Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tana Toraja Pilot Project Pengembangan Model Terintegrasi Gizi Anak Sekolah Dasar

Tana Toraja Pilot Project Pengembangan Model Terintegrasi Gizi Anak Sekolah Dasar

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anak usia sekolah menjadi salah satu  prioritas pembangunan saat ini. Di Indonesia  ada sejumlah 24,1 juta anak usia sekolah dasar (6-12 tahun) yang merupakan bagian dari peserta didik wajib belajar Sembilan tahun. Mereka adalah bayi dan anak balita pada tahun 2013-2018, yang dimasa itu sepertiganya mengalami stunting, yaitu dengan prevalensi stunting balita  30,8 % pada tahun 2018 dan 37,2% pada tahun 2013. Dari 55,6 juta anak usia 7-18 tahun di Indonesia, terdapat 51 juta (91%) anak yang terdaftar di sekolah dan paling banyak adalah kelompok  dari Sekolah Dasar terdapat 52%. Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 sebanyak 46,6 % anak usia sekolah mengalami anemia.

Dalam rangka meningkatkan gizi anak sekolah dasar, dikembangkan Desain Uji Coba Model Gizi Anak Sekolah Dasar Terintegrasi di Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, dan Kabupaten Kupang NTT.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kemenko PMK, Jelsi Natalia Marampa dalam sambutannya pada Lokakarya Pengembangan Desain Uji Coba Model Gizi Anak Sekolah Dasar Terintegrasi di Kabupaten Tana toraja tanggal 21 Maret 2024 di Kantor Dinas Pendidikan Tana Toraja, yang dihadiri  oleh Sekretaris Daerah beserta Kepala OPD terkait,  Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kemenko PMK Jelsi Natalia Marampa, WFP School Nutrition Activity Nikendarti Gandini, Pakar Gizi dari IPB Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, I Nyoman Rudi Kurniawan Plt. Dir. SMP Kemendikbutristek, beserta 10 Kepala Sekolah terpilih, Komite Sekolah dan mitra lainnya, Sabtu, 23 Maret 2024.

Jelsi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Kerjasama Kemenko PMK dengan World Food Program (WFP) dalam pencapaian Strategi 2 RAN PIJAR yang bertujuan untuk perubahan perilaku dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang dihadapi anak usia sekolah, khususnya terkait status gizi.

Jelsi menjelaskan, metode kegiatan ini yaitu dengan pengembangan desain dan uji coba model gizi anak SD terintegrasi dengan pendekatan berbasis sekolah dan keluarga. Perbaikan perilaku makan  dan gaya hidup sehat melalui edukasi gizi di sekolah serta di tingkat masyarakat untuk mengurangi permasalahan gizi dan untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada etape kehidupan selanjutnya. Status gizi anak sekolah berdampak pada kesehatan, kekurangan atau kelebihan gizi pada usia balita dan usia anak sekolah dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak.

“Implementasi nyata di lapangan sangat diperlukan sebagai tindak lanjut dari diskusi pada lokakarya pada hari ini, sehingga akan diperoleh rekomendasi dan dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan dan dapat dijadikan role model untuk daerah yang lain” ucap Jelsi

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja, Rudhy Andi Lolo, mengatakan bahwa masalah stunting ditemukan titik berat pada komitmen pemimpin daerah dan perilaku kesehatan, gizi dan makan. Oleh karena itu, pertemuan hari ini sangat penting untuk mendapatkan rekomendasi terkait model gizi anak sekolah terintegrasi dan bagaimana formulasi yang dapat dilaksanakan di Kabupaten Tana Toraja beserta OPD.

Pada kesempatan ini turut hadir Plt. Dir SMP Kemendikbutristek I Nyoman Rudi Kurniawan, juga menyampaikan pentingnya gerakan sekolah sehat dalam upaya peningkatan gizi anak sekolah dasar yang fokus pada perubahan perilaku dimulai dari kegiatan sederhana dan berkelanjutan sehingga menjadi pembiasaan disekolah melalui sehat gizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa dan sehat lingkungan.

Cakupan Kampanye Sekolah Sehat di seluruh jenjang Pendidikan, berjumlah 436.498 satuan Pendidikan, dan 53.049.920 siswa. Pendekatan pendidikan gizi bagi anak sekolah dapat dilakukan melalui sekolah (UKS), dan atau melalui keluarga (misalnya melalui kelompok P2K2 dari PKH) atau saluran lain yang menyasar orang tua.

“Melihat program yang sudah dilaksanakan di Tana Toraja, perlu juga penguatan regulasi di sekolah yang masih membutuhkan penguatan dan mudah diaplikasikan,” ujar pakar Gizi ITB, Prof. Hardinsyah.

Desain Model Gizi Sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dilakukan dengan praktek gizi dan status gizi yang baik melalui pendekatan sekolah dan keluarga yang terintegrasi sehingga dapat terwujud generasi Sehat Kuat dan terintegrasi  yang dilakukan melalui 4 pilar yakni : edukasi gizi dan PHBS, lingkungan pangan sehat, peningkatan kapasitas, dan penguatan regulasi.

Ditambahkannya, peningkatan kapasitas juga dapat menjadi opsi lain untuk dapat meningkatkan edukasi gizi di sekolah, dan ada banyak model lain yang dapat diputuskan oleh Tana toraja untuk implementasi terbaik. Serta perlu juga untuk menjajaki kerjasama dengan Mitra, Perguruan Tinggi untuk berkolaborasi dan mempercepat implementasi hasil  uji coba model gizi anak Sekolah Dasar.

Diharapkan Pemda melalui Asisten Pemerintah 2 dan Bappelitbangda dapat melakukan rapat koordinasi, menindaklanjuti, mendampingi dan mengawal serta melakukan monitoring evaluasi secara berkelanjutan bersama forum/Tim Pijar sehingga ada perubahan perilaku dan perbaikan gizi sesuai target yang dari indikator, program dan kegiatan RAN PIJAR.

Anak usia sekolah dasar dan remaja menjadi perhatian dan prioritas dalam pembangunan karena mereka menjadi kelompok dan penentu pembangunan bangsa, mencapai Indonesia Emas 2045. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Victor Datuan Batara Terpilih Kembali Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja

    Victor Datuan Batara Terpilih Kembali Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sempat tertunda beberapa kali akibat konflik internal, Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja akhirnya bisa digelar di Hotel Novotel Makassar, Sabtu, 28 Agustus 2021. Pemilihan Ketua DPD II, yang merupakan agenda utama Musda X itu berlangsung lancar, meski terjadi terjadi gejolak di depan Monumen Mandala, tidak jauh dari lokasi […]

  • Ratusan Penyandang Disabilitas di Toraja Utara Terima Bantuan Rp 2-3 Juta

    Ratusan Penyandang Disabilitas di Toraja Utara Terima Bantuan Rp 2-3 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 170 orang penyandang disabilitas terverifikasi di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan menerima bantuan atensi penyandang disabilitas dari Kementerian Sosial RI, melalui Kantor Pos Rantepao, Rabu, 5 Juli 2023. Penyerahan secara simbolis bantuan atensi penyandang disabilitas ini dilakukan oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong didampingi Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, […]

  • Silaturahmi ke Mebali, Warga Mengeluh Soal Sampah Ke Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang

    Silaturahmi ke Mebali, Warga Mengeluh Soal Sampah Ke Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Warga Mebali Kecamatan Gandangbatu Sillanan mengeluh soal penanganan sampah yang ada di Mebali. Bahkan pada musim kemarau seperti yang baru berlalu kemarin, sempat viral di media sosial sungai yang ada di Mebali jadi tempat pembuangan sampah. Keluhan itu disampaikan warga kepada Bakal Calon Bupati Tana Toraja, Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang saat […]

  • Pemkab Toraja Utara Batal Ajukan Pinjaman ke Pihak Ketiga

    Pemkab Toraja Utara Batal Ajukan Pinjaman ke Pihak Ketiga

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang sebelumnya berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp 60 miliar (bukan Rp 80 miliar seperti berita sebelumnya), mengurungkan niat itu. Pinjaman tidak akan dilakukan. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Toraja Utara, Irmawati Patandung, kepada kareba-toraja.com, di sela-sela kegiatan Musrembang Kabupaten, yang digelar di […]

  • Percepat Vaksinasi, Dinkes Toraja Utara Sebar 1.130 Vial Sinovac dan 210 Vial Moderna ke Puskesmas

    Percepat Vaksinasi, Dinkes Toraja Utara Sebar 1.130 Vial Sinovac dan 210 Vial Moderna ke Puskesmas

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Untuk mempercepat upaya vaksinasi Covid-19 agar tercapai herd immunity (kekebalan kelompok/70% dari populasi), Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara menyebar 1.130 vial vaksin Sinovac dan 210 vial vaksin Moderna ke 28 Puskesmas yang ada di Toraja Utara. Penyaluran dua jenis vaksin Covid-19 ini dilaksanakan pada Minggu, 29 Agustus 2021. Jika 1 vial Sinovac […]

  • Dalam Dua Hari, 66 Pasien Covid-19 di Toraja Utara Dinyatakan Sembuh

    Dalam Dua Hari, 66 Pasien Covid-19 di Toraja Utara Dinyatakan Sembuh

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara mengumumkan bahwa sebanyak 66 warga Toraja Utara yang sebelumnya dinyatakan positif terpapar virus Corona, dinyatakan sembuh dalam dua hari terakhir, yakni tanggal 21-22 Juli 2021. Ke-66 orang tersebut merupakan pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah dan diawasi oleh Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan. “Tanggal 21 […]

expand_less