaan Manipulasi Dokumen Afirmasi, Kelulusan PPPK 2 Nakes di Toraja Utara Disoal

    Ada Dugaan Manipulasi Dokumen Afirmasi, Kelulusan PPPK 2 Nakes di Toraja Utara Disoal

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kesempatan dua tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Tallunglipu, Adriana (bidan) dan Ariani (perawat) untuk berkarir sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), seolah dirampas karena ada dugaan praktek manipulasi dokumen pendukung afirmasi yang diduga palsu. Kesempatan bagi mereka untuk melakukan sanggahan pun seolah dihalang-halangi. Keduanya pun mengadu ke DPRD Toraja Utara. Senin, […]

  • PGPKT Toraja Utara Lakukan Pencegahan Ketulian Anak Lewat Safari BBT di Seluruh PAUD

    PGPKT Toraja Utara Lakukan Pencegahan Ketulian Anak Lewat Safari BBT di Seluruh PAUD

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komda PGPKT) Toraja Utara menggelar kegiatan Safari Bersih-Bersih Telinga (BBT) di seluruh PAUD sepanjang Oktober 2025. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan pendengaran anak usia dini, sekaligus mencegah gangguan komunikasi dan penurunan prestasi belajar akibat penumpukan kotoran telinga atau katoling/katurrik, yang sering dianggap […]

  • Eva Rataba Kembali Berikan Bantuan Peralatan Teknologi Informasi kepada SMP di Toraja Utara

    Eva Rataba Kembali Berikan Bantuan Peralatan Teknologi Informasi kepada SMP di Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Usai memberikan bantuan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada tiga Sekolah Dasar beberapa waktu yang lalu, Eva Stevany  Rataba, anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Sulsel  III,  kembali memberikan bantuan yang sama kepada dua SMP di Toraja Utara. Kedua SMP yang mendapat bantuan dari Eva Stevany Rataba ini, masing-masing SMP Negeri 2 […]

  • Bunda PAUD Tana Toraja Buka Kegiatan Camping Anak dan Remaja Paroki St. Yohanes Rasul Minanga

    Bunda PAUD Tana Toraja Buka Kegiatan Camping Anak dan Remaja Paroki St. Yohanes Rasul Minanga

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ketua Tim Penggerak PKK, yang juga Bunda PAUD Kabupaten Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, SKM, M.Kes, membuka secara resmi kegiatan Camping Anak Sekami dan Remaja Paroki Santo Yohanes Rasul Minanga, Kamis, 19 Maret 2026. Camping Sekami dan Remaja yang pertama kali digelar di Paroki Santo Yohanes Rasul Minanga ini berlangsung di […]

  • Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Per 10 Juli 2022, jumlah kerbau yang positif mengindap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tana Toraja mencapai 28 ekor. Satu diantaranya merupakan jenis kerbau belang (tedong tanda) yang harganya sekitar Rp 200 juta. Ke-28 ekor kerbau yang positif PMK tersebut, menurut laporan Medik Veteriner Dinas Pertanian Tana Toraja, tersebar di […]

expand_less