TERKINI: Bencana Longsor di Buntao’, 6 Rumah Tertimbun, 1 Tongkonan Rusak, Ratusan Warga Mengungsi

KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Ratusan warga Dusun Salu Losso’, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara, terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena rumah mereka terancam tanah longsor.

Tanah longsor yang terjadi di Dusun Salu Losso’ sekitar pukul 02.00 Wita, Kamis, 9 Mei 2024 dini hari, menyebabkan badan jalan tertutup total. Enam rumah warga di Dusun Salu Losso’ rusak berat tertimbun material longsor.

Ada satu Tongkonan (rumah adat Toraja) yang sudah miring dan material longsor sudah sampai di lokasi Tongkonan tersebut. Tongkonan Losso’ ini pun terancam ambruk.

Selain itu, satu patane (makam) yang hancur terbawa longsor. Beruntung, mayat yang ada di dalam patane sudah dievakuasi oleh warga dan keluarga.

Baca Juga  Polres Tana Toraja Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024

Pasca longsor, listrik padam, karena ada dua tiang listrik yang patah terdampak longsor. Namun, saat ini, petugas dari PLN Rantepao sementara membenahi jaringan dan mengganti tiang listrik yang patah.

Nataniel, salah satu warga Tallang Sura’, yang dikonfirmasi KAREBA TORAJA menyatakan bahwa situasi di lokasi longsor Salu Losso’ masih sangat mengkhawatirkan. Warga takut. Sehingga memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Ada yang mengungsi ke wilayah Kelurahan Bokin. Ada pula yang mencari lokasi sendiri.

“Sekitar 30 rumah itu yang terdampak. Sehingga masyarakat mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” kata Nataniel.

6 unit rumah warga rusak diterjang tanah longsor di Salu Losso’, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’. (Foto: dok. Frans).

Warga lain bernama Frans, menjelaskan bahwa dari tiga titik longsor yang terjadi jalan poros Rantepao-Buntao’-Rantebua, titik ketiga adalah yang paling parah.

Baca Juga  Kebakaran di Hari Natal, Tiga Bangunan di Depan Terminal Makale Ludes Dilalap Api

“Butuh waktu yang agak lama untuk membersihkan material longsor di Salu Losso’ ini. Sebab, longsor susulan masih terus terjadi,” kata Frans.

Sementara itu, Pong Max, warga lainnya, menyatakan bahwa dari tiga titik longsor, sudah dua titik yang dievakuasi dan dibersihkan material longsornya. Kedua titik yang sudah bisa dilalui kendaraan itu, yakni Salu Tembamba dan Salu Tangnga’.

“Kalau di Tembamba dan Salu Tangnga sudah kami kerjakan tadi. Ada tiga alat berat yang standby di sini. Ada alat dari provinsi, BPBD, dan Dinas PUPR Toraja Utara,” kata Pong Max.

Meski begitu, Pong Max menyebut untuk titik longsor baru di Salu Losso’, proses pembersihan membutuhkan waktu yang lama. Sebab, pekerjaan balum bisa dimulai saat ini. Longsor susulan masih terus terjadi.

Baca Juga  Dua ASN Dinas Perikanan Toraja Utara Ditetapkan Tersangka Korupsi

“Tadi ada petugas dari BPBD yang survey ke puncak memakai drone. Terlihat ada batu yang sangat besar dan batu-batu sedang lainnya yang terancam longsor. Sehingga kita masih khawatir untuk melakukan evakuasi material,” urai Pong Max. (*)

Penulis: AP Lino
Editor: Arthur

Komentar