Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » RS Santa Teresa Marampa’ Gelar Workshop QI Bagi Tenaga Kesehatan

RS Santa Teresa Marampa’ Gelar Workshop QI Bagi Tenaga Kesehatan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPO — Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, Rumah Sakit Santa Teresa Marampa’ Rantepao menggelar Workshop Keterampilan Dasar QI (Quality Improvment) Bagi Tenaga Kesehatan.

Workshop ini dilaksanakan selama 2 hari dengan partisipasi aktif dan narasumber Momentum Private Healthcare Delivery (MPHD) Nasional melalui Hybrid pada 16-17 November 2024 di RS Teresa Marampa.

MPHD adalah sebuah proyek global yang didukung oleh USAID yang bertujuan untuk memperkuat pemerintah agar secara efektif dan berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang berkualitas di sektor swasta.

Partisipasi aktif dalam kegiatan ini yaitu perwakilan dokter, bidan, dan perawat di unit maternal dan neonatal Rumah Sakit Santa Teresa Marapa’ dan Puskesmas Tikala, Puskesmas Buatallulolo, Puskesmas Nanggala, dan Puskesmas Baruppu.

Workshop ini difasilitasi langsung oleh dinas kesehatan dan mentor QI kabupaten Toraja Utara dimana narasumbernya dr. Dwirani Amelia Sp.OG dari MPHD Pusat serta dr. Jerisatrio S. Tarukallo, Sp. OG, M.Kes dan dr. Asrita Suri, Sp. A, M. Kes dari RS Marampa.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, Elisabeth,  S.Kp., M.Kes mengatakan bahwa MBHD dari Dinas Kesehatan terus mensupport peningkatan mutu layanan di seputaran kasus-kasus pada kesehatan ibu dan anak agar penyebab kematian ibu dan bayi bisa diminimalisir.

“Dengan adanya workshop ini diharapkan peserta memiliki keterampilan dasar melakukan upaya Quality Improvment dan menyepakati ide perubahan yang akan dilakukan oleh masing-masing fasilitas kesehatan dalam waktu yang telah ditentukan,  baik itu dari kesehatan ibu maupun kesehatan bayi baru lahir,” tutur Elisabeth. (*)

Penulis: Monika R.A
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tes Urine kepada Sopir di Jalan Poros Rantepao-Palopo, 6 Orang Positif Narkoba

    Tes Urine kepada Sopir di Jalan Poros Rantepao-Palopo, 6 Orang Positif Narkoba

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Dalam upaya mendukung pelaksanaan Operasi Lilin 2022, Satres Narkoba Polres Toraja Utara bersama BNN Kabupaten Tana Toraja menggelar tes urine bagi para pengemudi yang melintas di jalan poros Rantepao-Palopo, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Rabu, 28 Desember 2022. Dipimpin Kasi Pemberantasan BNN Kabupaten Tana Toraja, Yohanis Patandean, didampingi Kanit Opsnal Satres Narkoba Polres […]

  • Mayat yang Ditemukan di Pintu Air PLTA Malea, Tana Toraja Belum Teridentifikasi

    Mayat yang Ditemukan di Pintu Air PLTA Malea, Tana Toraja Belum Teridentifikasi

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sesosok mayat pria dewasa ditemukan tersangkut di pintu air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja, Senin, 3 April 2023, belum teridentifikasi. Hingga Senin, 3 April 2023, mayat tersebut masih tersimpan di ruang jenazah RSUD Lakipadada. “Sampai sekarang belum ada keluarga yang mengidentifikasi korban,” tutur Kapolsek Makale, […]

  • Penumpang Bus Diturunkan di Bua Berlaku Hingga 10 Januari 2022

    Penumpang Bus Diturunkan di Bua Berlaku Hingga 10 Januari 2022

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan pemerintah Kabupaten Toraja Utara soal pembatasan jam masuk bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dalam Kota Rantepao hingga pukul 06.00 Wita, akan berlaku hingga tanggal 10 Januari 2021. “Kebijakan ini akan berlaku sampai tanggal 10 Januari 2022. Setelah itu akan dievaluasi dan ditentukan kemudian bagaimana selanjutnya,” terang Kepala Satuan Polisi […]

  • Kadinsos Toraja Utara Tegaskan Eva Rataba Tak Pernah Terdaftar, Apalagi Menerima Bantuan PKH

    Kadinsos Toraja Utara Tegaskan Eva Rataba Tak Pernah Terdaftar, Apalagi Menerima Bantuan PKH

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Toraja Utara, Elias Madi Para’pak menegaskan bahwa anggota DPR RI, Eva Stevany Rataba, tidak pernah terdaftar, apalagi menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kementerian Sosial, meskipun berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Eva masuk desil 4. “Saya tegaskan bahwa Ibu Eva Stevany Rataba tidak pernah […]

  • Sabtu Besok, Aksi World Cleanup Day di Tana Toraja Dilaksanakan, Ayo Ikut!

    Sabtu Besok, Aksi World Cleanup Day di Tana Toraja Dilaksanakan, Ayo Ikut!

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tim Inti World Cleanup Day Tana Toraja mengajak masyarakat untuk ikut dalam aksi membersihkan secara LINGKUNGAN serentak PADA Sabtu, 18 September 2021 besok. World Cleanup Day merupakan aksi membersihkan sedunia yang diadakan serentak setiap tahun dan telah dilaksanakan di 166 negara, termasuk Indonesia, melibatkan lebih dari 200 kabupaten di 34 Provinsi sejak […]

  • Wanita Muda Asal Toraja Ditemukan Tewas di Mess Kontraktor di Morowali

    Wanita Muda Asal Toraja Ditemukan Tewas di Mess Kontraktor di Morowali

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MOROWALI — Agnes Retni Anggarini, warga Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, ditemukan tewas bersimbah darah di di salah satu mess kontraktor, yang terletak di Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 21.40 Wita, Sabtu, 13 Mei 2023. Agnes diduga merupakan korban pembunuhan. Sebab, saat ditemukan bagian belakang kepala korban pecah. […]

expand_less