Rangkaian HUT ke-79 Gereja Toraja, UKI Toraja Tuan Rumah Seminar Kewirausahaan “Sharing Session Entrepreneurship”
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Antusia Peserta Sharing Session Entrepreneurship rangkaian HUT ke-79 Gereja Toraja di Kampus I UKI Toraja. (Foto: Multimedia UKI Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) sukses menjadi tuan rumah salah satu kegiatan dari rangkaian perayaan HUT ke-79 Gereja Toraja Tahun 2026 yakni “Sharing Session Entrepreneurship Tana Toraja dan Toraja Utara”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Perayaan HUT ke-79 Gereja Toraja yang mengusung tema “Toraja Mengajar: untuk Generasi Toraja Masa Depan.”
Kegiatan berlangsung di Aula Kampus 1 UKI Toraja Makale Tana Toraja, Senin 09 Maret 2026.
Melalui Sharing Session Entrepreneurship Tana Toraja dan Toraja Utara ini, Gereja Toraja mendorong generasi muda Toraja mendapatkan inspirasi dan wawasan dunia usaha dari para Entrepreneur dan Pengusaha sukses yakni Chan Inge Setiawati (Entrepreneur) dan Belly (Pengusaha).
Keduanya hadir membagikan pengalaman serta motivasi untuk membangun semangat kewirausahaan.
Pdt Okiwenti Kombong selaku Wakil Ketua Panitia Perayaan HUT ke-79 Gereja Toraja dalam sambutannya mengatakan tagline “Toraja Mengajar” diambil karena di Toraja modal utama adalah pendidikan sehingga misi mengajar diangkat untuk terus mendorong peningkatan sumber daya manusia Toraja sekaligus mengingatkan kehadiran Gereja dimasa lalu selain membawa misi pelayanan juga membawa misi pengajaran.
“Kehadiran dua narasumber hari ini diharapkan bisa memberikan tantangan kepada generasi muda Toraja untuk berfikir entrepreneur” harap Pdt Okiwenti
Sementara itu, Rektor UKI Toraja Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak., CA dalam sambutannya mengatakan salah satu misi Gereja Toraja adalah misi pengajaran yang direpresentasikan lewat kehadiran UKI Toraja sebagai hilir dari pendidikan formal yang lahir dari Gereja Toraja.
Prof Oktavianus megatakan Generasi Toraja yang akan mencoba tantangan diluar sana membutuhkan kesiapan mental dan mindset karena pendidikan bukan hanya soal akademik tapi juga soal karakter dan kepribadian.
“Kegiatan hari ini adalah bagian dari upaya Gereja Toraja memperlengkapi generasi Toraja menghadapi tantangan dunia yang semakin keras” tutur Prof Oktavianus.
Selain entrepreneurship, peserta juga dibekali pengetahuan penting melalui Penyuluhan dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar untuk Awam, meliputi praktik pijat jantung luar (CPR) dan Manuver Heimlich yang dipandu oleh dr. Dian Anugrah Palin bersama Tim BHD RS Elim Rantepao.
Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar