TERKINI: Positif Corona di Toraja Utara Bertambah 3, Total Jadi 61 Kasus
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 30 Nov 2020

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meninggalnya Pasien 50 pada Minggu, 29 November 2020 menambah daftar jumlah warga yang kehilangan nyawa karena virus Corona. Dalam sepekan terakhir, jumlah warga Toraja Utara yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona terus bertambah. Masih layakkah daerah ini menyandang predikat zona hijau?
Senin, 30 November 2020 pagi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara kembali mengumumkan tiga warga terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu pasien konfirmasi meninggal dunia.
Ketiga pasien baru ini tercatat sebagai Pasien konfirmasi berdasarkan hasil uji uji sampel swab TCM di RS Lakipadada. Ketiga kasus baru ini dicatat sebagai pasien ke 59, 60, dan 61.
Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, Anugerah Yaya Rundupadang merinci ketiga pasien baru itu, masing-masing Pasien 59, jenis kelamin laki-laki, usia 33 tahun, berdomisili di Rantepaku, Kecamatan Tallunglipu. Kemudian Pasien 60, jenis kelamin perempuan, umur 28 tahun, tinggal di Rantepaku, Kecamatan Tallunglipu. Dan Pasien 61, jenis kelamin perempuan, umur 53 tahun, tinggal di Tallunglipu.
“Ketiganya tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah atau ke zona merah,” jelas Yaya, Senin, 30 November 2020.
“Saat ini, ketiga pasien konfirmasi sedang menjalani masa karantina, baik di ruang perawatan dan juga karantina mandiri yang dipantau langsung Puskesmas setempat dan GTPPC -19 Toraja Utara,” ujar Yaya lebih lanjut.
Yaya mengatakan, penelusuran dan pelacakan juga saat ini terus dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan GTPP Covid-19 Pemkab Toraja Utara dengan tetap memantau perkembangan kondisi pasien sesuai dengan protap penanganan Covid-19.
“Pada tanggal 29 November 2020 Pasien konfirmasi 50 meninggal dunia setelah selama beberapa hari dirawat di RSUD Lakipadada dan telah dilaksanakan pemulasaran dan pemakaman sesuai protokol pemakaman Covid-19. Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyatakan turut berdukacita, kiranya segenap keluarga dikuatkan dan mendapat penghiburan dari Tuhan Yang Maha Pengasih,” kata Yaya.
Dengan adanya penambahan tiga kasus baru per tanggal 30 November 2020 ini, Pasien terkonfirmasi positif di Toraja Utara kini berjumlah 61 orang dengan rincian status: dirawat: 4 orang, sembuh: 43 orang, isolasi: 9 orang, dan meninggal dunia 5 orang.
“Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menghimbau kepada seluruh masyarakat agar semakin waspada dengan peningkatan kasus dalam seminggu terakhir ini,” pinta Yaya.
Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah kalau tidak ada keperluan mendesak serta taat dan mematuhi Protokol Kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan 3 M; Menggunakan masker tiga lapis dengan benar setiap waktu, senantiasa menjaga jarak minimal satu setengah meter, serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.
“Juga menghindari keramaian dengan tidak berkerumun khususnya di upacara adat Rambu Solo’. Bagi pendatang dari luar daerah diharapkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari,” tegas Yaya. (*)
Penulis: Desianti
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar