Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Tongkonan di Destinasi Wisata Bakal “Disulap” Jadi Homestay?

Tongkonan di Destinasi Wisata Bakal “Disulap” Jadi Homestay?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Tongkonan merupakan rumah adat orang Toraja, meliputi tempat tinggal, kekuasaan adat, dan perkembangan kehidupan sosial budaya orang Toraja. Arsitektur Tongkonan dikenal dengan bentuknya yang khas melalui struktur bawah, tengah, dan atas. Rumah adat Tongkonan yang memiliki ukiran mengandung makna, yaitu melambangkan status sosial pemilik Tongkonan menempati lapisan atas. Namun, seiring perkembangan zaman, Tongkonan saat ini tidak lagi dijadikan sebagai tenpat tinggal dikarenakan setiap keluarga yang mendiami Tongkonan pada umumnya telah membangun rumah tinggal sendiri.

Menyikapi kondisi tersebut, Toraja Tourism Board bekerjasama dengan PHRI, HPI, MASATA bakal “menyulap” Tongkonan menjadi Homestay, khususnya yang berada di destinasi wisata.

Bimbingan Teknis terkait alih fungsi khusus Tongkonan menjadi homestay ini dilaksanakan di objek wisata rohani, Sa’Pak Bayo-Bayo Tana Toraja, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Pengelola objek wisata Sa’Pak Bayo-Bayo, Michael Andin, mengatakan kegiatan ini baik sekali pada situasi pandemi, dimana kurangnya pengunjung untuk dilakukan beberapa pembenahan. “Bimbingan Teknis Tongkonan sangat berpengaruh untuk pemilik Homestay Tongkonan, dengan adanya pelatihan ini dapat memberi masukkan bagi para pemilik Homestay untuk lebih mengembangkan CHSE, kebersihan, dan kenyamanan di Homestay mereka yang dapat di pergunakan pada saat ramai kunjungan,” ungkap Michael.

Bimbingan Teknis Tongkonan dilaksanakan sebagai upaya pelestarian sekaligus pemanfaatan Tongkonan masyarakat sebagai pendukung penginapan (Homestay) di Toraja agar mendukung aktivitas ekonomi masyarakat  di sekitar tempat wisata. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk melatih para peserta dengan membangun tim kerja efektif, teknik komunikasi dalam konteks pelayanan prima dan pengelolaan kebersihan.

Panca R Sarungu, Ketua Toraja Tourism Board,  menyatakan banyak sekali Tongkonan yang kosong dapat dimanfaatkan. “Dengan menyediakan Homestay Tongkonan kita dapat menarik perhatian para wisatawan untuk dapat menawarkan penginapan di Tongkonan yang kita miliki,” terang Panca, yang juga Ketua DPP Masyarakat Sadar Wisata (Masata) ini.

Sementara itu, Wakil ketua BPC  PHRI Toraja Utara, Yohanes Limbong Allolayuk mengatakan mengubah Tongkonan  menjadi Homestay tidaklah mudah. Karena hal itu terkait kepemilikan Tongkonan yang tidak bersifat tunggal atau pribadi, melainkan rumpun keluarga.

“Diperlukan diskusi dengan seluruh keluarga besar agar tidak menimbulkan masalah. Sehingga diperlukan pendekatan khusus agar seluruh keluarga besar setuju Tongkonannya dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan yang selama ini pemeliharaannya menjadi beban,” urai Yohanis.

Meski begitu, lanjut Yohanis, melihat akses lokasi wisata yang dekat dengan Tongkonan, maka warga bisa menjadikanya sebuah peluang yang besar jika dimanfaatkan dengan baik.

John Massolo, pembicara dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Toraja Utara, menyatakan banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika mengubah Tongkonan menjadi homestay. Salah satunya adalah soal bahasa.

“Ketika kita memiliki tamu, minimal kita memiliki dasar bahasa Inggris agar mudah berkomunikasi dengan tamu. Dengan adanya bahasa yang mudah dipahami, kemudian ditambah dengan pelayanan yang ramah dan cerita unik tentang lokasi wisata, menjadikan tamu akan tinggal lama di tempat kita,” kata Massolo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Pesta Kesenian Toraja yang diselenggarakan dari tanggal 20-23 Oktober 2021. Adapun rangkaian acaranya, seperti kunjungan Duta Besar Negara Sahabat ke Toraja, Toraja Youth Leadership Camp Batch 2, Toraja Coffee Farmer Seminar.

Puncak Acara Pesta Kesenian Toraja sendiri akan diselenggarakan pada Minggu ke 3 November 2021 mendatang yang akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno, dengan rangkaian acara Road to ToraJAZZ, Sentra Vaksinasi Pekerja Parekraf  Toraja, dan Pagelaran Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif. (*)

Citizen Reporter: Paul Tandiayu
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WCD 2022: Masyarakat Tana Toraja Sudah Bisa Memilah Sampah Organik dan Anorganik

    WCD 2022: Masyarakat Tana Toraja Sudah Bisa Memilah Sampah Organik dan Anorganik

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dari sisi volume memang masih kecil, 614 kilogram. Namun dari sisi edukasi dan kesadaran, World Cleanup Day sudah memperlihatkan dampak, bahwa masyarakat kini mulai bisa memilah sampah organik dan anorganik. Ya, itulah yang bisa dilihat dan dirasakan manfaatnya selama beberapa tahun aksi World Cleanup Day (WCD) digemakan di Kabupaten Tana Toraja. WCD […]

  • Toko Emas dan Komputer Dibongkar Maling, Polres Tana Toraja Buru Pelaku

    Toko Emas dan Komputer Dibongkar Maling, Polres Tana Toraja Buru Pelaku

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja kini tengah memburu pelaku pembobolan dua unit toko di Makale, Tana Toraja, pada dua waktu berbeda. Pembobolan pertama dilakukan pencuri di Toko Emas Jaya, yang berlokasi di Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, pada 16 April 2023. Kemudian, pencuri juga membongkar dan membobol sebuah toko komputer yang berlokasi di Jalan […]

  • Sudah Triwulan Ketiga, PAD Toraja Utara Baru Terealisasi 56 Persen

    Sudah Triwulan Ketiga, PAD Toraja Utara Baru Terealisasi 56 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Toraja Utara mesti bekerja lebih giat lagi dalam mencari dan mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, hingga triwulan ketiga (September), realisasi PAD baru mencapai 56 persen atau Rp 40,3 miliar dari target APBD tahun 2025 sebesar Rp 71 miliar. “Per […]

  • Hendak Curi Sepeda Motor, Tiga Pemuda Ini Ditangkap Tim Resmob Polres Toraja Utara

    Hendak Curi Sepeda Motor, Tiga Pemuda Ini Ditangkap Tim Resmob Polres Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Belum hilang dari ingatan peristiwa pencurian enam unit sepeda motor yang dilakukan oleh 5 orang remaja di Rantepao, Toraja Utara, Mei 2022 yang lalu. Polisi menangkap kelima remaja ini di Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao. Pada Minggu, 7 Agustus 2022, Tim Resmob Polres Toraja Utara kembali menangkap tiga orang pemuda di Jalan […]

  • Perusahaan Kopi, PT. Sulotco dan Koperasi Lentera Salurkan Bantun untuk Korban Longsor Tana Toraja

    Perusahaan Kopi, PT. Sulotco dan Koperasi Lentera Salurkan Bantun untuk Korban Longsor Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Perusahaan Kopi, PT Sulotco Bersama Koperasi Karyawan Lentera menyerahkan bantuan untuk para korban bencana alam tanah longsor di Palangka, Kecamatan Makale dan Pangra’ta, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja. Bantuan diserahkan PT Sulotco yang diwakili Humas Manager Human Resources Development & Strategic Management Office PT. Sulotco Jaya Abadi, Donny Batara dan diterima […]

  • Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Mengkendek, Sejumlah Bangunan Rusak

    Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Mengkendek, Sejumlah Bangunan Rusak

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Angin puting beliung yang disertai hujan deras melanda wilayah Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Jumat, 3 Maret 2023 sore. Sejumlah warga melaporkan, angina puting beliung paling terasa dan berdampak di wilayah Lembang Marinding dan Lembang Palipu’, Kecamatan Mengkendek. Informasi dari Kepala Lembang Palipu’, Semuel Manukrante sedikitnya ada 3 rumah dan satu lumbung yang […]

expand_less