Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Penyebar Video Asusila Pelajar di Kandora Peras Korban dan Minta Dilayani Nafsunya

Penyebar Video Asusila Pelajar di Kandora Peras Korban dan Minta Dilayani Nafsunya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Fakta mengejutkan diungkap Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tana Toraja, AKP Syamsul Rijal dalam konferensi pers yang digelar di Aula Bhayangkara Mapolres Tana Toraja, Kamis, 20 Januari 2022, terkait kasus video asusila sepasang pelajar di objek wisata Kandora, yang viral beberapa waktu lalu.

AKP Syamsul Rijal menyebut motif pelaku menyebarkan video asusila kedua pelajar yang masih mengenakan pakaian sekolah tersebut adalah untuk memeras korban.

Syamsul mengatakan, pelaku perekam dan penyebar video asusila tersebut berinisial YP, 21 tahun, asal Palipu, Kecamatan Mengkendek. Pemuda yang berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut meminta uang senilai Rp 1,5 juta kepada para korban sebagai syarat agar video tidak disebar.

“Jika korban tidak mampu memberikan uang senilai yang dimaksud, maka korban bisa mengganti dengan melayani nafsu bejat pelaku. Namun karena kedua permintaan tersebut tidak terpenuhi, sehingga pelaku menyebar Video tersebut di media sosial,” ungkap Syamsul Rijal.

Atas perbuatannya yang merekam dan menyebar video asusila, maka pelaku dikenakan pasal 37 junto pasal 11 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara paling sedikit 1 tahun dan paling banyak 12 tahun atau denda paling sedikit 500 juta dan paling banyak Rp 6 milyar dan atau pasal 45 ayat 1 junto pasal 27 ayat 1 UU No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persekutuan Wanita Gereja Toraja Gelar Rapat Kerja V, Diikuti Peserta dari 100 Klasis

    Persekutuan Wanita Gereja Toraja Gelar Rapat Kerja V, Diikuti Peserta dari 100 Klasis

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle CR2/IP
    • 0Komentar

    Rapat Kerja V PWGT di Puri Artha Hotel Diikuti Ratusan Peserta dari 100 Klasis. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) menggelar Rapat Kerja (Raker) V bertempat di Puri Artha Hotel, Makale, Tana Toraja, Kamis 17 sampai 19 September 2026. Ketua Panitia Raker V PWGT Ir. Marida Bungin M.M dalam laporannya […]

  • Pasangan Prabowo-Gibran Menang Telak Pada 5 TPS di Kelurahan Singki’, Toraja Utara

    Pasangan Prabowo-Gibran Menang Telak Pada 5 TPS di Kelurahan Singki’, Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka mendominasi perolehan suara pada 5 TPS di Kelurahan Singki’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Rabu, 14 Februari 2024. Pantauan KAREBA TORAJA, pelaksanaan Pemilihan Umum, yang digelar bertepatan dengan Hari Valentine […]

  • Terkait Patok Batas Kawasan Hutan, Masyarakat Gandangbatu Mengadu ke Legislator Provinsi

    Terkait Patok Batas Kawasan Hutan, Masyarakat Gandangbatu Mengadu ke Legislator Provinsi

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Ratusan masyarakat Lembang Gandangbatu yang mengatasnamakan diri “Forum Aspirasi Perjuangan Buntu Batu Pessaluan Penolakan Patok Kehutanan” kembali menyuarakan penolakan terhadap pemasangan patok batas kawasan oleh Kehutanan di wilayah Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja. Kali ini masyarakat yang lahannya masuk dalam patok hutan yakni masyarakat sekitar dusun Buntu batu dan Dusun […]

  • Beda Data dengan Bawaslu, Penetapan Hasil Rekapitulasi Pemilu di Kabupaten Toraja Utara Molor dari Jadwal

    Beda Data dengan Bawaslu, Penetapan Hasil Rekapitulasi Pemilu di Kabupaten Toraja Utara Molor dari Jadwal

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penetapan hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Toraja Utara Pemilu 2024 molor dari jadwal. Sebelumnya, KPU Kabupaten Toraja Utara menjadwalkan penetapan hasil Rekapitulasi itu pada Minggu, 3 Maret 2023 pukul 11.00 Wita. Namun, hingga Minggu malam, proses itu belum dilaksanakan. Pantauan KAREBA TORAJA, proses Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Toraja […]

  • Dikunjungi Utusan Kapolres, Ibu yang Melahirkan di Jalan karena Terhalang Longsor Sudah Bisa Tersenyum

    Dikunjungi Utusan Kapolres, Ibu yang Melahirkan di Jalan karena Terhalang Longsor Sudah Bisa Tersenyum

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo memperlihatkan kepeduliannya terhadap penderitaan dan duka yang dialami oleh keluarga Ambe’ Almi, warga Simbuang, yang beberapa waktu lalu mengalami musibah. Kapolres mengutus Kasat Reskrim, Iptu Slamet Rahardjo dan Kapolsek Simbuang, Iptu Constantinus bersama personil Polres Tana Toraja untuk mengunjungi Indo’ Almi yang masih dirawat di Puskesmas […]

  • Banjir Besar Landa Kota Makale, Begini Pendapat dan Saran dari Alumni Teknik Planologi

    Banjir Besar Landa Kota Makale, Begini Pendapat dan Saran dari Alumni Teknik Planologi

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Banjir bandang melanda sejumlah titik di Kota Makale, Ibukota Kabupaten Tana Toraja, Minggu, 25 Februari 2024 malam. Akibatnya, ratusan bangunan rusak. Ratusan warga mengungsi. Bahkan ada kendaraan yang hanyut dibawa banjir. Sejumlah warga Makale menyebut, banjir yang terjadi pada Minggu malam itu merupakan yang terparah. Pada kejadian-kejadian sebelumnya, banjir tak separah dan […]

expand_less