Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tabrakan Ninja vs Jupiter MX di Makale, 2 Meninggal, 2 Kritis

Tabrakan Ninja vs Jupiter MX di Makale, 2 Meninggal, 2 Kritis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa kembali terjadi di jalan poros Makale-Mengkendek, Minggu, 5 Juni 2022.

Dua unit sepeda motor bertabrakan di Botang, KM 3 Mengkendek, sekitar pukul 20.00 Wita. Akibat tabrakan tersebut, dua pengendara sepeda motor dikabarkan meninggal dunia di tempat. Dua lainnya dalam kondisi kritis dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Informasi sementara: 2 korban meninggal dunia dan 2 korban lainnya dalam kondisi kritis. Dua kendaraan yang terlibat laka lantas jenis motor Yamaha Jupiter MX nomor Polisi DD 3237 XO (arah Makale ke Mengkendek) dan Kawasaki Ninja Putih DP 6061 KA (arah Mengkendek ke Makale)

Belum diketahui identitas pengendara yang meninggal dunia maupun yang dalam kondisi kritis.

Natan, saksi mata, yang juga pengguna jalan menguraikan peristiwa laka lantas tersebut bermula dari sepeda motor Kawasaki Ninja warna putih hitam melaju kencang dari arah Mengkendek ke Makale. Dari arah berlawanan muncul sepeda motor Jupiter MX warna dan tabrakan pun tak terhindarkan.

“Itu (motor) ninja sempat lambung kami dan satu mobil lagi di depan kami. Tiba-tiba terdengar bunyi braaakk. Ternyata tabrakan,” urai Natan.

Natan mengatakan, dirinya sempat melihat keempat orang pengendara sepeda motor itu tergeletak di badan jalan.

“Orang-orang langsung datang berkerumun. Yang dua orang itu kemungkinan besar meninggal. Yang dua lagi itu dibawa ke rumah sakit,” kata Natan. (*)

Penulis/editor: Arthur/Arsyad

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalisasi PAD Sektor Wisata, Komisi I DPRD Tana Toraja Konsultasi Ke Dinas Pariwisata Sulsel

    Optimalisasi PAD Sektor Wisata, Komisi I DPRD Tana Toraja Konsultasi Ke Dinas Pariwisata Sulsel

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Komisi I DPRD Tana Toraja dalam kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel Selasa 05 Mei 2026. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka konsultasi untuk optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah […]

  • Pemda Tana Toraja, Kejaksaan dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Optimalisasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    Pemda Tana Toraja, Kejaksaan dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Optimalisasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Peserta Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. (Foto: Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemda Tana Toraja, Kejakasaan Negeri Tana Toraja dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toraja menggelar pertemuan bertajuk Forum Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Selasa 11 November 2025. Kegiatan ini merupakan penguatan sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Sulsel dan […]

  • Ini Daftar Juara Lomba Senam Babylon di Toraja Utara

    Ini Daftar Juara Lomba Senam Babylon di Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lomba senam kreasi “Babylon” yang sempat menuai pro kontra dari masyarakat karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, akhirnya terlaksana dan pemenangnya diumumkan pada Jumat, 17 September 2021. Penutupan, sekaligus pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang di Lapangan Kodim 1414 Rantepao, Jumat, 17 September 2021. Lomba senam […]

  • Sekelompok Warga Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Lembang Balla, Tana Toraja

    Sekelompok Warga Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Lembang Balla, Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Sekelompok warga Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, menyatakan menolak keras eksplorasi maupun eksploitasi sumber daya alam panas bumi yang berada di wilayah lembang (desa) tersebut. Pernyataan penolakan itu disampaikan warga di Tongkonan Tondonna Balla, Jumat, 22 Januari 2021. Puluhan warga bertanda tangan di atas selembar spanduk penolakan eksplorasi panas bumi […]

  • Warga Amankan Pria Mencurigakan di Halaman Gereja GPdI Jemaat Harvest Bittuang, Diduga Komplotan Pencuri

    Warga Amankan Pria Mencurigakan di Halaman Gereja GPdI Jemaat Harvest Bittuang, Diduga Komplotan Pencuri

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Tunjukkan Gelagat Mencurigakan, Seorang pria tanpa identitas diamankan Warga di Halaman Gereja GPdI Jemaat Harvest Bittuang. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Seorang Pria asing tanpa identitas diamankan warga di halaman Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Harvest yang terletak di Kelurahan Bittuang Kecamatan Bittuang, Senin malam 09 Juni 2025 sekitar pukul 22.00 WITA. Pria tersebut […]

  • OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh; Fransiskus Allo TORAJA tidak pernah meminta menjadi pusat proyek energi. Ia dikenal dunia karena budaya dan lanskapnya, bukan karena cadangan panas buminya. Namun hari ini, di tengah ambisi transisi energi nasional, wilayah adat di Tana Toraja kembali dipetakan sebagai blok potensi. Pertanyaannya sederhana: apakah demi mengejar megawatt, kita rela menjadikan tanah leluhur sebagai tumbal? […]

expand_less