Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gereja » Setiap Anak Berharga: Sinergi PP SMGT dan Biro Psikologi Bonafide Wujudkan Sekolah Minggu Inklusif

Setiap Anak Berharga: Sinergi PP SMGT dan Biro Psikologi Bonafide Wujudkan Sekolah Minggu Inklusif

  • account_circle Arsyad Parende/Rls
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Lokakarya Penyusunan Materi Pendidikan Inklusi SMGT oleh PP SMGT dan Biro Psikologi Bonafide. (Foto:Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —
Tidak semua anak yang gelisah di kelas adalah nakal. Tidak semua anak yang diam di sudut ruangan baik-baik saja.

Berangkat dari kesadaran itulah Pengurus Pusat Sekolah Minggu Gereja Toraja (PP SMGT) menggandeng Biro Psikologi Bonafide menggelar Lokakarya Penyusunan Materi Pendidikan Inklusi SMGT, sebagai langkah nyata menghadirkan pelayanan Sekolah Minggu yang ramah dan inklusif bagi setiap anak.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu  21 Februari 2026 di Aula OIG Centre, Kampus 3 UKI Toraja ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pelayanan anak di lingkungan Gereja Toraja. Tidak sekadar seminar, lokakarya ini dirancang untuk menghasilkan Handbook Pendidikan Inklusi SMGT yang akan menjadi panduan resmi pelayanan di berbagai tingkat jemaat.

Menjawab Realitas Pelayanan di Lapangan

Dalam praktiknya, para guru Sekolah Minggu sering berhadapan dengan anak yang sulit fokus, sangat aktif, sensitif terhadap suara, atau justru menarik diri dari pergaulan. Tanpa pemahaman yang memadai, perilaku-perilaku tersebut kerap disalahartikan sebagai kenakalan atau kurang disiplin.

Melalui sesi landasan psikologis dan pengenalan anak berkebutuhan khusus, Biro Psikologi Bonafide membantu peserta melihat perilaku anak dari sudut pandang yang lebih ilmiah dan empatik. Salah satu psikolog dari Biro Psikologi Bonafide, Iindarda Sangkung Panggalo menegaskan bahwa pendekatan inklusif harus dimulai dari perubahan cara pandang.

“Perilaku anak adalah bentuk komunikasi. Ketika seorang anak tampak sulit diatur, bisa jadi ia sedang menyampaikan kebutuhan yang belum terpahami. Pelayanan inklusif mengajak kita untuk memahami sebelum menghakimi,” ujar Iindarda.

Iindarda Sangkung Panggalo juga menambahkan bahwa inklusi bukan sekadar menerima anak berkebutuhan khusus secara fisik di dalam kelas, melainkan memastikan mereka merasa aman secara emosional dan dihargai sebagai pribadi.

“Identifikasi bukanlah memberi label, melainkan bentuk kasih dan kepedulian. Guru Sekolah Minggu tidak perlu memberi label, tetapi perlu memiliki kepekaan dan pemahaman dasar agar tidak keliru merespons,” tambahnya.

Suara dari Pengalaman: Harapan akan Pelayanan yang Ramah

Momentum lokakarya ini semakin bermakna ketika Cici (23), seorang penyandang disabilitas yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut menyampaikan suaranya. Dengan penuh keberanian, ia mengungkapkan harapannya agar gereja semakin terbuka dan ramah terhadap anak-anak disabilitas.

Ia berharap tidak ada lagi anak yang merasa berbeda atau tersisih hanya karena keterbatasan yang dimiliki.

Kehadiran dan kesaksian Cici menjadi pengingat kuat bagi seluruh peserta bahwa inklusi bukan sekadar konsep atau materi pelatihan, melainkan pengalaman nyata yang menyentuh kehidupan seseorang.

Suasana ruangan pun menjadi lebih hening dan reflektif saat ia berbicara. Banyak peserta menyadari bahwa pelayanan yang ramah bukan hanya tentang metode mengajar, tetapi tentang sikap hati dalam menerima.

Kolaborasi Iman dan Ilmu

Lokakarya ini diawali dengan pemaparan landasan teologis oleh pengurus pusat SMGT, yang menegaskan bahwa setiap anak adalah ciptaan Tuhan yang berharga.

Nilai ini kemudian diperkaya dengan landasan psikologis yang membantu peserta memahami spektrum kebutuhan anak, mulai dari hambatan perkembangan, gangguan regulasi diri, trauma, hingga anak dengan kebutuhan stimulasi khusus.

Peserta yang terdiri dari pendeta, pengurus SMGT, pengurus RBM, Komisi Perlindungan Anak dan Advokasi GT, perwakilan klasis, serta mahasiswa PGSD UKI Toraja, terlibat aktif dalam diskusi kasus dan dinamika kelompok. Mereka bersama-sama merumuskan strategi pelayanan yang lebih adaptif dan kontekstual.

Ketua Umum PP SMGT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis jangka panjang.

“Pelayanan anak tidak boleh stagnan. Realitas anak masa kini semakin kompleks, sehingga kita perlu memperlengkapi para pelayan dengan pemahaman dan keterampilan yang memadai,” ujarnya.

Menuju Sekolah Minggu yang Ramah bagi Semua

Melalui sinergi antara gereja dan profesional psikologi, PP SMGT berharap pelayanan Sekolah Minggu tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi iman, tetapi juga pada kesejahteraan emosional dan perkembangan anak secara menyeluruh.

Biro Psikologi Bonafide sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas pelayanan berbasis pendekatan ilmiah yang humanis.

“Ketika gereja dan ilmu pengetahuan berjalan berdampingan, kita tidak hanya membangun program, tetapi membangun generasi yang sehat secara iman dan psikologis,” tutup pimpinan Biro Psikologi Bonafide.

Dengan tersusunnya materi Pendidikan Inklusi SMGT, diharapkan seluruh anak, tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, maupun kebutuhan perkembangan dapat merasakan sukacita, penerimaan, dan pertumbuhan di dalam Sekolah Minggu. Karena pada akhirnya, setiap anak sangat berharga. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende/Rls
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Hari Dicari, Amata Bitticaca, Korban Laka Lantas di Salubarani Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

    5 Hari Dicari, Amata Bitticaca, Korban Laka Lantas di Salubarani Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Hari kelima proses pencarian terhadap Amata Bitticaca atau Mama Rara, salah satu  penumpang minibus Toyota Innova, yang terjungkal ke sungai di Salubarani, Kamis, 24 Maret 2022, membuahkan hasil. Amata dicari sejak Minggu, 20 Maret 2022 pagi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jurnalis kareba-toraja.com, yang juga anggota KPA Anak Rimba Toraja,  Arsyad Parende, […]

  • Soal Penerima BLT Covid-19, OmBas: Segera Ganti Kalau Ada Warga yang Meninggal

    Soal Penerima BLT Covid-19, OmBas: Segera Ganti Kalau Ada Warga yang Meninggal

    • calendar_month Jum, 17 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI’ — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengingatkan kepada para Kepala Lembang agar tanggap, cermat, dan cekatan dalam mendata serta menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19. Dia menyebut, jika ada warga sasaran BLT yang meninggal dunia, aparat lembang harus segera mengusulkan penggantinya yang memenuhi persyaratan sesuai musyawarah lembang. “Data […]

  • KPU Toraja Utara Akan Rekrut 2.968 KPPS dan 848 Linmas Untuk Pilkada Serentak 2024

    KPU Toraja Utara Akan Rekrut 2.968 KPPS dan 848 Linmas Untuk Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Rapat koordinasi persiapan pembentukan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) oleh KPU Toraja Utara. (foto: Mon/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara menggelar rapat koordinasi persiapan pembentukan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara tahun 2024. Kegiatan berlangsung di Aula Misiliana […]

  • Diisukan Hengkang ke Gerindra, Begini Penjelasan Wakil Bupati Toraja Utara

    Diisukan Hengkang ke Gerindra, Begini Penjelasan Wakil Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Mantan Ketua DPD II Partai Golkar, yang juga Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menjawab diplomatis saat dimintai tanggapannya terkait isu dirinya yang bakal hengkang ke Partai Gerindra. “Ya, namanya politik kan dinamis, dinamikanya tinggi. Kita ikuti saja prosesnya seperti air mengalir,” ungkap Dedy, sapaan akrab Frederik Victor Palimbong, saat ditemui […]

  • Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Pengadilan Negeri Makale berlangsung Khidmat

    Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Pengadilan Negeri Makale berlangsung Khidmat

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Keluarga besar Pengadilan Negeri Makale merayakan Natal Oikumene Tahun 2021 di Ruang Aula Pongtiku Lt.2 Pengadilan Negeri Makale, Jum’at 28 januari 2022. Perayaan Natal dihari pemuka agama dari berbagai denominasi gereja sebagaimana daftar undangan yang ada. Ibadah Natal dipimpin oleh Pdt. Yusniaty Puntu S.Th dari Gereja Toraja Jemaat Sion Makale. Dalam ibadah […]

  • Anggota DPD RI, Lily Salurapa : Jangan Tunda Pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual!

    Anggota DPD RI, Lily Salurapa : Jangan Tunda Pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual!

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Setiap tanggal 8 Maret dunia memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day). International Women’s Day ini merupakan sejarah panjang digelorakan dimulai tahun 1908 di AS. Mereka menyuarakan tentang peningkatan standar upah dan pemangkasan jam kerja. Tanggal 8 Maret kemudian diakui keberadaannya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1975 sebagai Hari Perempuan Sedunia. Pada […]

expand_less