Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tikam Korban Pakai Taji Ayam, Lelaki Paruh Baya Asal Rembon Ini Ditangkap Polisi

Tikam Korban Pakai Taji Ayam, Lelaki Paruh Baya Asal Rembon Ini Ditangkap Polisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — LP, 53 tahun, seorang petani asal Rembon, Tana Toraja, ditangkap polisi, Sabtu, 27 Agustus 2022.

LP ditangkap karena diduga kuat menjadi pelaku penikaman terhadap JP, 35 tahun, di Talion, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Berdasarkan keterangan LP kepada polisi, dia menikam JP menggunakan taji ayam.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja, AKP S. Ahmad menjelaskan terduga pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga sudah menahan dan mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau taji, yang digunakan pelaku menikam korban.

Dalam keterangan tertulis kepada kareba-toraja.com, Sabtu, 27 Agustus 2022, AKP Ahmad menyebut, peristiwa penganiayaan (penikaman) ini berawal dari selisih paham antara korban dan pelaku di sebuah tempat di Rembon.

Usai selisih paham, pelaku pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. Namun di tengah jalan, pelaku disusul oleh korban yang mengendarai sepeda motor. Saat korban berhenti dan hendak turun memukul pelaku, kemudian pelaku langsung mendahului menikam belakang korban dengan menggunakan pisau taji.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pada bagian belakang dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Lakipadada,” terang AKP Ahmad.

Terkait dengan alat yang digunakan pelaku menganiaya korban, yakni sebilah pisau taji (yang biasanya digunakan pada judi sabung ayam), AKP Ahmad menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman; apakah sebelum peristiwa penikaman itu, keduanya bertemu di arena sabung ayam.

“Soal kenapa ada taji yang dibawa pelaku, itu sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut dari penyidik,” ujar AKP Ahmad. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Kemah Demokrasi, KPU Toraja Utara Ajak Pemuda dan Pers Berpartisipasi Sukseskan Pilkada 2024

    Lewat Kemah Demokrasi, KPU Toraja Utara Ajak Pemuda dan Pers Berpartisipasi Sukseskan Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara menggelar kegiatan Kemah Demokrasi di Psp. Tangmentoe, Kecamatan Kesu, Toraja Utara, Jumat – Sabtu, 15 – 16 November 2024. Kegiatan yang menghadirkan organisasi -organisasi Pemuda dan mahasiswa serta wartawan sebagai peserta ini bertujuan untuk mengajak pemuda atau milenial ambil peran berpartisipasi dalam mensukseskan pilkada 2024 Para […]

  • 17 Desember, Hasil Resmi Pilkada dari KPU Sudah Bisa Diketahui

    17 Desember, Hasil Resmi Pilkada dari KPU Sudah Bisa Diketahui

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja baru akan melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada 9 Desember 2020 tingkat Kabupaten antara tanggal 13-17 Desember 2020. Setelah itu, KPU akan mengumumkan dan mengesahkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Di atas tanggal 17 Desember 2020,” terang Ketua KPU Kabupaten […]

  • Kasus Dugaan Bunuh Diri Terjadi Lagi di Tana Toraja

    Kasus Dugaan Bunuh Diri Terjadi Lagi di Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ UTARA — Kasus dugaan bunuh diri terjadi lagi di Tana Toraja. Kamis, 26 November 2020, seorang pemuda berinisial NB, 40 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di kamarnya, di Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla’ Utara. Nk diduga meninggal karena bunuh diri. Sebelumnya, kasus bunuh diri juga dilakukan oleh seorang siwa SMA di depan […]

  • Tana Toraja Kebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Rp 326 Juta

    Tana Toraja Kebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Rp 326 Juta

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sosialisasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) 2025, Sosialisasi Ruang Laktasi dan Bahaya Merokok. (Foto/Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menerima anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) sebesar Rp. 326.987.000. DBH CHT ini disampaikan oleh Plh. Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Sulsel Drs. Abd. Azis Bennu […]

  • Antrean Online Permudah Sakan Warga Buntu Pepasan Akses Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan

    Antrean Online Permudah Sakan Warga Buntu Pepasan Akses Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sakan, Warga Buntu Pepasan Peserta JKN yang rutin memanfaatkan fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus diwujudkan melalui berbagai inovasi digital. Salah satunya adalah fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN yang memungkinkan peserta mengambil […]

  • Derita Petani di Bittuang, Sawah Kesulitan Air Akibat Kemarau, Tanaman Padi Rusak Dimakan Kerbau Liar

    Derita Petani di Bittuang, Sawah Kesulitan Air Akibat Kemarau, Tanaman Padi Rusak Dimakan Kerbau Liar

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi padi yang rusak dimakan kerbau liar di Bittuang. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Sejumlah Petani di Lembang Tiroan dan Kole Palian Kecamatan Bittuang terancam gagal panen. Padi yang dirawat susah payah akibat kekurangan air di musim kemarau malah dirusak oleh ternak kerbau yang dilepas secara liar (Tedong Lamba’). Akibatnya padi yang sudah mulai […]

expand_less