Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sejumlah Tokoh Nasional Dukung Pdt Rasely Sinampe Raih Penghargaan Kalpataru

Sejumlah Tokoh Nasional Dukung Pdt Rasely Sinampe Raih Penghargaan Kalpataru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah masuk 20 besar nominator penerima penghargaan Kalpataru 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, dukungan kepada Pendeta Rasely Sinampe untuk meraih penghargaan Kalpataru 2022, terus mengalir.

Tidak hanya dari masyarakat umum, dukungan juga datang dari sejumlah tokoh nasional, termasuk dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Dukungan juga muncul dari mantan Dirut Indosat dan juga Rektor Universitas Pelita Harapan, Dr.(HC). Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc.

Selain itu, dukungan kepada Pdt Rasely Sinampe menuju 10 besar atau nominator terbaik Kalpataru 2022 Kategori Pembina Lingkungan juga datang dari Analis Kebijakan Utama Bidang Polair Baharkam Polri, Irjen Pol Frederik Kalalembang.

Mantan petinggi Komando Pasukan Khusus (Kopasus) yang kini menjadi Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, juga memberikan dukungan kepada Pdt Rasely Sinampe untuk meraih Kalpataru 2022.

Sejumlah tokoh Toraja, seperti dr Hendrik Sulo, Dr. Ir. Kritian Seleng, MM, dan Ketua Umum Pemuda Toraja Indonesia, yang juga mantan Ketua PP GMKI, Ayub Manuel Pongrekun, juga memberikan dukungan.

Sudah Masuk 20 Nominator, Pdt Rasely Sinampe Asal Toraja Diharapkan Bisa Raih Penghargaan Kalpataru 2022

Kerja keras, ketekunan, dan pengabdian tanpa batas terhadap lingkungan, kini mengantarkan Pdt Rasely Sinampe masuk 20 besar nominator penerima penghargaan Kalpataru 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Pendeta Gereja Toraja, yang saat ini berkarya di Yayasan Tallu Lolona, itu tinggal selangkah lagi mendapat penghargaan Kalpataru.

Kalpataru merupakan penghargaan yang diberikan kepada mereka, baik individu maupun kelompok, yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, serta mengelola lingkungan hidup dan kehutanan.

Ada empat kategori yang biasanya disediakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada perorangan atau kelompok untuk mendapat Kalpatru. Peraih Kalpataru diusulkan oleh masing-masing pemerintah kabupaten/provinsi.

Dalam pengumuman yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Rabu, 13 April 2022, nama Pendeta Rasely Sinampe masuk daftar nominasi Kalpataru kategori Pembina Lingkungan.

Pendeta Rasely diusulkan oleh DPLH Provinsi Sulawesi Selatan untuk menerima Kalpataru atas pengabdiaannya yang tak pernah padam terhadap lingkungan dan hutan. Dia juga merupakan satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Selatan yang masuk 20 besar nominator.

Sebelumnya, pada  akhir tahun 2020 yang lalu, Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan sudah mengapresiasi kegiatan Pdt Rasely dengan memberikan piagam penghargaan karena telah mendukung dan berperan aktif dalam pelestarian alam. Kepala Balai Besar KSDA Sukawesi Selatan bersama rombongan juga berkunjung langsung ke lokasi persemaian dan penanaman beliau di Yayasan Tallu Lolona.

“Terima kasih atas semua dukungannya selama ini. Dari 184 peserta seluruh Indonesia, saya masuk 20 nominator. Saya tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak menuju 10 besar peraih Kampataru 2022,” ungkap Pdt Rasely, saat menghubungi sekaligus memberitahukan kabar gembira ini ke redaksi kareba-toraja.com, Kamis, 14 April 2022.

Untuk selanjutnya, Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup akan melakukan verifikasi akhir, baik secara virtual maupun faktual.

BACA: Pendeta yang Selalu Bawa Bibit Tanaman dalam Pelayanan Dapat Penghargaan dari Bupati Toraja Utara

Perjuangan Pdt Rasely untuk mendapat Kalpataru tidaklah instan. Pada tahun 2020, namanya juga pernah diusulkan menjadi penerima Kalpataru. Namun nasib baik belum berpihak padanya. Meski begitu, dia diganjar penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Selatan. Dia mendapat penghargaan dan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup karena kepedulian dan keaktifannya dalam melestarikan lingkungan.

Penghargaan dan apresiasi itu, masing-masing sebagai peserta Program Kalpataru tahun 2020 dan tokoh yang mendukung dan berperan aktif dalam pelestarian alam tahun 2020.

Dan, pada Sabtu, 23 Januari 2021, dia kembali mendapat penghargaan dari Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan. Penghargaan itu diberikan karena Pendeta ini dianggap telah memberikan keteladanan dan inspirasi bagi masyarakat, juga kontribusinya terhadap perbaikan lingkungan hidup serta berperan aktif dalam pelestarian alam.

Selalu Bawa Bibit Tanaman Ketika Melayani

Pendeta Rasely Sinampe lahir di Padang Sapa, Kabupaten Luwu. Saat ini bekerja di Gereja Toraja melalui Yayasan Tallu Lolona di Batuleleng, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.

Aktif melestrikan lingkungan hidup tidak berarti tugas utamanya sebagai hamba Tuhan ditinggalkan. Bahkan antara dua bidang pelayanan itu dia satukan; saling menunjang satu sama lain.

Itu sebabnya tidaklah heran jika kemana saja Pendeta Rasely melayani, dirinya selalu membawa serta bibit tanaman, baik sayur-sayuran, bunga, maupun jenis kayu-kayuan dan buah-buahan.

Kecintaan dan kepedulian Pendeta Rasely akan lingkungan bukan tanpa alasan. Dia pernah membuat tesis tentang Misi Ekologis Kontekstual di Toraja Utara. Berangkat dari itu, ditambah dengan alasan Alkitabiah dari Kejadian 2:15, Mazmur 19: Mikha 7:13, dan Injil Markus 16:15, dia menekuni lingkungan hidup dalam pelayanannya.

“Saya gelisah kalau tidak bawa bibit pohon saat pergi melayani. Serasa ada yang kurang kalau tidak ada boncengan di belakang, hahaha,” dia berujar sambil tertawa, ketika berbincang dengan kareba-toraja.com, beberapa waktu lalu.

Pendeta Rasely tidak hanya membawa bibit pohon saja. Usai ibadah hari Minggu, dia mengambil waktu untuk memberikan penyuluhan dan pencerahan kepada warga jemaat tentang pentingnya menjaga dan memelihara lingkungan. “Toraja ini adalah menara air. Jangan sampai menara air itu menjadi kering gara-gara kita tidak mampu melakukan apa-apa, maka habislah kehidupan kita,” dia mengingatkan. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Bulan di Tenda Pengungsian, Puluhan Korban Banjir Bandang Malangke Dapat Hunian Sementara dari Gereja Toraja

    7 Bulan di Tenda Pengungsian, Puluhan Korban Banjir Bandang Malangke Dapat Hunian Sementara dari Gereja Toraja

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LUWU UTARA — Sebanyak 26 Kepala Keluarga yang merupakan korban banjir bandang di Malangke, Kabupaten Luwu Utara, mendapat bantunan hunian sementara (huntara) dari Crisis Centre Gereja Toraja. Penyerahan hunian sementara kepada 26 kepala keluarga ini dilakukan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui, Sabtu, 28 Juli 2023. Pdt Alfred didampingi Ketua Crisis […]

  • Sudah 2 Pekan Kebakaran di Simbuang Belum Teratasi, Api Mulai Lalap Kebun Kopi dan Usaha Getah Pinus serta Ancam Rumah Warga

    Sudah 2 Pekan Kebakaran di Simbuang Belum Teratasi, Api Mulai Lalap Kebun Kopi dan Usaha Getah Pinus serta Ancam Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle CR2/ IP
    • 0Komentar

    Kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Simbuang, Tana Toraja. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebakaran lahan di Kampung Rea, Lembang Makkodo, Kecamatan Simbuang, Tana Toraja, yang terjadi sejak Kamis, 17 September 2026 belum teratasi dan terus meluas ke hingga wilayah Kelurahan Sima’ Kecamatan Simbuang. Hingga Senin malam, 28 September 2026 atau 2 pekan […]

  • Diduga Jadi Kurir Narkoba, Oknum Nakes di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Diduga Jadi Kurir Narkoba, Oknum Nakes di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara menangkap VS alias VA (31), seorang oknum tenaga kesehatan di Toraja Utara, Minggu, 8 Februari 2026. VA ditangkap karena terindikasi kuat menjadi kurir narkoba jenis sabu-sabu di Toraja Utara. Kecurigaan polisi terhadap VS alias VA ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas yang bersangkutan. […]

  • Grastrack dan Motocross Reitama Group Resmi Digelar, Dukung Pariwisata Tana Toraja

    Grastrack dan Motocross Reitama Group Resmi Digelar, Dukung Pariwisata Tana Toraja

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Event Balap Motor bertajuk Grastrack dan Motocross Championship 2024 di Sirkuit Reitama Landopio. (foto: Ars/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Event Balap Motor bertajuk Grastrack dan Motocross Championship 2024 di Sirkuit Reitama Landopio Lembang Marinding Kecamatan Mengkendek resmi digelar, Sabtu 24 Agustus 2024. Event balap motor yang dijadwalkan berlangsung dua hari 24 -25 Agustus 2024 ini diikuti […]

  • Sambut Hari Jadi Toraja, PMTI Akan Adakan Lomba Desain Homestay

    Sambut Hari Jadi Toraja, PMTI Akan Adakan Lomba Desain Homestay

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa merespon positif “tantangan” yang dilontarkan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, terkait pengembangan homestay di Toraja. BACA: Bupati Tana Toraja “Tantang” Pengurus PMTI Gelar Lomba Desain Homestay Hal itu disampaikan Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dalam acara bincang-bincang dengan […]

  • Mulai Malam Ini, Pasar Malam Bolu Dipindahkan ke Rest Area Bua Tallulolo

    Mulai Malam Ini, Pasar Malam Bolu Dipindahkan ke Rest Area Bua Tallulolo

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Aktivitas Pasar Malam yang selama ini berlangsung di Terminal Bolu, Kecamatan Tallunglipu, kini dipindahkan ke Rest Area di Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. “Aktivitasnya mulai dipindahkan malam ini (Selasa, 18 Mei 2021). Saat ini, kami sedang mengaturnya di sini,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Toraja Utara, Atto Matandung, saat dikonfirmasi kareba-toraja.com, Selasa, […]

expand_less