Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » TERKINI: Dua Lagi Warga Toraja Utara Meninggal Dunia karena Covid-19

TERKINI: Dua Lagi Warga Toraja Utara Meninggal Dunia karena Covid-19

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain jumlah warga yang terkonfirmasi positif, pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Toraja Utara, juga terus bertambah.

Sabtu, 10 Juli 2021, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional Pongtiku, dua warga Toraja Utara meninggal dunia karena Covid-19. Keduanya meninggal dunia di RS Pongtiku, Tallunglipu. Dengan bertambahnya dua warga tersebut, jumlah pasien yang meninggal dunia karena virus Corona menjadi 36 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, dr Yuspin, membenarkan penambahan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia. “Iya, hari ini ada dua di RS Pongtiku,” katanya, saat dikonfirmasi, Sabtu, 10 Juli 2021.

Dokter Yuspin menguraikan, dua warga yang meninggal dunia tersebut, masing-masing pasien wanita, 67 tahun, asal Lembang Sa’dan Tiroallo, Kecamatan Sa’dan dan perempuan 72 tahun, warga Pasele Rantepao. Keduanya sudah dimakamkan dengan protokol kesehatan di Sa’dan dan Nanggala.

Saat ini, kata dr Yuspin, Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara melakukan trecing terhadap kontak erat dengan kedua pasien.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Lembang Sa’dan Tiroallo, Lukas Patulak, membenarkan bahwa ada warganya yang meninggal dunia akibat Covid-19 di RS Pongtiku, Sabtu, 10 Juli 2021.

“Almarhumah meninggal di usia sekitar 70 tahun di RS Pongtiku sekitar pukul 02.00 Wita dini hari,” ujar Lukas.

Lukas Patulak menambahkan bahwa almarhum diduga kuat terpapar virus Corona dari anaknya yang tiba dari Jakarta bersamaan dengan romobongan Menteri Kelauatan dan Perikanan beberapa waktu lalu.

“Sampai saat ini sudah ada dua warga Lembang Sa’dan Tiroallo yang meninggal akibat Covid-19, “sebut Lukas. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Departemen Geofisika Unhas Bantah Terlibat dalam Investigasi Seismik Penyebab Getaran dan Dentuman di Sekitar PLTA Malea

    Departemen Geofisika Unhas Bantah Terlibat dalam Investigasi Seismik Penyebab Getaran dan Dentuman di Sekitar PLTA Malea

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Departemen Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin membantah terlibat dalam investigasi sesimik penyebab getaran dan dentuman di sekitar PLTA Malea di Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Bantahan sekaligus klarifikasi ini disampaikan Sekretaris Departemen Geofisika FMIPA Universitas Hasanuddin, Erfan Syamsuddin, dalam pesan tertulis ke redaksi kareba-toraja.com, Minggu, 4 Juli […]

  • Sehari Jelang Penetapan DCT, Caleg DPR RI Frederik Kalalembang Turunkan Baliho

    Sehari Jelang Penetapan DCT, Caleg DPR RI Frederik Kalalembang Turunkan Baliho

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sehari menjelang penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) peserta Pemilu 2024, salah satu Bakal Calon DPR RI Dapil 3 Sulsel, Irjen Pol. (Purn) Drs. Frederik Kalalembang menurunkan balihonya secara mandiri. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang ditujukan kepada para peserta Pemilu terkait aturan pemasangan alat citra […]

  • BPS Gereja Toraja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

    BPS Gereja Toraja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KUPANG — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban alam Badai Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dihimpun dari anggota jemaat Gereja Toraja ini disampaikan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Musa Salusu dan Ketua I, yang juga Koordinator Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt Alfred […]

  • Srikandi Toraja Ini Dianugerahi Predikat Profesor Termuda LLDikti Wilayah IX

    Srikandi Toraja Ini Dianugerahi Predikat Profesor Termuda LLDikti Wilayah IX

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Prestasi gemilang kembali diukir srikandi Toraja, Prof. Apriana Toding, ST., M.EngSc., Ph.D. Selain sebagai Guru Besar termuda, alumni Curtin University Perth Australia Barat ini kembali mendapat predikat sebagai Profesor Termuda di lingkup LLDikti Wilayah IX. LLDikti Wilayah IX mencakup Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. […]

  • Kedua Kalinya, Bupati Toraja Utara Laporkan Warganya ke Polisi

    Kedua Kalinya, Bupati Toraja Utara Laporkan Warganya ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melaporkan seorang warganya bernama Stev Raru ke Polres Toraja Utara, Selasa, 13 Juni 2023. Stev dilaporkan karena diduga melakukan pengancaman dan penghinaan terhadap Bupati Toraja Utara. Ini merupakan yang kedua kalinya, Ombas, sapaan akrab Yohanis Bassang, melaporkan warganya ke polisi. Sebelumnya, Yahonis Bassang alias Ombas, juga melaporkan […]

  • Penerima Penghargaan Kalpataru Tolak Dana Replikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup

    Penerima Penghargaan Kalpataru Tolak Dana Replikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penerima Penghargaan Kalpataru tahun 2022 asal Toraja, Pdt Rasely Sinampe menyatakan menolak dana replikasi Kalpataru sebesar Rp 40 juta dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yang sedianya diberikan kepadanya. Penolakan itu disampaikan Pdt Rasely Sinampe dalam bentuk surat pernyataan disertai alasan-alasan, yang disampaikan kepada Direktur Kemitraan Lingkungan Dirjen Perhutanan Sosial dan […]

expand_less