Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Tim Dosen UKI Toraja Kembangkan Usaha Bolu Ketan Hitam Khas Toraja

Tim Dosen UKI Toraja Kembangkan Usaha Bolu Ketan Hitam Khas Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jum, 20 Des 2024
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, kembali mengambil peran dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi lokal.

Beberapa waktu belakangan, beberapa Tim Dosen dari UKI Toraja yang terdiri dari Suryaningsih Patandung, Marchelin, dan Eko Suripto Pasinggi, berhasil menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan mengembangkan usaha bolu ketan hitam khas Toraja.

Kegiatan ini mencakup analisis biaya produksi, desain ulang produk serta strategi pemasaran dan bermitra dengan usaha kue bolu ketan Ibu Mendila.

Berlangsung selama 4 bulan, dimulai sejak bulan September – Desember 2024, program ini mendapatkan dana hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat(DRTPM) KEMDIKBUD dan mendapat sambutan antusias dari pelaku usaha lokal.

Berdasarkan hasil analisis, tim menemukan bahwa harga jual bolu ketan hitam perlu disesuaikan agar mendukung keberlanjutan usaha.

Hasil dari proses desain ulang juga menghasilkan tampilan kemasan baru yang lebih menarik serta dua varian rasa baru dengan topping kopi dan gula aren.

Selain itu, para Dosen juga membantu mengembangkan merek dan strategi kemasan agar produk bolu ketan hitam lebih kompetitif di pasar oleh-oleh.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi, tim PKM turut menyediakan peralatan produksi berupa oven dan mesin penepung beras.

Salah satu dosen pelaksana, Marchelin mengatakan dengan program ini pihaknya berharap produk bolu ketan hitam khas Toraja dapat menjadi salah satu pilihan utama oleh-oleh khas daerah, dan usaha lokal dapat berkembang dengan baik.

“Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan kekayaan kuliner Toraja ke pasar yang lebih luas,” ucap Marchelin, Kamis,18 Desember 2024.

Selain Dosen UKI Toraja, dua mahasiswa yakni Michael Sulli dan Grisela juga terlibat dalam membantu proses pelatihan dan produksi program tersebut.

Ibu Mendila, pelaku usaha yang terlibat dalam program ini mengatakan bantuan dan pelatihan dari dosen-dosen UKI Toraja sangat memberi dampak yang baik terhadap pengembangan usaha bolu ketan hitam khas Toraja.

“Dengan bantuan dan pelatihan dari dosen UKI Toraja, kami merasa lebih siap mengembangkan usaha bolu ketan hitam ini dan percaya diri memasarkannya dengan harga yang lebih kompetitif,” kata Mendila.

Program PKM Bolu Ketan Hitam Khas Toraja ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lokal lainnya untuk mengembangkan produk tradisional dengan inovasi dan dukungan teknologi yang memadai.

Tim pengembang juga berharap dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan masyarakat, produk ini dapat memperkuat perekonomian lokal dan memperkenalkan keunikan kuliner Toraja ke kancah nasional bahkan internasional.

Penulis : Indra/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Terhadap Fenomena Sosial, Ratusan Pemuda Toraja Dilatih Menjadi Sahabat Pendengar dan Peduli

    Respon Terhadap Fenomena Sosial, Ratusan Pemuda Toraja Dilatih Menjadi Sahabat Pendengar dan Peduli

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Untuk membentuk pemuda-pemudi menjadi seorang sahabat mendengar dan punya rasa peduli Badan Pekerja Sinode (BPS) gereja Toraja melalui Crisis Center GT bekerjasama dengan Pengurus Pusat PPGT, HMTI, dan Pusat Pengembangan Spiritual UKI Toraja menggelar pelatihan bagi sejumlah pemuda dan remaja dari berbagai latar belakang di Gedung PPGT Rantepao, Kamis, 4 Februari 2021. […]

  • Breaking News: Remaja yang Tenggelam di Sandabilik Makale Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

    Breaking News: Remaja yang Tenggelam di Sandabilik Makale Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    proses evakuasi korban tenggelam atas nama Ariel Arta (15 tahun) di wilayah PT. Malea Energi. (foto: Ind/kareba toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN —- Ariel Arta (15 tahun), remaja yang tenggelam di Sungai Sa’dan, Kelurahan Sandabilik, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja, Jumat, 28 Juni 2024 lalu, akhirnya ditemukan. Remaja asal Palopo itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak […]

  • Rumah Warga Mengkendek, Tana Toraja, Ludes Dilalap Api

    Rumah Warga Mengkendek, Tana Toraja, Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Satu unit rumah panggung milik Indo’ Anti’ yang terletak di belakang Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Ge’tengan, tepatnya di Minanga, Lembang Buntu Tangti, Kecamatan Mengkendek ludes dilalap api, Selasa, 22 November 2022 sore. Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan pendek (korsleting) listrik. Chonk, salah seorang saksi mata, mengatakan api bermula dari bagian depan rumah sehingga […]

  • Pengelola Objek Wisata Tilanga’ Janji Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan

    Pengelola Objek Wisata Tilanga’ Janji Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja dan pengelola objek wisata Kolam Alam Tilanga’ yang terletak di , Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, merespon cepat keluhan wisatawan yang juga Youtuber wisata dunia, Jajago Keliling Indonesia, yang viral di media sosial dalam sepekan terakhir. Selain meminta maaf kepada pasangan Youtuber tersebut dan para wisatawan […]

  • FOTO: Tanah Bergerak, Warga Mengungsi, 7 Rumah Mesti Direlokasi

    FOTO: Tanah Bergerak, Warga Mengungsi, 7 Rumah Mesti Direlokasi

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Bencana alam tanah bergerak dengan retakan cukup luas yang terjadi Saruran, Dusun Kayangan, Lembang Rano Tengah, sejak Rabu, 16 Februari 2022, kian parah. Berdasarkan peninjauan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Kamis, 17 Februari 2022, area retakan dan pergerakan tanah makin meluas. Bahkan, saat Kepala BPBD Tana Toraja, […]

  • Pengabdian Tanpa Batas

    Pengabdian Tanpa Batas

    • calendar_month Sab, 10 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dua guru asal Toraja ini mengabdikan hidupnya di Papua. Mungkin mereka tdk pernah berpikir bahwa suatu saat darah mereka akan membasahi tanah Papua, tanah dimana mereka melayani. Mungkin dalam benak mereka, ada tugas negara dan tugas pelayanan sesuai keyakinan mereka untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mendidik anak anak Papua supaya bisa berdiri bangga bersama saudara saudaranya […]

expand_less