Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Peringati Hari Ibu, Kalla Toyota Toraja Gelar Lomba Fashion Show Tenun Toraja

Peringati Hari Ibu, Kalla Toyota Toraja Gelar Lomba Fashion Show Tenun Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Perayaan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

Berbagai cara digelar masyarakat Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ibu. Tak terkecuali manajemen PT Hadji Kalla Toyota Cabang Toraja.

Dalam rangka menyambut hari Ibu tahun 2020, Kalla Toyota Cabang Toraja menggelar Lomba Fashion Show Tenun Toraja untuk Anak-anak bertempat di Kantor Hadji Kalla Cabang Toraja, Karassik Rantepao Toraja Utara.

Tema Fashion Show Tenun Toraja untuk Anak ini dimaksudkan untuk tetap melestarikan budaya Toraja khususnya dalam hal kain tradisional.

Dalam sambutannya, Wahyudi selaku Branch Manager Kalla Toyota Toraja menyampaikan bahwa peran seorang Ibu bukan hanya penting dalam rumah tangga namun juga sangat berperan dalam pembangunan Bangsa melalui pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Fashion Show Tenun Toraja Untuk Anak digelar dalam 2 kategori yaitu kategori A untuk anak usia 5 – 7 tahun dan kategori B untuk usia 8 – 11 tahun. Juara 1 untuk Kategori A diraih oleh Andra (5 tahun) dan juara kategori B diraih oleh Keyza Nataly (11 tahun).

Fashion Show Tenun Toraja Untuk Anak dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Peserta lomba wajib mengenakan masker dan face shield dan peserta hanya diperbolehkan ditemani oleh 1 orangtua/wali. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pernyataan Sikap FKUB Toraja Utara Terkait Insiden Lelaki Gondrong yang Ancam Warga dengan Badik di Rantepao

    Ini Pernyataan Sikap FKUB Toraja Utara Terkait Insiden Lelaki Gondrong yang Ancam Warga dengan Badik di Rantepao

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Toraja Utara menggelar rapat untuk membahas insiden lelaki gondrong berjanggut panjang yang mengancam warga dengan badik di Jalan Andi Mappanyukki Rantepao, Minggu, 29 Agustus 2021. Rapat digelar di aula Kantor Pusat Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja dan dihadiri oleh seluruh elemen dan pimpinan umat beragama di Toraja […]

  • Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntu Pepasan

    Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntu Pepasan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba tinjau longsor di Buntu Pepasan sekaligus serahkan bantuan. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana kembali ditunjukkan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba. Melalui gerakan NasDem Peduli, Eva menyerahkan bantuan kepada 15 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana tanah […]

  • Calon Pengantin di Tana Toraja Wajib Tanam Dua Bibit Pohon

    Calon Pengantin di Tana Toraja Wajib Tanam Dua Bibit Pohon

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tana Toraja mengaggas program inovasi bertajuk “Keluarga Tumbuh Lestari” Program ini mewajibkan setiap calon pengantin di Tana Toraja untuk menanam minimal dua bibit pohon sebelum melangsungkan pernikahan. Seperti yang dilakukan calon pengantin di Gandangbatu Sillanan bernama Nimbrot dan istrinya Katrina beberapa waktu yang lalu. Usai […]

  • Dalam 4 Bulan, Polres Tana Toraja Tangani 13 Kasus Penipuan Online, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

    Dalam 4 Bulan, Polres Tana Toraja Tangani 13 Kasus Penipuan Online, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Iptu Arlinansius saat memberikan keterangan terkait jumlah kasus penipuan online yang ditangani Polres Tana Toraja. (Foto/Monika).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tana Toraja dalam 4 bulan terakhir sejak Januari hingga April 2025 sudah menerima 13 laporan kasus penipuan online. Dari 13 Kasus penipuan online ini jumlah […]

  • Hadiri Pemakaman Stafnya, Eva Stevany Rataba: Saya Benar-benar Kehilangan Sosok yang Begitu Baik

    Hadiri Pemakaman Stafnya, Eva Stevany Rataba: Saya Benar-benar Kehilangan Sosok yang Begitu Baik

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Eva Stevany Rataba melayat ke rumah duka Almarhumah Defriany Rani Rantebalik, Kamis, 24 Maret 2022. Defriany Rani Rantebalik adalah Staf Ahli Administrasi Eva Stevany Rataba, yang merupakan salah satu korban kecelakaan lalu lintas di Salubarani, Tana Toraja, yang merenggut dua nyawa, pada Minggu, 22 Maret 2022 […]

  • Gunung Sesean Longsor Lagi, 1 Tongkonan, 4 Rumah, dan 7 Lumbung di To’yasa Akung Tertimbun

    Gunung Sesean Longsor Lagi, 1 Tongkonan, 4 Rumah, dan 7 Lumbung di To’yasa Akung Tertimbun

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BANGKELEKILA — Longsor susulan yang sebelumnya dikhawatirkan, akhirnya terbukti pada Minggu, 16 April 2023. Material batu, kayu, dan lumpur dari bekas longsor di sisi Gunung Sesean, kembali menelan korban di Lembang To’yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara. Satu unit Tongkonan (rumah adat Toraja), empat unit rumah warga, dan tujuh unit lumbung padi (alang) hilang […]

expand_less