Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » PUSKOPCUINA Jadi Federasi Nasional, Putra Toraja Ini Jadi Salah Satu Pengurusnya

PUSKOPCUINA Jadi Federasi Nasional, Putra Toraja Ini Jadi Salah Satu Pengurusnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, YOGYAKARTA — Pusat Koperasi Credit Union Indonesia (PUSKOPCUINA) adalah  Koperasi Sekunder Koperasi Credit Union Indonesia merupakan sekunder Koperasi Kredit (CU) terbesar di Indonesia bila ditinjau dari segi asset sebesar Rp 7,04 Trilium  dengan anggota secara indivi 506.456 orang  dari  44 CU Primer yang tersebar pada 18 Provinsi dengan Kantor Pelayanan yang berada  pada 23 Provinsi  mulai  Nias Sumatera Barat hingga ke  Merauke Papua.

Puskopcuina yang sebelumnya dikenal Puskodit BKCU Kalimantan mendeklarasikan dirinya menjadi Federasi  Nasional. Hal ini dilakukan  dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada anggotanya dan juga menyikapi keanggotaanya yang melingkupi berbagai provinsi di Nusantara ini.

Puskopcuina kini memasuki babak baru  seiring dengan tuntutan zaman, maka sangat dibutuhkan  langkah-langka  strategis  dalam pelayanannya melalui misi Memastikan Keberlanjutan Gerakan Melalui Tata Kelola yang Sehat Terintregasi  Berbasis Teknologi Demi Meningkatkan  Kualitas Anggota. Sementara visinya adalah  Menjadi Federasi Nasional Credit Union yang Terintegrasi, Terpercaya, dan Berkelanjutan.

Seiring dengan tuntutan tersebut tahun ini Puskopcuina melakukan pemilihan pengurus dan pengawas untuk periode tahun 2021-2023. Dalam jajaran kepengurus kali ini nama seorang putra Toraja, Anton Sera’ Sima, SIP  tercantum diantara 7 pengurus Puskopcuina. Putera Toraja ini  terpilih dengan suara yang sangat meyakinkan dan berada pada urutan kedua perolehan suara. Atas dasar itu, Anton dilantik pada posisi Wakil Ketua Pengurus Pusat Koperasi Credit Union Indonesia periode 2021-2023.

Anton Sera’ Sima yang diketahui kesehariannya adalah Sekretaris Dinas Koperasi  UMK Kabupaten Tana Toraja yang sekaligus adalah Ketua Dekopinda Tana Toraja ,  ketika ditemui mengungkapkan rasa syukur dan  terima kasihnya bagi gerakan Koperasi Indonesia yang mendukung hinggga menduduki posisi wakil ketua pada Puskopcuina.

Anton yang juga Sekretaris Pengurus dan salah seorang pendiri  Koperasi Credit Union Sauan Sibarrung Tana Toraja itu menyatakan kalau jabatan itu menjadi sebuah tantangan dan tanggung jawab yang tidak ringan. Namun dia tetap menyakini kalau dirinya akan mampu melakoni tugas dan tangggungjawab tersebut.

Ketika ditanya apa yang akan menjadi prioritas dalam tugasnya ke depan, Anton menjelaskan bahwa menjadi pengurus dalam organisasi gerakan koperasi khususnya koperasi Sekunder besar seperti Puskopcuina ini sesungguhgunya berlaku keloktif kolegial namun  dalam pembagian tugas inti dirinya bertanggungjawab pada bidang pendidikan dan pemberdayaan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pendidikan merupakan hal yang prinsip dan napas dari kehidupan sebuah koperasi. Maka pendidikan itu dituangkan dalam prinsip keenam pada Undang-Undang Koperasi Nomor 25 tahun 1992. Pendidikan yang dimaksud itu adalah peningkatakan sumberdaya manusia bagi pengurus, pengawas, dan pengelola atau staf manajemen, namun yang tak kalah  pentingnya adalah pendidikan bagi anggota terutama pendidikan kewirausahaan agar anggota dapat meningkatkan usahanya.

Anton menggarisbawahi bahwa sejalan dengan harapan pemerintah melalui Kementrian Koperasi UKM RI ke depan kita perlu modernisasi koperasi berbasis tehnologi dan kewirausahaan. Maka bagi insan-insan Koperasi Model Credit Union tidak akan terlalu banyak kendala karena sesungguhnya dari awal Koperasi Credit Union itu telah mengawali  kriprahnya dengan mendampingi kelompok usaha anggota seperti kelompok usaha pertanian padi, perkebunan, usaha ternak, industri rumah tangga , perdagangan  hingga pada pemasaran hasil produk anggota.

Anton Sera Sima, putra Toraja yang menduduki jabatan Wakil Ketua PUSKOPCUINA, yang kini naik status menjadi Federasi Nasional.

“Hal lain berupa pendampingan komunitas yang mana pada suatu wilayah pengembangan kita lakukan pembinaan dalam skala luas yang bisa melingkupi kampung atau desa dengan mencoba mengali kembali kearifan lokal yang pernah ada dan berhasil menciptakan keakraban, kebersamaan dan sikap gotong royong serta toleran kala itu. Namun seiring perkembangan zaman sebahagian mulai memudar, tapi disatu sisi kita yakini bahwa kearifan lokal itu akan menguatkan jiwa koperatif bila hal itu mewarnai pendekatan kemasyarakat. Kita tinggal memoles dan meningkat bobot dan prekuensi kegiatan serta upaya inovasi-inovasi baru dengan beradaptasi dengan kebiasaan baru ditengah pendemi Covid-19,” urai Anton.

Hal itu, kata dia, seriring dengan harapan Menteri Koperasi UKM RI, Teten Masduki saat membuka RAT Puskopcuina di Jogyakarta 28 Mei 2021. “Dalam hal percepatan layanan kita sudah menggunakan digitalisasi, menggunakan aplikasi ESCETE yang terdiri dari Mobile ESCETE (transaksi Online), Core ESCETE (Akuntansi) dan sMartCU (jual beli on line) dan dilengkapi dengan Sistim Informasi Manajemen Organisasi (SIMO),” pungkas Anton. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Jadi Ke-10 Tahun, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sangalla (IPPMS) Makassar Gelar Bakti Sosial

    Peringati Hari Jadi Ke-10 Tahun, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sangalla (IPPMS) Makassar Gelar Bakti Sosial

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota IPMMS Makassar bagikan bibit Pohon dan Benih Tanaman bagi Masyarakat. (Foto-Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’— Dalam rangka memperingati satu dekade keberadaannya, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sangalla (IPPMS) Makassar menggelar kegiatan bakti sosial. Kegiatan berlangsung 21-22 Maret 2025 dalam bentuk pembagian bibit pohon dan benih pertanian kepada masyarakat Sangalla’ yang mencakup tiga kecamatan dan 16 Lembang/Kelurahan. […]

  • FOTO: Pergerakan Tanah dan Longsor di Bonggakaradeng, Tana Toraja

    FOTO: Pergerakan Tanah dan Longsor di Bonggakaradeng, Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Diduga akibat curah hujan yang tinggi dan topografi yang miring menyebabkan tanah bergerak dan longsor di Lembang Bau Selatan, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Minggu, 29 Agustus 2021. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja melaporkan akibat pergerakan tanah dan longsor tersebut menyebabkan beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan berat maupun ringan. Selain […]

  • Pengelola Wisata Tebing Romantis Kecolongan, Pengunjung Bawa Kendaraan ke Area Tebing, Abaikan Keselamatan

    Pengelola Wisata Tebing Romantis Kecolongan, Pengunjung Bawa Kendaraan ke Area Tebing, Abaikan Keselamatan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kendaraan jenis Pikap Double Cabin masuk ke area Tebing Objek Wisata Tebing Romantis Bonggakaradeng. (Foto: Capture Video Tiktok PakTani_04)   KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sebuah video viral memperlihatkan pengunjung objek wisata tebing romantis yang terletak di Lembang Bau Kecamatan Bonggakaradeng Kab Tana Toraja mengabaikan keselamatan dengan membawa kendaraan masuk ke area tebing. Video viral tersebut diposting […]

  • Jawab Tuntutan Pengunjuk Rasa Soal Tunjangan ASN, DPRD Toraja Utara Akan Panggil Pemerintah

    Jawab Tuntutan Pengunjuk Rasa Soal Tunjangan ASN, DPRD Toraja Utara Akan Panggil Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Toraja Utara akan memanggil pemerintah, dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), untuk dimintai penjelasan terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau Tunjangan Kinerja (Tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Toraja Utara, yang tidak dibayarkan selama tiga bulan di tahun 2021. “Kami akan panggil TAPD, […]

  • TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, ditemukan. Korban atas nama Margareta Rembon/Ma’ Pika ditemukan sekitar pukul 15.45 Wita. Margareta Rembon/Ma’ Pika adalah korban terakhir ditemukan dari dua orang yang sebelumnya dikabarkan tertimbun material […]

  • 136 Dapur MBG di Sulsel Ditutup Sementara, 2 Diantaranya di Tana Toraja

    136 Dapur MBG di Sulsel Ditutup Sementara, 2 Diantaranya di Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penghentian operasional sementara (suspend) terhadap 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 136 unit diantaranya berada di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dan dari 136 tersebut, 2 unit diantaranya berada di Kabupaten Tana Toraja. Kebijakan penghentian operasional SPPG ini mulai berlaku 1 April […]

expand_less